Agnes Monica Yang Bikin Miris

 

xtemetry,

Just share…

Lagi liat aksi panggungnya Agmon

Menurutku..oke lah…

Tapi aku jadi agak miris

Gaya panggungnya ngikutin gaya bule2

Bahkan koreografernya dan pemain2 band nya didatangkan langsung dari Amrik. Tapi kok menurutku, terlalu lebay, kualitas musikalitasnya ga gitu “wah” ataupun “wow”…miris karena menurutku, kenapa ga pakai pemusik dari Indonesia saja..kumpulin pemain2 alat musik yg paling jago2 di Indonesia..toh gak kalah keren, drpd jauh2, mahal2, tapi musikalitasnya ga wah2 amat.

Di otakku ini, seakan2 Agmon ini berprinsip, kalo mau hebat, harus Amrik minded. Ya terserah sih dia sih…

Tapi lebih miris lagi..kemarin pas liat dia waktu latihan, ada masalah, trus dia bete, marah2 pake bahasa Inggris. Padahal yg diajak ngomong itu orang Indonesia.

Kenapa ya harus begitu?

Apa memang bangsa kita ini masih terkotak dengan “mau dibilang loe gaul? Ya amrik style dong”

Semoga pendapatku salah yaa…

Tapi, keep sukses deh Agmon

Pengennya kamu bawa nama bangsa, dengan penampilanmu yg Indonesia punya. Dari paha dan dada..kalo bisa dikeluarin saja daripada “mintip2” gitu..

Apa itu style Indonesia kali yaa..yg kehabisan kain style…qiqiqiqik

“denaijuo78,

Agnes suara bagus bahkan powerful, sayang kurang berkarakter.

Penampilan sangat energik, tapi gitu gitu terus, ga ada yang baru.

Karir dianggap sukses di Amerika? Album yang dia duet dengan Michael Bolton ternyata bukan untuk pasar USA / dunia, hanya untuk region Asia. Persis seperti duet Andre Hehanusa dengan Julio Iglesias dulu.

Yang sangat disayangkan, Agnes bermain di area yang aman, yaitu lebih banyak tampil di negri sendiri. Tidak berani mulai dari nol lagi dengan pindah ke Amerika misalnya. Apalagi umurnya sebentar lagi menjelang 30. Usia yang rawan untuk memulai karir di USA sana. Karna pasar disana sangat super kompetitif. Pendatang baru bermunculan trus.

Untuk bisa sukses di luar sana, harus berani tampil beda, unik dan / atau minimal suara berkarakter ditunjang lagu yang pas.

Coba lihat Charice, penyanyi asal negara gudangnya pinoy. Cantik? Biasa banget. Badan cenderung pendek. Tapi dengarkanlah suaranya yang sangat berkarakter, bukan hanya powerful, yang membuatnya diundang di Oprah Show, bahkan dirangkul musisi sekaliber David Foster, makanya dia sukses tampil di USA sana.

Seandainya dari dia (Agnes) masih remaja dan ditangani team management yang bertangan dingin, dan berani mulai dari nol di luar sana, niscaya dia bisa lebih sukses dari sekarang.

Untuk saat ini, paling cuma bisa berdoa, semoga dia bisa bertahan seperti seniornya Vina Panduminata atau mungkin bahkan Titik Puspa yang masih tetap eksis.

xtemetry,

Bukti charice…modal suara pun sudah bisa go internasional bahkan lebih dahsyat ketimbang agmon. Cukup jadi diri sendiri..tampilan sederhana yg penting menarik dan enak dilihat.

Gak perlu dandan kebarat2an sudah laku keras..bahkan penghargaannya lebih banyak dari agmon.

artinya..ga usah niru2 dah..sok kebarat2an.

Sukses buat agmon.

carlosjatmiko,

Terpaksa kali ini saya muncul demi pacar saya agnes monica (mimpi boleh dong) Gua gak terima loe loe semua asal ngomong koreksi diri dulu deh sebelum ngomongin orang lain. Memang melihat kekurangan orang lain lebih mudah di banding melihat kesalahan / kekurangan diri sendiri Lama2 yg pada komen negatif ttg pacarku agnes monica gua cipok juga loe biar nyahoooo xixixix.

Lagi liat aksi panggungnya Agmon (di sini aja km sudah salah @agnesmo bukan agmon)

Menurutku..oke lah…(Udah barang pastiiiiiiii okelahhhhhhh secara pacarku @agnesmo)

Tapi aku jadi agak miris (aku juga miris dan sangat miris malah ma km)

Gaya panggungnya ngikutin gaya bule2 (emang kl ngikutin bule2 knp, ada masalah….. Ini semua soal selera …..emang loe bisa kaya dia? Gaya panggu loe ngikutin gaya apa? bisa loe kaya dia …… Sirik tanda tak mamu loeeee)

Bahkan koreografernya dan pemain2 band nya didatangkan langsung dari Amrik (emang knpp ada masalah ma loe kl dr amrik …. Apa urusannya ma loe ……dia punya duit dan punya konsep kenapa situ yg lebay dan alai).

Tapi kok menurutku, terlalu lebay (yg ada loe kali yg lebayyyyyyyyy dan super lebayyyyy),

kualitas musikalitasnya ga gitu “wah” ataupun “wow”. (Ya krn standar musik km di bawah standar jd menurutmu ga woooo/wahhh……. Bisa loe kaya dia? sehebat apa kualitas musikalitas loe? ini masalah selera sebenarnya tp u terlalu lebayyyyyy)..

miris karena menurutku, kenapa ga pakai pemusik dari Indonesia saja (aku juga miris lihat tingkah lakumu …..ya terserah dia mau ga pake pemusik dr ina apa urusannya ma loe ,duit duit dia ini ….. Ngaja brooo…..dia yg punyq konsep knp situ yg nge dumel)..

kumpulin pemain2 alat musik yg paling jago2 di Indonesia..toh gak kalah keren (keren? itu menurutmu blm tentu keren menurut aku sekali lagi ini hanya masalah selera tp gua akan belain mati matian siapapun yg menjela pacaku @agnesmo),

drpd jauh2, mahal2, tapi musikalitasnya ga wah2 amat (jauh atau ga itu tergantung orang melihatnya mungkin buat km amik jauh blm tentu menurutku jauh…… Mahal menurutmu blm tentu mahal menurut @agnesmo).

Di otakku ini, seakan2 Agmon ini berprinsip, kalo mau hebat, harus Amrik minded.(Yaaa saya maklumin secara otak loe salah…… Pas Tuhan bagi2 otak loe terakhir datang kali jadi otak loe gitu xixixixixi ……makanya kl ga tau jgn asal ngomong……. Kl mau tau prinsip @agnesmo ikuti dia maka loe akan tau …..prinsisp loe aja blm tentu benar……

Ya terserah dia sih…(Ya iyalahhhh terserahhhh dia …… Dia dia loe loe …….. Kl udah tau terserah dia ngapain loe komen)

Tapi lebih miris lagi..kemarin pas liat dia waktu latihan, ada masalah, trus dia bete, marah2 pake bahasa Inggris. Padahal yg diajak ngomong itu orang Indonesia. (Emang knp?ada masalah ma loe ..udah dehhhh loe ngaca diri dulu sebelum ngejelekin orang ……. Aku malah lebih miris lihat loe……. Orang marah kadang secara spontan kl berbicara dia juga manusia biasa punya kekurangan punya kelebihan)

Kenapa ya harus begitu? (Ya loe sendiri kenapa begituuuuu ……. Berkaca diri dulu sebelum bertanya ke orang lain)

Apa memang bangsa kita ini masih terkotak dengan “mau dibilang loe gaul? Ya amrik style (Apa memang bangsa kita ini masih banyak orang2 seperti km …… Yg merasa sempurna .. Yg merasa paling benar dg menghujat orang lain? yg teroris style.

patola58,

Wow… Suka gemes sama yg argumen kaya gini… Apa setiap pengamat dan penikmat harus bisa menjadi pemain yg bagus dulu. Apa setiap pelatih olah raga atau vokal harus pernah menjadi pemain atau penyanyi yg hebat. Anggun dilatih vokal sama bokapnya, konon kata dia suara bokapnya sumbang. Ketika lagi nonton bulutangkis atau sepak bola dr tribun atau TV semua org bisa lihat klo sang atlit melakukan kesalahan. Dan sekali lagi mereka bukan atlit. Mereka menjadi besar dan populer karena adanya penonton yg kemudian berubah menjadi penggemar. Ketika sebagian penonton merasa tidak puas dan tidak tertarik jd penggemarnya itu bukan salah penonton dong. Tanpa adanya penggemar sang aktris tidak mungkin menjadi besar. Karena pada akhirnya yg menilai bagus apa tidak adalah penonton. Dan mereka berkarya untuk dinikmati sama penonton. Jd kesimpulannya lain kali klo mau jawab argumen kasih alasan yg lebih baik ya. BTW gw suka sama karya Agnes, suaranya, apalagi spirit nya, tp beberapa aksi panggungnya gw memang gak suka. Gw juga suka beberapa akting nya. Salam

swadowsky,

Kalo kita udh membandingkan agmon dng artist2 luar negeri, berarti kita sudah mengakui dia setara dng mereka.

*kenapa nggak dibandingkan syahrini, IDP, rossa, titi dj, dll ya? Ya krn kita sudah melihat dia seharusnya setara dng bintang2 yg kalian sebut dibawah. Gak sadar kan??

Xiixixi

butch,

Saya suka dengan lagu2 hits nya Agmon… Enak… Tapi.. jujur kalau lihat dia LIVE di TV.. hmmm jauh dari harapan saya… Gaya dance dan dancernya garing… stage act nya beda jauh kalau dibandingkan penyanyi Amrik bahkan penyanyi K-Pop lebih bagus… plus karena saya suka lihat DVD live performance artis2 Barat.. jelas sekali Agmon di-awal2 karier dia, stage actnya berkiblat ke Britney Spears (walaupun dia menolak hal tsb dan bilang kalau dia berkiblat ke Pink), Gaya bernyanyinya mengikuti Christina Aguilera…dan sekarang… stage actnya mengikuti Beyonce…(cara dia menggoyangkan bada, pose, dan mengibaskan rambutnya).

Saya setuju dengan salah satu penyanyi Indonesia yang -katanya- men-twit kalau cara bernyanyi Agmon seperti orang yang berteriak-teriak… Yupe saya juga melihat seperti itu.. Agmon kalau live, suka teriak2, sangat mengganggu kuping beda banget dengan saat bernyanyi untuk recording… suaranya bisa mendayu-dayu.. uenak banget…

Untuk gaya busana… Hmm.. tadi barusan teman saya bilang, kok dia nggak ditegur oleh KPI? karena busananya terlalu seksi..(pakai celana super minim plus warna kulit) lebih berani daripada penyanyi dangdut saat ini di TV.. Hehehe…

Untuk mas xtemetry..

Saya setuju kalau Agmon berkiblat ke Amerika, oleh karena itu adalah hal yang wajar jika dia menjadi American minded (the way she talks and dress) plus kebetulan idola2nya pun artis2 Amerika (seperti yang saya singgung di atas). Lagipula dia kan mau go international… cara yang paling mungkin adalah tembus pasar Amerika dulu… Mengenai band yang dia bawa dari Amerika itu sebenernya -menurut saya- juga untuk buktikan ke mereka (orang recording Amerika) bahwa Agmon memang pantas untuk tembus pasar disana.. paling tidak pantas untuk bekerja sama dengan artis papan atas Amrik..semacam portfolio untuk Agmon.

Agmon ‘ngomel’ dengan bahasa Inggris, mungkin agar supaya orang2 Amrik (the band dan dancer yang kebetulan hadir disana) itu juga bisa mengerti apa yang Amon katakan dan bahwa Agmon itu adalah orang yang serius sebagai entertainer. (Saya justru bingung dengan beberapa orang di milis ini yang suka posting pakai full bahasa Inggris..padahal isinya dan yang baca orang2 Indonesia)

——-

INTINYA: Saya suka Agmon saat dia bernyanyi untuk recording.. Untuk live performance, tidak seperti harapan saya (mungkin harapan saya terlalu tinggi untuk Agmon).. Selera baju untuk perform…hmm.. sering saya lihat..”Nggak banget”… Untuk dance.. mungkin dia harus cari chareographer baru. Bangga dengan Agmon?? Pastinya..! Dengan usia semuda itu bisa meraih sukses di Asean dan sekarang lagi proses untuk go iternational… Secara fisik dia cantik dengan bentuk badan yang seksi dan proporsioanl, senyumnya menawan dan menggemaskan… otaknya encer..

Nugroho,

Baru ditegor kalau sudah bugil kalee. Maaf cuma sebaris komentarnya

Komentar Untuk Pendapat Ali Sina

Pertanyaan untuk pendapat Ali Sina.

Pertama.

Sumber sejarah, khususnya mereka yang menampung Alhadis Nabi ‘yang tidak populer’, dapat mengajukan teori bahwa pekerjaan Muhammad haruslah dihindari, bahkan dijauhi dengan cara yang seksama.

Siapakah yang dapat membuktikan, bahwa ibrahim, luth, nuh, daud, sulaiman, joel, habakuk, amos, yesaya, elisa, yakub, obaja, TIDAK SEPERTI MUHAMMAD?

Kedua.

Apakah ada bagian dalam buku ali sina ini, yang dapat membatalkan kenabian Muhammad Saw?

Ketiga.

Apakah ada bagian di dalam perikehidupan Muhammad Saw yang menunjukkan bahwa Muhammad Saw bukanlah seorang Nabi Tuhan?

Keempat.

Salomo dan daud, tercatat di dalam Alkitab sebagai manusia atau Nabi Tuhan yang bengis dan gila perempuan. Mengapa ali sina tidak mempermasalahkan ajaran Kristen atau Yahudi yang menghormati kedua Nabi ini?

Kelima.

Allah berfirman di dalam Alquran bahwa menempuh jalan ke Surga merupakan jalan yang sukar. Begitu juga dengan pesan Almasih, bahwa masuk ke Surga merupakan jalan yang teramat sulit. Adalah tidak mudah untuk masuk ke Surga. Masuk ke Surga, tidak saja mengharuskan manusia untuk banyak berkorban material, jiwa, tenaga dan waktu. Banyak manusia yang mengorbankan nyawanya untuk dapat masuk ke Surga.

Di luar itu, kehidupan ini memberikan banyak cobaan dan kesulitan bagi manusia untuk dapat masuk ke Surga. Cobaan atau kesulitan itu dapat berupa kemiskinan, peperangan, kelaparan, giur terhadap harta dan kesenangan hidup, dan bahkan kemegahan yang ditampakkan oleh penganut agama Setan.

Salah satu cobaan atau kesulitan yang diberikan kehidupan ini saat manusia ingin masuk Surga adalah, bahwa Tuhan MENYEDIAKAN seorang Nabi, yang mana Nabi itu memberikan pengajaran mengenai jalan ke Surga, namun justru Nabi itu merupakan manusia yang mempunyai banyak kekurangan. Maka sampai pada level ini, banyak manusia yang akhirnya berbalik menyusul jalan Setan, dikarenakan Nabi yang mereka junjung merupakan Nabi yang yang mempunyai banyak kekurangan.

Abraham, musa, daud, salomo, obaja, habakuk, dan juga Muhammad Saw, merupakan Nabi Tuhan yang kepribadiannya pasti berada pada level kritis. Pada babak ini kemungkinan besar manusia akan berbalik untuk menyusul jalan Setan untuk masuk ke Neraka.

Yang demikian ini adalah karena Allah sudah mentakdirkan, bahwa masuk ke Surga bukanlah urusan yang mudah.

Keenam.

Seluruh kebobrokan Muhammad Saw yang ditampakkan oleh ali sina, TIDAK SERTA MERTA membatalkan kenabian Muhammad Saw. Jauh lebih banyak berita yang melaporkan bahwa kekuatan Allah yang luar biasa berada di belakag Nabi Muhammad Saw saat Muhammad Saw menjalankan misi kerasulannya. Dan tidak mungkin kekuatan Allah Swt yang demikian luar biasa ini, dapat di-ember-kan begitu saja oleh laporan ali sina ini.

Ketujuh.

Seorang manusia yang lain pun juga bisa membuat buku untuk menjelek-jelekkan Nabi elisa, atau Nabi daud, atau Nabi yang lainnya. Dan bahkan tidak jarang terdapat warta di dalam Alkitab yang melukiskan kebobrokan Nabi-Nabi Israel.

Seorang ali sina berhasil membuat buku yang mengkonfirmasi kebobrokan Nabi Muhammad Saw. Hal itu TIDAK BERARTI bahwa seluruh Nabi Israel tidak mempunyai KEBOBROKAN serupa.

Anak-anak dari Betel mencemoohkan Nabi Elisa serta berseru kepadanya: “Naiklah botak, naiklah botak!”, lalu dikutuknyalah mereka demi nama TUHAN. Maka keluarlah 2 ekor beruang dari hutan, lalu mencabik-cabik dari mereka 42 orang anak. (2 Raja-raja 2:23–25).

Kedelapan.

Keajaiban Alquran benar-benar membuktikan bahwa Muhammad Saw adalah seorang Nabi Tuhan. Dan statement ini TIDAK DAPAT DIBATALKAN oleh siapa pun, termasuk oleh pendapat ali sina dan bukunya.

Kesembilan.

Tidak ada kewajiban di sisi Allah untuk menurunkan seorang Nabi dengan kepribadian seorang manusia yang TERUNGGUL. Namun, justru adalah wajib bagi Allah untuk memasukkan setiap manusia yang taat kepada kata-kata seorang Nabi, di dalam hal ini Nabi Muhammad Saw.

Kesepuluh.

Di dalam Alkitab terdapat begitu banyak ayat yang meramalkan kedatangan Nabi Muhammad Saw sebagai Nabi terakhir. Dengan kata lain, kerasulan Nabi Muhammad Saw sudah dinubuatkan Allah di dalam Alkitab. Ini menandakan bahwa biar bagaimana pun kenabian Nabi Muhammad Saw adalah VALID di sisi Allah. Tidak ada alasan untuk menolak Muhammad Saw sebagai Nabi Tuhan – karena kedatangannya sudah diwartakan di dalam Alkitab. Dan pun, tidak tepat kalau menjadikan buku Alisina sebagai alasan untuk menolak kenabian Nabi Muhammad Saw. Kalau buku Alisina pantas untuk dijadikan dasar penolakan atas kenabian Nabi Muhammad Saw, maka otomatis berarti Alkitab juga salah. Kalau Alkitab salah, maka Yahudi dan Kristen otomatis salah dan sesat di mata Tuhan Surgawi.

Kesebelas.

Di dalam seluruh perbuatan Nabi Muhammad Saw, dan di dalam seluruh kehidupan Nabi Muhammad Saw, terdapat banyak tanda yang membuktikan bahwa Nabi Muhammad Saw adalah seorang Nabi Tuhan. Artinya, seseorang akan menciptakan kesenjangan yang kelewat batas kalau dia menyatakan bahwa buku Alisina adalah hal yang paling tepat untuk membantah kenabian Muhammad Saw, sementara secara objektif, Nabi Muhammad Saw adalah seorang manusia yang mempunyai / memperlihatkan banyak tanda bahwa dia adalah seorang Nabi Tuhan.

Understanding Muhammad

Understanding Muhammad

A Psychobiography

Daftar Isi

Pendahuluan

Bab 1: Siapakah Muhammad

  • Kelahiran dan Masa Kecil Muhammad
  • Menikah dengan Khadijah
  • Pengalaman Mistik
  • Kebohongan Penindasan
  • Hijrah ke Medina
  • Pecah-Belah dan Jajah
  • Janji2 Hadiah Surgawi
  • Perintah melakukan Kekerasan
  • Penyerangan
  • Perkosaan
  • Penyiksaan
  • Pembunuhan
  • Pembantaian Massal
  • Penyerangan atas Banu Qainuqa’
  • Penyerangan atas Banu Nadir
  • Penyerangan atas Banu Quraiza
  • Taqiyyah: Tipuan Suci

Bab 2: Profil Pribadi Muhammad

  • Apakah Narsisme
  • Aliran pemujaan dari Seorang Narsisis
  • Pesan / Alasan Sang Narsisis
  • Orang Narsisis Ingin meninggalkan Warisan
  • Orang Narsisis Ingin jadi Tuhan
  • Apakah Penyebab Narsisme?
  • Pengaruh Khadijah terhadap Muhammad
  • Keyakinan Muhammad atas Tindakannya
  • Jika Muhammad seorang pembohong, kenapa dia pingin dikenal sebagai Amin (dipercaya)
  • Lebih jauh tentang Pecah-Belah dan Jajah
  • Perbandingan antara Islam dan Aliran Pemujaan dari Sang Narsisis

Bab 3: Pengalaman Bawah Sadar Muhammad

  • Angan2 untuk Bunuh Diri
  • Temporal Lobe Epilepsy
  • Gejala2 Kejang2 Temporal Lobe
  • Gejala2 Lain TLE
  • Perjalanan ke Surga
  • Muhammad Mengatakan Kebenaran
  • Asal-usul Pengalaman Mistis Muhammad
  • Rangsangan Otak
  • Onta Berlutut Ketika Wahyu Illahi Turun
  • Kasus Phil K. Kindred
  • Kasus lain TLE
  • Orang2 Terkenal lain yang Menderita Epilepsi
  • Sexuality, Religious Experience and Temporal Lobe Hyperactivation
  • TLE is a Multifaceted Disorder: Schizophrenia, Bipolar Disorder

Bab 4: Penyakit pada Tubuh Muhammad

Bab 5: Muhammad dan Aliran Sesatnya

  • Semakin Sulit Semakin Baik
  • Orang Narsisis Terkenal yang Jadi Pemimpin Aliran Kepercayaan Sesat
  • Jim Jones
  • David Koresh
  • Order of the Solar Temple
  • Heaven’s Gate
  • Charles Manson
  • Joseph Kony
  • Pengaruh dari Sebuah Kebohongan Besar
  • Penggunaan Kekerasan
  • Kenapa Tiap Orang Memuji Muhammad?

Bab 6: Jika Orang Waras Mengikuti Orang Tidak Waras

  • Ketaatan Mutlak
  • Mati sebagai Bukti Beriman
  • Hukuman dan Ancaman
  • Menyingkirkan Orang2 yang Menentang
  • Tidak Konsisten
  • Hancurnya Hubungan Keluarga
  • Pengaruh Bujukan
  • Bualan2 Luar Biasa Besar
  • Mengaku Punya Pengetahuan Rahasia
  • Melakukan Muzizat2
  • Curiga pada Non-Muslim
  • Pembenaran Diri Sendiri
  • Pengasingan Diri
  • Perubahan Perlahan
  • Menuntut Nyawa sebagai Pengorbanan Akhir
  • Mengelabui Umat
  • Pengekangan Keterangan

Bab 7: Tukar Pikiran (Dialog) antar Budaya?

Ali Sina Bab 006

Bab VI

Jika Orang Waras Mengikuti Orang Tidak Waras

Satu cara untuk mengerti Isalam dan sifat fanatik para pengikutnya adalah dengan cara membandingkannya dengan aliran kepercayaan sesat lainnya. Islam dianut oleh kurang lebih 1.2 milyard Muslim. Jika kau sendiri adalah Muslim, kau tentunya telah bertemu dengan orang2 Muslim dan tidak melihat apapun yang salah dalam diri mereka. Para Muslim bisa tampak seperti kebanyakan orang lain yang bekerja dan membesarkan anak2 mereka. Mereka bisa jadi adalah para karyawan, kolega, pemimpin, tetangga, dan warga negara yang baik. Mereka ramah, tidak lebih baik atau buruk dibandingkan orang lain pada umumnya. Mungkin tiada yang tampak aneh pada diri mereka yang membuat orang lain menduga mereka anggota dari aliran sesat. Akan tetapi, jangan biarkan penampilan mereka mengelabuimu. Islam adalah aliran sesat dan Muhammad bermental sesat.

Berdasarkan kamus, penjabaran kata fanatisme adalah antusiasme (kesenangan) yang berlebihan, pengabdian yang tak masuk akal, pemikiran yang liar dan muluk terhadap sesuatu hal, terutama agama. Orang tidak memeluk agama untuk jadi pembunuh dan teroris. Ini malah sebaliknya dari tujuan orang beragama. Lalu apakah yang membuat seseorang jadi begitu fanatik sehingga mengindahkan nalar, dan melakukan perbuatan barbar, pembunuhan dan bahkan siap mengorbankan nyawa demi dan bagi agama? Apakah pengabdian umat beragama ini menunjukkan kebenaran tujuan pengorbanan tersebut?

Mari kita amati aliran kepercayaan Kenisah Rakyat (People’s Temple) dan membandingkannya dengan Islam. Semua aliran sesat punya sifat2 dasar yang serupa. Kita bandingkan islam dengan aliran sesat manapun dan hasilnya akan sama. Neal Osherow telah mempelajari Kenisah Rakyat dan di tulisannya yang berjudul Sebuah Pengamatan Jonestown: Memahami Hal yang Tak Masuk Akal (An Analysis of Jonestown: Making Sense of the Nonsensical), dia menjelaskan seluk-beluk aliran2 sesat dengan jelas.

Anggota Kenisah Rakyat diajak oleh pemimpin mereka, yakni Jim Jones, untuk meminumkan minuman yang dicampur racun kepada anak2 mereka, bayi mereka dan akhirnya diri mereka sendiri. Mayat2 ditemukan berpelukan satu sama lain, berpegangan tangan; yang mati lebih dari 900 orang.

Bagaimana mungkin tragedi ini bisa terjadi? Jawabannya adalah kegilaan seseorang dan sikap gampang percaya orang banyak. Di bab ini aku akan menjabarkan pengamatan Osherow tentang Kenisah Rakyat dan membandingkannya satu per satu dengan Islam untuk melihat kesamaannya dan untuk lebih mengerti tentang Islam.

Selama Muslim masih percaya Muhammad adalah nabi, apapun yang diperbuatnya akan tampak benar di mata mereka. Di bagian akhir bab akan dijelaskan bahwa Muslim yang telah dicuci-otaknya sukar untuk bisa sembuh. Akan tetapi bagi Muslim yang daya pikir logisnya belum rusak sama sekali dan dapat dikejutkan untuk melihat kenyataan, maka keterangan ini dapat mendorong untuk mempertanyakan iman Islam mereka.

Jim Jones mulai berkhotbah di negara bagian AS Indiana di tahun 1965, dua puluh tahun sebelum terjadinya bunuh diri masal. Dia saat itu punya beberapa pengikut. Dia menekankan pentingnya kesamaan kedudukan antar ras dan pembauran. Kelompoknya menolong kaum miskin dan mencarikan mereka pekerjaan. Dia berkharisma dan berpengaruh. Tak lama kemudian pengikutnya bertambah banyak; kumpulan jemaat baru dibentuk dan pusat alirannya didirikan di San Francisco.

Ketaatan Mutlak

Bagi pengikutnya, Jim Jones adalah pemimpin tercinta. Mereka memanggilnya dengan kata akung “Bapak” atau “Dad” (bahasa Inggris yang berarti panggilan akrab anak pada ayah). Dengan berjalannya waktu, dia pelan2 beralih peran jadi sang Juru Selamat. Tatkala pengaruhnya semakin besar, dia pun menuntut lebih banyak ketaatan dan kesetiaan. Pengikutnya dengan penuh semangat memenuhi tuntutan ini. Dia meyakinkan mereka bahwa dunia akan hancur karena perang nuklir dan jika mereka mengikutinya, maka hanya MEREKA saja yang bisa selamat.

Osherow menulis: “Banyak isi pesannya yang menyerang rasisme dan kapitalisme, tapi kemarahannya yang paling utama tertuju pada ‘musuh2’ aliran Kenisah Rakyat yakni orang2 yang menolaknya dan terutama yang meninggalkannya.”

Gambaran di atas persis sama dengan Islam. Awalnya, Muhammad hanyalah “pemberi peringatan,” dan memanggil orang untuk percaya Tuhan dan takut akan Hari Kiamat. Begitu pengaruhnya semakin membesar dan jumlah pengikutnya bertambah, dia jadi lebih banyak menuntut, meminta mereka meninggalkan rumah2 mereka, hijrah dari tempat asal, dan mengancam mereka dengan kutukan illahi jika tidak taat padanya.

Banyak pesan Muhammad yang menyerang paganisme (shirk), tapi kemarahannya yang paling utama tertuju pada ‘musuh’ Islam yakni orang2 yang menolaknya dan terutama yang meninggalkannya. Jim Jones membawa jemaatnya ke hutan di Guyana dan memisahkan mereka dari keluarga2 mereka. Mereka terputus dari pengaruh dan dunia luar dan di bawah pengaruh Jones sepenuhnya sehingga dia bisa dengan mudah mencuci otak dan mengindoktrinasi mereka. Inilah alasan sebenarnya mengapa Muhammad meminta pengikutnya hijrah ke Medina. Dia mengadu domba pengikutnya yang setia melawan pengikutnya yang tidak mau ikut hijrah. Ayat di bawah menjelaskan sikapnya:

Dan mereka yang percaya tapi tidak mau meninggalkan rumahnya, kalian tidak punya tugas untuk melindungi mereka sampai mereka meninggalkan rumahnya; tapi jika mereka minta tolong padamu karena alasan agama maka itulah tugasmu untuk menolong (mereka) kecuali terhadap orang2 yang diantara mereka dan kalian terdapat suatu perjanjian. Allah mengetahui apa yang kalian lakukan. (Q.8:72)

Ayat ini mengatakan para Muslim tidak boleh melindungi Muslim lain yang tidak mau hijrah. Dengan kata lain, Muslim taat harus membunuh Muslim yang tidak mau hijrah, sampai mereka mau hijrah dan taat. Bagian akhir ayat 8:72 terutama menjelaskan hal itu. Dia mengancam pengikutnya bahwa Allâh mengamati mereka dan tahu, tidak hanya apa yang mereka perbuat, tapi juga pikiran2 mereka.

Allâh-nya Muhammad sagat mirip dengan tokoh diktator Ocenia bernama “Big Brother” (Abang Besar) di buku karangan George Orwell yang berjudul Nineteen Eighty-Four (1984). Dalam kisah ini, setiap orang dalam masyarakat diamat-amati dengan seksama oleh Pemerintah melalui kamera2 TV. Orang2 diperingatkan terus-menerus akan kalimat “Abang Besar mengamatimu,” dan ini adalah “inti” sistem propaganda di negara itu. Di buku ini, tidak dijelaskan apakah Abang Besar itu benar2 nyata ada atau hanya karangan Pemerintah saja. Akan tetapi, karena tokoh utama Partai Pemerintah bernama O’Brien mengatakan bahwa Abang Besar tidak akan pernah mati, hal ini menjelaskan bahwa Abang Besar merupakan wujud Partai itu sendiri. Tiada seorang pun yang pernah melihatnya. Mukanya terpampang di papan2 pengumuman, suaranya terdengar di layar TV… Abang Besar adalah adalah tokoh samaran yang diciptakan Partai Pemerintah untuk mewakili mereka di muka dunia. Fungsi si Abang adalah untuk menciptakan kesatuan perasaan cinta, takut, dan hubungan. Orang lebih mudah merasakan emosi2 seperti itu pada sosok manusia daripada pada sebuah Partai Pemerintah. “Warga negara Oceania yang setia tidak takut pada Abang Besar, tapi cinta dan menghormatinya. Mereka merasa Abang melindungi mereka dari kejahatan di luar sana.” [245]

[245] Wikipedia.com

Abang Besar sama halnya dengan Allâh, yang tidak tampak, tapi selalu ada. Dia dicintai dan sekaligus ditakuti Muslim dan Allâh mengamati setiap tingkah laku dan pikiran2 Muslim.

Mati sebagai Bukti Beriman

Osherow menulis: “Tapi di tahun 1978 ketika anggota2 keluarga jemaat Kenisah Rakyat khawatir dan meminta politikus negara Leo Ryan menyelidiki aliran kepercayaan itu, Ryan dan para wartawan yang ada bersamanya menyaksikan kebanyakan jemaat memuji tempat itu, menyatakan bersuka cita berada di tempat itu dan ingin tetap tinggal di situ. Akan tetapi, dua keluarga, berhasil menyelipkan pesan kepada Ryan bahwa mereka ingin meninggalkan aliran itu dan turut pergi bersamanya. Ketika kelompok Ryan dan dua keluarga yang membelot itu hendak naik pesawat2 terbang, mereka diserang mendadak dan ditembaki sampai lima orang, termasuk Ryan, meninggal. Setelah itu Jim Jones mengumpulkan jemaatnya dan memerintahkan mereka minum air beracun dan ‘mati dengan terhormat’.”

Rekaman2 dari pita suara tentang kejadian akhir menunjukkan bahwa para jemaat, dengan beberapa perkecualian, secara sukarela minum racun dan meminumkannya pula kepada anak2 mereka. Khotbah dan janji2 yang diucapkan Jim Jones terdengar serupa bagi mereka yang mengetahui isi Qur’an. Seorang wanita protes tapi jemaat2 menyuruhnya diam dan setiap orang menyatakan kesiapan mereka untuk mati.

Tulisan berikut berasal dari rekaman pita suara. Isinya mengejutkan, tapi menjelaskan inti fanatisme.

Jim Jones: Aku telah mencoba yang terbaik untuk memberimu kehidupan yang layak. Tapi meskipun aku telah mencoba, beberapa orang dengan kebohongan mereka, membuat hidup kita jadi mustahil. Jika kita tidak bisa hidup dalam damai maka lebih baik mati dalam damai. (Tepuk tangan)…. Kita telah dikhianati… Yang akan terjadi di sini dalam waktu beberapa menit lagi adalah salah seorang di pesawat terbang itu akan menembok pilot pesawat – aku tahu itu. Aku tidak merencakan hal itu, tapi aku tahu hal itu akan terjadi… Jadi pendapatku adalah yang biasa dilakukan di Yunani kuno, dan menjauh diam2, karena kita tidak bunuh diri – tapi melakukan tindakan revolusioner… Kita tidak bisa kembali.

Wanita Pertama: Aku merasa ada kehidupan, ada harapan.

Jones: Well, semua orang akhirnya harus mati.

Para Jemaat: Betul, betul!

Jones: Apa yang dilakukan orang2 itu, dan apa yang mereka alami akan membuat hidup kita lebih jelek daripada hidup di neraka… Tapi bagiku, kematian bukanlah hal yang menakutkan. Malah hidup ini sebenarnya yang dikutuk. Tidak layak untuk hidup seperti ini.

Wanita Pertama: Tapi aku takut mati.

Jones: Kuyakin kau tidak takut. Kuyakin kau tidak takut.

Wanita Pertama: Kupikir terlalu sedikit yang meninggalkan sehingga 1.200 orang harus menyerahkan nyawa mereka bagi yang pergi… Aku lihat semua bayi2 ini dan kupikir mereka layak untuk hidup.

Jones: Tapi bukankah mereka layak untuk mendapat lebih dari itu? Mereka layak mendapat kedamaian. Kesaksian terbaik yang bisa kita berikan adalah dengan meninggalkan dunia sialan ini. (Tepuk tangan)

Pria Pertama: Sudahlah, mbak… Kita buat hari ini indah. (Applause)

Pria Kedua: Jika kau mengatakan bahwa kami harus mengorbankan nyawa, maka kami siap. (Tepuk tangan)

[Baltimore Sun, 1979]

Terdengar tangisan2 bayi, dan rekaman suara terus berlanjut, dengan Jones memaksa perlunya bunuh diri dan mendorong orang2 untuk melakukan hal ini sepenuhnya:

Jones: Bawa lagi obat2. Sederhana saja! Gampang. Tidak ada akibat kejang2… Jangan takut mati. Kau lihat orang2 di luar sana. Mereka akan menyiksa kita semua…

Wanita Kedua: Tidak perlu khawatir. Semuanya tetap tenang dan mari kita mencoba menenangkan anak2 kita… Mereka tidak menangis kesakitan; tapi hanya merasa pahit saja…

Wanita Ketiga: Tidak ada alasan untuk menangis. Ini adalah hal yang patut kita syukuri. (Tepuk tangan).

Jones: Ayolah, demi Tuhan, selesaikan semua ini… Ini adalah bunuh diri revolusioner. Ini bukan bunuh diri yang merugikan diri. (Suara memuji dan memanggil, “Dad.” (Tepuk tangan)

Pria Ketiga: Ayah telah membawa kita sejauh ini. Aku bersedia pergi bersama Ayah…

Jones: Kita harus mati dengan terhormat. Cepat, cepat, cepat! Kita harus cepat… Hentikan semua histeris ini. Mati itu sejuta kali lebih baik daripada hidup beberapa hari lagi… Jika kau tahu apa yang ada di hadapanmu nanti, maka kau akan bersyukur malam ini.

Wanita Keempat: Sungguh senang menjalani perjuangan revolusi ini bersama kalian semua… Ini lebih baik daripada menyerahkan hidupku bagi sosialisme, komunisme dan aku sangat berterima kasih pada Ayah.

Jones: Ambilah nyawa kami… Kami tidak bunuh diri. Kami melakukan bunuh diri revolusioner sebagai tindakan protes terhadap keadaan2 dunia yang tak manusiawi. [246]

[246] Newsweek, 1978, 1979

Dunia kaget ketika mendengarkan isi rekaman pita suara ini. Tapi pengabdian absolut dan ketaatan membuta, ciri2 aliran sesat, semuanya ada pada Islam. Islam sendiri berarti ketundukan. Muslim harus mengenyahkan kemauan mereka dan menolak apapun, termasuk keluarga mereka sendiri dan hidup mereka untuk membuktikan ketaatan kepada Allâh dan rasulnya. Dalam Qur’an kita baca:

“… maka inginkanlah kematianmu, jika kau memang benar.” (Q.2:94) Di bagian lain Muhammad menantang kaum Yahudi untuk meminta kematian untuk membuktikan bahwa mereka jujur.

Katakanlah: “Hai orang-orang yang menganut agama Yahudi, jika kamu mendakwakan bahwa sesungguhnya kamu sajalah kekasih Allah bukan manusia-manusia yang lain, maka harapkanlah kematianmu, jika kamu adalah orang-orang yang benar”. (Q. 62:6)

Sudah jelas bahwa berdasarkan pikiran tak waras orang2 narsisis seperti Jim Jones dan Muhammad, ujian ketaatan mutlak adalah meminta jemaatnya untuk mati. Acara2 TV Palestina seringkali menayangkan ibu2 dari pembom bunuh diri yang dengan bangga berkata tentang pengorbanan anak2 mereka dan berharap anak2 mereka yang lain melakukan hal yang sama.

Hukuman dan Ancaman

Osherow menjelaskan: “Jika kau menodongkan pistol ke kepala seseorang, kau sanggup menyuruh orang itu berbuat apapun. Jemaat Kenisah Rakyat selalu hidup dalam ketakutan akan hukuman berat, pemukulan2 brutal, ditambah dengan hinaan di muka umum karena melakukan pelanggaran ringan atau tak sengaja. Jim Jones menggunakan ancaman hukuman berat untuk menegakkan disiplin dan ketaatan mutlak yang dituntutnya. Dia melakukan hal ini agar jemaatnya tidak berontak dan menolaknya.”

Muslim terus-menerus hidup dalam ancaman hukuman berat. Aku telah menerima ribuan e-mail dari Muslim2 yang marah dan semuanya punya pesan yang sama yakni aku akan masuk neraka karena berani mengritik Islam. Mereka tidak menantang pendapatku; mereka tidak mengecam logikaku, tapi hanya mengancamku dengan hal yang paling menakutkan bagi mereka – Neraka. Dengan membaca beberapa ayat Qur’an, dapat diketahui dari mana datangnya rasa takut ini. Para Muslim dibesarkan dengan ketakutan akan Neraka dan hukuman bagi yang berani mempertanyakan otoritas Muhammad sungguh menakutkan bagi mereka.

Rasa takut ini tidak terbatas pada ancaman rohani saja. Hukuman badani juga termasuk bagian dari Islam. Di madrasah2, anak2 dipukuli kalau melanggar hukum, dan di beberapa kejadian, bahkan dirantai. Pemukulan tidak hanya diterapkan kepada anak2 saja, tapi orang dewasa pun dipukuli, dipecuti di muka umum, dihina, dicaci, atau dirajam sampai mati karena melanggar hukum Islam.

Banyak hukum yang melarang segala bentuk pemberontakan dan kemandirian. Para pengritik, pemikir merdeka, pembaharu, dan murtadin harus dibunuh. Bahkan mempertanyakan ajaran Islam saja tidak diperbolehkan! Inilah satu2nya cara untuk mempertahankan kepalsuan Islam yang menuntut iman buta yang hanya dapat dibentuk melalui rasa takut dan kebodohan.

Osherow berkata: “Tapi orang yang berkuasa tidak perlu harus mengancam secara terang2an agar orang2 tunduk melakukan tuntutannya, dan hal ini dibuktikan melalui riset kejiwaan sosial. Berdasarkan percobaan2 Milgram [247], secara tak terduga, sejumlah besar orang taat pada perintah2 seseorang dan hal ini dengan kuat mempengaruhi orang lain untuk taat pula.”

[247] Milgram, S. Penelitian sikap taat. Journal of Abnormal and Social Psychology, 1963, 67, 371-378.

Menyingkirkan Orang2 yang Menentang

Menurut Osherow, ketaatan mutlak ini tampak jelas berkurang jika ada sejumlah kecil orang2 yang menolak taat. “Riset menunjukkkan,” tulisnya, “bahwa hadirnya orang2 yang menolak taat ternyata jauh mengurangi ketaatan kebanyakan orang dalam riset Milgram [248]. Secara sama Asch menunjukkan bahwa adanya satu orang yang menyatakan pendapat berbeda dari kebanyakan orang akan membuat orang2 pun jadi cenderung tidak mudah setuju, bahkan jikalau pendapat satu orang itu tidak benar.

[248] Milgram S. Hal2 yang melepaskan diri dari tekanan suatu kelompok. Journal of personality and Social Psychology, 1965, 1, 127-134.

Baik Muhammad dan Jim Jones sangat tidak suka pada orang2 yang menentang. Mereka menuntut kesetiaan utama dan mutlak sedemikian rupa sehingga keinginan untuk bertanya atau mengritik mereka merupakan hal yang tidak terpikirkan. Muhammad memaafkan mereka yang memeranginya jika mereka menerima Islam dan kekuasaannya. Hal ini dia lakukan pada saudara sepupunya yakni Abu Sofyan. Setelah Muhammad menaklukkan Mekah, dia bahkan lalu menunjuk Abu Sofyan untuk memerintah Mekah. Tapi Muhammad tidak mengampuni mereka yang menolak dan meninggalkannya. Banyak orang yang dibunuh atas perintahnya hanya gara2 alasan sepele seperti mereka tidak setuju dengannya atau menghinanya.

Inilah sebabnya mengapa dia sangat takut akan penentangan dan mengapa pengikut2nya tidak bersikap toleran pada yang menentang Islam. Hal ini juga alasan mengapa aku yakin bahwa jika suara2 murtadin didengar, maka Muslim lain pun akan jadi berani dan kritik terhadap Islam tidak akan terbendung lagi.

Jeanne Mills menjadi jemaat Kenisah Rakyat selama enam tahun dan punya kedudukan tinggi tapi lalu meninggalkan aliran itu. Dia menulis: “Ada hukum tak tertulis tapi dimengerti sepenuhnya di gereja (Kenisah Rakyat) yang sangat penting: Tidak ada seorang pun yang boleh mengritik sang Bapak, istrinya, dan anak2nya.” [250]

[250] Mills, J. Six years with God. New York: A & W Publishers, 1979.

Bukankah hal ini terjadi pula pada Muhammad, keluarganya dan sahabat2nya? Dr. Yunis Sheikh, yang adalah seorang profesor perguruan tinggi di Pakistan, menyatakan bahwa kedua orangtua Muhammad bukanlah Muslim. Hal ini masuk akal karena mereka mati ketika Muhammad masih anak2 dan dalam hadis dikatakan Muhammad mengira mereka masuk neraka. Tapi ternyata komentar Dr. Sheikh membuat mahasiswa2nya marah, dan menuduh dia menghina orangtua nabi junjungan mereka dan melaporkan hal ini kepada imam. Akibatnya Dr. Sheikh dituntut di pengadilan karena melakukan penghujatan dan menghukumnya dengan hukuman mati. Dia dibebaskan dari penjara setelah beberapa tahun karena banyak protes dari penjuru dunia.

Di bulan September, 2006, Mohammed Taha Mohammed Ahmed, yang adalah ketua editor surat kabar swasta Sudan bernama Al-Wifaq, diculik sekelompok Muslim sejati. Dia dihakimi dengan penuh hinaan sebelum akhirnya tenggorokannya disembelih sama seperti orang menyembelih unta, dan lalu tubuhnya dipotong-potong. Dia dituduh menghujat karena korannya menerbitkan artikel dari internet yang mempertanyakan orang tua Muhammad. Yang dilakukan Muhammad Taha yang malang ini hanyalah mengutip beberapa bagian buku dan menulis bantahannya. [251]

[251] http://www.news24.com/News24/Africa/New … 54,00.html

Jika kau hidup di negara Islam, kau bisa dihukum mati karena berani mengritik Islam, Muhammad, dan sahabat2nya. Jika kau hidup di negara non-Muslim, kau bisa dibunuh meskipun kau sendiri bukan Muslim. Pembuat film dari Belanda yang bernama Theo Van Gogh terlambat menyadari hal ini ketika dia terguling jatuh di atas genangan darahnya setelah ditembak dan ditusuki oleh seorang Muslim. Dosa Van Gogh adalah membantu murtadin Ayan Hirshi Ali membuat film tentang wanita dalam Islam.

Di bulan Juli, 1991, Ettore Caprioli yang adalah penerjemah buku Satanic Verses (Ayat2 Setan oleh Salman Rushdie) ke dalam bahasa Italia, diserang dan terluka berat. Hitoshi Igarishi – profesor sastra dan pengamat budaya Islam yang menerjemahkan buku itu ke dalam bahasa Jepang – dibunuh di Tokyo. William Nyangaard, penerjemah buku itu ke dalam bahasa Norwegia, juga ditusuk pisau.

Pesannya sudah jelas yakni melakukan teror sebanyaknya agar tiada seorang pun yang berani menentang Islam. Deborah Blakey adalah anggota senior Kenisah Rakyat yang akhirnya mampu melarikan diri. Dia bersaksi: “Semua sikap tidak setuju dengan perintah Jim Jones dianggap sebagai ‘pemberontakan’… Meskipun aku merasa sangat sedih dengan yang terjadi, aku takut berkata apapun karena aku tahu semua orang yang berbeda pendapat akan mendapat murka Jim Jones dan pengikutnya.” [252]

[252] Blakey, D. Affidavit: San Francisco. June 15, 1978.

Tidak Konsisten

Sama seperti yang dialami beberapa jemaat Kenisah Rakyat, Muslim2 awal pun menyadari aturan ibadah kepercayaannya dan tindakan2 pemimpin mereka tidaklah konsisten. Jim Jones bersetubuh dengan banyak wanita di perkumpulannya dan dia tidak malu2 melakukannya. Muhammad juga melakukan banyak hal yang tentunya mengejutkan orang banyak, bahkan juga pengikutnya orang Arab yang bermoral rendah.

Di satu hadis Aisha berkata: “Aku memandang rendah para wanita yang menyerahkan diri mereka pada Rasul Allâh dan berkata, “Dapatkan wanita menyerahkan diri mereka (pada seorang pria)?” Tapi ketika Allâh menyatakan: “Kau (wahai Muhammad) dapat menunda (giliran istri2mu), dan kau dapa menerima siapapun yang kau kehendaki; dan kau tidak bersalah jika kau mengundang dia yang gilirannya kau tunda,” (Q.33:51) Aku berkata (pada sang Nabi), ‘Aku merasa Tuhanmu cepat memenuhi kehendak dan nafsumu.’” [253]

[253] Sahih Al-Bukhari, Volume 6, Book 60, Number 311

Sudah jelas Aisha tidak hanya cantik tapi juga cerdas. Memang bisa jelas terlihat di banyak kejadian tuhannya Muhamad datang segera menolong dan mengijinkannya untuk melakukan apapun yang disukainya.

Muhammad melanggar beberapa norma masyarakat dengan menikahi Zainab, yang adalah menantunya sendiri. Dia berhubungan seks dengan Mariyah – pelayan istrinya – ketika istrinya (Hafsa) sedang tidak ada di rumah. Dia berusia 51 tahun ketika dia menikahi Aishya yang berusia 6 tahun dan menidurinya ketika Aisha baru berusia 8 tahun 9 bulan dan masih bermain dengan boneka2nya. Muhammad mengaku dapat ‘wahyu2’ terbaik ketika tidur di bawah satu selimut dengan anak perempuan kecil ini. Di puncak kekuasaannya, Muhammad melihat anak perempuan balita dan mengatakan pada orangtua anak itu bahwa dia ingin mengawininya jikalau anak itu sudah tumbuh besar. Untunglah bagi anak itu, Muhammad mati tak lama setelah mengatakan hal itu. Muhammad mengambil wanita2 remaja sebagai hadiah2 pribadi dari Allâh tatkala melakukan penyerangan2 dan menghabisi suku2 dan membunuhi sanak keluarga mereka. Dia menjadikan para wanita remaja itu sebagai budak2 seks di haremnya.

Tentu saja, banyak Muslim awal yang heran andaikata Muhammad itu rasul tuhan, mengapa tindakannya sangat jauh dari suci. Kita tidak bisa menyamaratakan bahwa Arab2 kuno tidak punya nurani sama sekali dan tidak tahu apa yang dilakukan Muhammad adalah salah. Akan tetapi, jika mereka ragu, mereka tidak berani menyatakan hal itu. Muslim takut akan ancaman dan hukuman. Mereka yang tidak setuju cepat2 disingkirkan.

Di satu kejadian, Muslim mujahirin (Muslim suku Quraish yang hijrah dari Mekah ke Medina sebagai pendatang), berkelahi dengan orang2 Medina ketika menjarah sebuah kota. Abdullah ibn Ubayy, orang Medina yang menyelamatkan Banu Nadir dari niat pembantaian Muhammad, merasa marah. Dia berkata, “Apakah kalian sebenarnya melakukan hal ini? Mereka bertengkar dengan kepentingan kita, mereka berjumlah lebih banyak di tempat kita sendiri, dan tiada yang begitu cocok bagi kita dan gelandangan Quraish seperti yang dikatakan orang kuno ‘Beri makan anjing dan anjing itu akan melahapmu.’ Demi Allâh, jika kita kembali ke Medina, yang kuat akan mengusir yang lemah.” Lalu dia pergi ke orang2nya yang berada di sana dan berkata, “Inilah yang kau lakukan terhadap dirimu. Kau biarkan mereka menguasai tanahmu, dan kau bagi kekayaanmu dengan mereka. Jikalau kau simpan kekayaanmu bagi dirimu, maka mereka sudah pergi ke tempat lain.” Ketika berita ini didengar Muhammad, dia berkeputusan untuk membunuh Ibn Ubayy. Tatkala mendengar hal ini, putra Ibn Ubayy yang telah masuk Islam datang kepada Muhammad dan berkata padanya, “Kudengar kau ingin membunuh ‘Abdullah b. Ubayy karena mendengar apa yang diucapkannya. Jika kau harus melakukan hal itu, maka perintahkanlah aku untuk melakukan hal itu dan aku akan bawah kepalanya, karena suku al-Khazraj tahu tiada seorang pun yang lebih berbakti kepada ayahnya selain aku. Aku takut jika kau memerintahkan orang untuk membunuhnya, jiwaku tidak akan mengijinkan aku melihat pembunuh ayahku berjalan diantara orang2 dan aku akan bunuh dia, dan karenanya aku membunuh orang beriman (Muslim) gara2 orang tak beriman (kafir), dan akibatnya aku akan masuk neraka.” [254]

[254] Ibn Ishaq. Sirat Rasul Allah.

Abdullah ibn Ubayy adalah orang besar bagi masyarakatnya, dan orang2 Medina menghormatinya. Ini adalah keadaan yang sulit. Memerintahkan seorang anak laki untuk membunuh ayah sendiri, yang orang penting seperti ibn Ubbay, dapat mengakibatkan keadaan yang tidak merugikan bagi Muhammad. Bagaimana jika anak itu hanya ingin menguji kebenaran berita Muhammad ingin membunuh bapaknya dan mengakibatkan anak ini melawan Muhammad untuk membela bapaknya? Muhammad dengan cerdiknya menolak tawaran dan membiarkan pertikaian itu berlalu. Akan tetapi, perkataan anak laki itu dipuji-puji sejarawan Muslim sebagai contoh iman yang sejati. Ini adalah tingkat pengaruh yang dituntuk Muhammad dari pengikutnya. Dia membuat orang2 saling memata-matai dan menciptakan suasana penuh ketakutan di mana segala benih penentangan bisa dicabut dari akarnya.

Kejadian menarik bisa dilihat pada saat Abdullah ibn Ubayy meninggal. Putra Abdullah ibn Ubayy memohon Muhammad untuk berdoa di pemakaman ayahnya. Karena pentingnya posisi ibn Ubayy, Muhammad merasa harus memenuhi permintaan putra ibn Ubayy. Ketika dia berdiri untuk berdoa bagi almarhum ibn Ubayy, Omar ingat Muhammad tidak mau berdoa di kuburan ibunya sendiri. Dia memegang baju Muhammad dan berkata: “Rasul Allâh, akankah kau berdoa bagi orang ini, sedangkan Allâh melarangmu berdoa bagi yang tidak beriman?” Dia menjawab: “Allâh telah memberikan pilihan sewaktu dia berkata: Mintalah ampun bagi mereka, atau jangan mintakan ampun bagi mereka; jika kau minta ampun bagi mereka sebanyak tujuh puluh kali, maka tuhan tidak akan mengampuni mereka (Q.9:80) dan aku akan memberi tambahan pada tujuh puluh kali minta ampun.” Sungguh ironis bahwa Muhammad memanggil ibn Ubayy “munafik” padahal julukan itu paling cocok bagi dirinya sendiri.

Sama seperti Jim Jones, Muhammad juga menciptakan suasana teror sehingga yang meragukan dirinya tidak berani menyatakan pikirannya. Dia melarang pertanyaan2 yang susah dan jadi sangat marah jikalau ada yang melakukannya.

Hadis berikut adalah contoh di mana Muhammad marah pada mereka yang berani mempertanyakan keputusannya. Hal ini terjadi ketika dia membagi-bagi semua jarahan yang dirampas di Perang Hunain kepada para pemimpin Mekah untuk “melunakkan hati mereka” dan “membuat Islam terasa manis di mulut2 mereka.” Pengikutnya yang membantunya berperang tidak kebagian jatah apapun. Seorang berkata: “Wahai Rasul Allâh! Bersikaplah adil.” Sang Nabi berkata, “Awas kamu! Siapa yang bisa berlaku adil jika aku tidak? Aku akan celaka jika aku tidak berbuat adil.” Omar berkata, “Wahai Rasul Allâh! Ijinkan aku memancung kepalanya.” [255]

[255] Sahih Bukhari Volume 4, Book 56, Number 807

Orang yang bertanya ini berasal dari suku Banu Tamim. Masyarakat Banu Tamim belum jadi Muslim. Mereka bergabung bersama Muhammad karena mengharapkan harta jarahan belaka. Tapi setelah Muhammad menang perang, dia tidak merasa perlu lagi memenuhi janjinya. Orang dari suku Tamim ini tidak kenal Muhammad dan perangainya. Pengalaman ini jelas membuka matanya dan orang2 lain di sekitarnya. Pelajaran yang diambil adalah tidak seorang pun yang boleh mempertanyakan keputusan Muhammad meskipun tidak adil sekalipun. Siapapun yang mempertanyakannya akan mendapat murka Muhammad dan dapat terancam dibunuh. Hanya yang membebek saja yang selamat. Dalam suasana seperti ini, kebenaran selalu dikorbankan. Apakah kaum politikus kiri jaman modern yang mendukung Muslim menghabisi nilai2 Yudeo-Kristen di dunia Barat dapat mengambil pelajaran? Tentunya dapat, tapi apakah pelajaran ini mendukung mereka?

Osherow melanjutkan: “Keadaan Kenisah Rakyat jadi sedemikian menekan, isi khotbah Jim Jones dan perilakunya sangat bertentangan, sehingga tidak mungkin jemaatnya tidak bisa melihat hal ini dan mempertanyakan gerejanya. Tapi keraguan ini ditekan. Tiada yang mendukung ketidaktaatan terhadap perintah2 sang pemimpin dan tiada kawan yang menyatakan ketidaksetujuan dengan mayoritas jemaat. Yang tidak taat dan menentang dengan cepat dihukum. Mempertanyakan kata2 Jones atau bahkan keluarga dan teman2nya saja sudah berbahaya. Orang yang menyadap pembicaraan dengan cepat melaporkan segala pertentangan, dan bahkan anggota2 keluarga sendiri pun melakukan hal ini.”

Sama seperti Jones, Muhammad bergantung kepada para penyadap, seperti yang dikatakan Osherow: “Ini tidak hanya menghilangkan sikap menentang, tapi juga menghilangkan sikap solidaritas dan kesetiaan orang terhadap sanak keluarga dan kawan2 mereka sendiri.”

Dalam Islam, para Muslim diminta untuk mengawasi dan memperingatkan satu sama lain jika ada yang keluar dari “jalur yang benar”. Hal ini disebut Amr bil ma’roof (perintah akan kebenaran) dan Nahi min al munkar (pelarangan akan kesalahan). Akan tetapi, yang benar dan yang salah bukanlah hal yang sama yang diakui orang pada umumnya dan yang sesuai dengan Hukum Emas (perlakukan orang lain seperti dirimu sendiri ingin diperlakukan). Yang benar adalah yang diijinkan sang Nabi dan yang salah adalah yang dilarang sang Nabi. Dengan kata lain, setiap orang adalah “Abang Besar” dan pengamat orang lain dan harus menegur untuk membenarkan Muslim lain dan jika perlu melaporkan mereka ke ketua Muslim. Setelah terjadinya Revolusi Islam di Iran, anak2 diperintahkan untuk melaporkan segala kegiatan tidak Islam yang dilakukan orangtua mereka. Beberapa anak muda dilaporkan oleh ayah mereka sendiri kepada Pemerintah dan mereka lalu dihukum mati. Penyampai laporan lalu dipuji-puji dan ditinggikan agar yang lain mau berbuat sama.

Osherwo berkata: “Jones berkhotbah bahwa semangat kekeluargaan harus dibentuk dalam gerejanya, dan dia menekankan pengabdian masing2 anggota jemaat ditujukan bagi sang “Bapak” (dirinya sendiri).”

Dalam islam, Muslim juga harus bersikap seperti saudara terhadap Muslim lain, tapi pertama-tama mereka harus setia dulu pada Muhammad, atau, seperti yang dikatakannya berkali-kali, pada “Allâh dan rasulnya.” Di saat seorang Muslim murtad, Muslim lain yang bersikap sebagai saudaranya tidak ragu lagi untuk menyembelih tenggorokannya.

Kesamaan antara Muhammad dan Jim Jones benar2 nyata. Jangan2 yang satu meniru yang lain. Sudah jelas bahwa semua tindakan mereka merupakan pernyataan pikiran gila penderita narsisis. Semua kebijaksanaan politis totalitarian, dari Nazisme sampai fasisme, dari komunisme sampai Islam, adalah aliran sesat dan mengandung sifat yang sama seperti yang dijabarkan George Orwell dalam novelnya yang berjudul Nineteen Eighty Four (1984).

Hancurnya Hubungan Keluarga

Jim Jones percaya: “Keluarga adalah bagian dari sistem musuh, karena mereka merugikan pengabdian total seseorang kepada “Alasan Utama”. [256] “Alasan Utama” ini tentunya tak lain daripadanya dirinya sendiri. Jadi seorang yang dipanggil menghadap jemaat untuk dihukum bisa menduga anggota keluarganya sendirilah yang jadi pengecam utama dan paling keras. [257]

[256] Mills, J. Six years with God. New York: A & W Publishers, 1979.

[257] Cahill, T. In the valley of the shadow of death. Rolling Stone. January 25, 1979.

Muhammad memecah-belah keluarga dengan menyatakan bahwa Muslim pertama-tama harus setia terhadap Allâh dan Rasulnya dan tidak boleh taat pada orangtua mereka jika mereka menghalangi hubungan Muslim dengan Islam. Ayat Qur’an berikut menjelaskan hal ini:

Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan. [258]

[258] Qur’an, Sura 29, Ayat 8

“Mengapa tidak banyak orang yang keluar dari aliran itu?” tanya Osherow. “Begitu masuk Kenisah Rakyat, orang2 tidak boleh pergi; yang tetap pergi dibenci,” jelasnya. “Tiada yang lebih menjengkelkan Jim Jones daripada hal ini; orang2 yang meninggalkannya menjadi sasaran kebenciannya dan disalahkan atas segala masalah yang terjadi. Seorang anggota jemaat ingat setelah beberapa anggota remaja meninggalkan Kenisah Rakyat, ‘Kami sangat membenci ke delapan orang itu karena kami tahu suatu hari mereka akan mencoba membom kami. Maksudku, Jim Jones membuat kami benar2 percaya akan hal ini.’” [259]

[259] Winfrey, C. Why 900 died in Guyana. New York Times Magazine, February 25, 1979.

Muslim juga diajarkan cara berpikir yang sama. Seorang Muslim sangat membenci murtadin. Dalam Islam, murtadin, pemikir merdeka (freethinkers), dan pengritik diancam dan dibunuh. Muslim yang murtad dituduh melakukan penghujatan dan mereka dihina atau dibunuh.

Osherow menulis: “Sikap menentang menjadi tindakan riskan, dan, bagi kebanyakan anggota, keuntungan menentang juga tidak jelas. Melarikan diri juga tidak mungkin. Melawan terlalu berbahaya. Karena tidak ada pilihan lain yang tampaknya lebih baik, maka tunduk jadi sikap yang paling aman. Kekuasaan yang diterapkan Jim Jones membuat jemaat Kenisah Rakyat taat. Mereka tetap jadi anggota sebab sukar untuk menentang.” Qur’an pun dengan jelas menyatakan bahwa Muslim tidak boleh murtad.

Mereka itulah orang-orang yang dilaknati Allah dan ditulikan-Nya telinga mereka dan dibutakan-Nya penglihatan mereka. …. Sesungguhnya orang-orang yang kembali ke belakang (kepada kekafiran) sesudah petunjuk itu jelas bagi mereka, setan telah menjadikan mereka mudah (berbuat dosa) dan memanjangkan angan-angan mereka. (Q. 47:23-25)

Di sini Muhammad menjanjikan hukuman illahi bagi murtadin di alam baka. Dia juga mengumumkan hukuman bagi murtadin di dunia. Bukhari melaporkannya di hadis berikut:

Rasul Allâh berkata, “Darah seorang Muslim yang bersaksi bahwa tiada yang layak disembah selain Allâh dan bahwa aku adalah rasulnya, tidak boleh dikucurkan selain karena tiga hal: dalam Qisa melakukan pembunuhan, orang yang telah menikah melakukan zinah dan yang murtad dan meninggalkan kaum Muslim.” [260]

[260] Sahih Bukhari Volume 9, Book 83, Number 17

Hadis lain menyatakan bahwa beberapa murtadin dibawa menghadap Ali dan dia membakar mereka. Ketika berita ini didengar Ibn ‘Abbas, dia berkata, “Jika aku berada di tempatnya, aku tidak akan membakar mereka, sebagai yang dilarang Rasul Allâh yang berkata, ‘Jangan hukum orang dengan hukuman Allâh (api).’ Aku akan membunuh mereka berdasarkan perkataan Rasul Allâh, ‘Barangsiapa yang meninggalkan agama Islam, bunuh dia.’” [261]

[261] Sahih Bukhari Volume 9, Book 84, Number 57

Pengaruh Bujukan

Apa sih awalnya yang menyebabkan orang2 tertarik bergabung di gerejanya Jim Jones? Mari kita bahas pertanyaan ini dan membandingkannya dengan orang2 yang baru masuk Islam (mualaf).

Osherow menyebut daya tarik Jim Jones terdapat pada kepribadiannya yang berkharisma dan keahliannya dalam berkhotbah, juga ditambah dengan keahliannya dalam memanfaatkan orang yang mudah tertipu. Dengan janji2 dan penampilannya yang diatur rapih untuk memikat setiap penonton, dia dengan mudah memenangkan hati dan angan2 mereka. Kata2 Cicero tepat dalam menggambarkan hal ini: “jago khotbah dapat membuat hal yang mustahil dipercaya orang.”

Muhammad juga sadar betul akan pengaruh khotbah. Dia percaya bahwa “dalam kemahiran berkhotbah terdapat sihir” [262] dan sering berkata: “Dalam khotbah2 yang diucapkan dengan mahir terdapat pengaruh sihir” (artinya, beberapa orang tidak mau melakukan sesuatu dan pengkhotbah yang hebat mengutarakan hal itu dan kemudian orang2 mau melakukannya setelah mendengar khotbah).” [263]

[262] Sunnan Abu Dawud; Book 41, Number 4994

[263] Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 76

Di hadis lain, dia membual, “Aku telah diberi kunci2 khotbah yang berpengaruh dan diberi kemenangan melalui teror.” [264] Dia menggunakan pengaruh khotbah dan bujukan, juga teror dan ancaman demi keuntungan dirinya sendiri.

[264] Sahih Bukhari Volume 9, Book 87, Number 127

Osherow menulis: “Anggota Kenisah Rakyat terdiri dari masyarakat yang butuh bantuan dan terlupakan: orang2 miskin, kulit hitam, para jompo dan beberapa pecandu obat bius dan bekas narapidana.” [265]

[265] Winfrey, C. Why 900 died in Guyana. New York Times Magazine, February 25, 1979.

Bandingkan hal ini dengan pengikut2 pertama Muhammad di Mekah. Mereka kebanyakan adalah kaum miskin, budak2, anak2 muda pemberontak, dan beberapa wanita yang butuh perhatian. Dia berkhotbah pada para budak agar mereka melarikan diri dari majikannya dan hijrah; dia mengatakan pada kaum muda untuk tidak mentaati orang tua mereka dan ikut dia saja; dia berbicara tentang kesamaan sosial dan persaudaraan antar sesama Muslim; dia menjanjikan setiap orang hadiah besar di alam baka dan kekayaan di dunia fana, kekayaan yang nantinya datang melalui penjarahan.

Tiga sejarawan utama Muslim yakni Tabari, Ibn Sa’d dan Ibn Ishaq setuju bahwa hanya beberapa gelintir orang saja yang memeluk Islam secara sukarela. Kebanyakan orang lainnya memeluk Islam karena rasa takut atau karena serakah ingin dapat bagian harta jarahan. Meskipun demikian, apapun alasannya, mereka semua memenuhi tujuan Muhammad untuk menundukkan semua orang pada Islam.

Bualan2 Luar Biasa Besar

Para pemimpin aliran sesat punya pribadi megalomaniak. Baik Jim Jones maupun Muhammad punya ego (keakuan) yang terlalu membengkak. Untuk memikat anggota baru, Jones mengadakan pelayanan masyarakat di berbagai kota. Di selebaran2 yang disebarkan tertulis:

Pendeta Jim Jones… Luar Biasa! Penuh Muzizat! Sukar Dipercaya!

Pelayanan kesembuhan kenabian yang paling unik yang engkau akan pernah saksikan! Saksikan Firman yang hadir diantara kalian!” [266]

[266] Suicide Cult: The Inside Story of the Peoples Temple Sect and the Massacre in Guyana (201P) by Marshall Kilduff and Ron Javers (1978)

Muhammad juga punya banyak bualan tentang dirinya sendiri. Allâh yang adalah boneka ciptaannya seringkali memujinya sebagai:

Kami mengirim kamu sebagai belas kasihan untuk semua makhluk (Q.21:107)

Dan memang kau (Muhammad) punya moral2 yang luhur. (Q.68:4)

Memang benar Rasul Allâh kau adalah contoh baik untuk diikuti. (Q.33:21)

Sungguh benar inilah kata Rasul yang paling terhormat. (Q.81:19)

Maka demi Tuhanmu, mereka (pada hakekatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim dalam perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa keberatan dalam hati mereka terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya. (Q. 4:65)

Ayat terakhir jelas menunjukkan bahwa Muhammad menuntut ketaatan mutlak dan marah kalau dikritik atau kalau ada yang tidak setuju dengannya.

Osherow menulis: “Anggota jemaat belajar menanggapi hal yang bertentangan antara khotbah muluk Jones dan kerasnya aturan dalam Kenisah Rakyat dan menyalahkan semuanya pada ketidakmampuan diri sendiri dan tidak pada diri Jones. Seorang bekas anggota jemaat yang bernama Neva Sly mengatakan: ‘Kami selalu menyalahkan diri kami sendiri jikalau ada yang tidak beres.’ [267] Bahasa aneh dan sumbang mulai berkembang di dalam gereja itu, di mana ‘Sumber Alasan’ adalah apapun yang dikatakan Jim Jones. [268] Akhirnya, dengan kemahiran berpidato, penipuan, dan bahasa yang muluk, Jones bisa meyakinkan bahwa kematian sebenarnya adalah ‘langkah selanjutnya’ dan dengan ini dia menutupi tindakan putus asa bunuh diri sebagai tindakan ‘bunuh diri revolusioner’ yang terhormat dan berani. Para jemaatnya percaya pada kata2nya.”

[267] Winfrey, C. Why 900 died in Guyana. New York Times Magazine, February 25, 1979.

[268] Mills, J. Six years with God. New York: A & W Publishers, 1979

Hal inipun persis dengan yang terjadi pada Islam, di mana Muslim secara sukarela menyalahkan diri sendiri jikalau ada yang tidak beres dan bersyukur pada Allâh untuk semua hal yang baik. Kita juga bisa melihat kesamaan yang tepat antara pengikut Muhammad dan Jim Jones di saat mereka menghadapi kematian.

Kata asli “kami cinta kematian sama seperti kau cinta kehidupan” yang dikatakan Osama bin Laden pada suratnya yang terkenal untuk Amerika Serikat sebenarnya terdapat dalam kejadian Perang Qadisiyya di tahun 636 ketika panglima tentara Muslim yakni Khalid ibn Al-Walid mengirim pesan surat dari Kalifah Abu Bakr kepada panglima Persia bernama Khosrau. Suratnya menyatakan: “Kau (Khosrau dan orang2nya) harus masuk Islam, dan dengan begitu nyawamu selamat, karena jika tidak, kau harus tahu bahwa aku datang padamu dengan tentara2 yang cinta kematian, seperti kau cinta kehidupan.” Kalimat ini terus dikutip di khotbah2 Muslim modern, di koran2 dan di buku2 Islam.

Curiga akan Non-Muslim

Osherow menulis: “Jones menanamkan kecurigaan atas semua hal yang bertentangan dengan pesannya, dan menyebut mereka hasil karya musuh. Dengan menghancurkan kesahihan sumber berita, dia memberi penawar pada anggotanya agar tidak terpengaruh oleh kritik2 dari luar.”

Hal ini sama dengan yang terjadi pada Muslim, yang menuduh para pengritik Islam sebagai Zionis dan/atau orang2 yang dibayar oleh “musuh2 Islam.” Siapapun yang berani mengritik Islam akan didatangi Muslim secara pribadi. Bukannya membantah pendapat pengritik Islam, Muslim menyerang secara ad homimem. Mereka menghina kritikannya dan mencoba merendahkannya, tapi tidak mampu menjelaskan argumentasi yang membantah kebenaran kritik itu.

“Di Jonestown,” kritik Osherow, “semua pikiran2 yang bertentangan yang mungkin menimbulkan perlawanan dari pihak anggota dikecam. Para anggota tidak melihat kritik sebagai kenyataan, tapi menganggapnya sebagai tanda mereka kurang beriman dan kurang mengerti.” Ini juga sama dengan yang terjadi pada Muslim. Mereka menyadari hidup mereka bagaikan di neraka dan negara2 mereka tidak karuan, tapi mereka memilih menyalahkan diri sendiri karena kurang bisa menerapkan “Islam yang sejati” sehingga akibatnya hidup mereka penuh derita. Padahal kenyataannya justru Islamlah sumber derita mereka.

Melakukan Muzizat2

Osherow melaporkan kisah berikut, yang ditulis oleh Jeannie Mills, di mana Jim Jones melakukan muzizat melipatgandakan makanan:

Jumlah orang yang hadir di kebaktian Minggu lebih banyak daripada biasanya, dan karena suatu alasan anggota gereja tidak membawa cukup makanan bagi setiap orang. Sudah jelas bahwa lima puluh orang terakhir di antre barisan tidak akan mendapatkan makanan apapun. Jim mengumumkan, “Meskipun tiada cukup makanan bagi semua orang, aku berkati makanan yang kita miliki dan melipatgandakannya sama seperti yang Yesus lakukan di Alkitab.

Ternyata, hanya beberapa menit setelah dia mengumumkan hal mengejutkan ini, Eva Pugh keluar dari dapur membawa dua nampan berisi ayam goreng. Orang2 bersorak bahagia, terutama yang antre di bagian belakang.

“Ayam goreng yang diberkati” ini rasanya enak luar biasa, dan beberapa orang menyatakan Jim menciptakan ayam terlezat yang pernah mereka makan.

Salah seorang bernama Chuck Beikman dengan bergurau mengatakan kepada beberapa orang yang berdiri di dekatnya bahwa dia melihat Eva menyetir mobil masuk beberapa menit lalu dengan kardus2 dari restoran ayam Kentucky Fried Chicken (KFC). Dia tersenyum ketika berkata,”Orang yang memberkati makanan ini adalah Kolonel Sanders (pendiri KFC).”

Dalam kebaktian petang hari, Jim mengingatkan bahwa Chuck telah mengolok-olok berkat darinya. “Dia berbohong kepada beberapa jemaat di sini dengan mengatakan ayam2 itu datang dari restoran lokal,” kata Jim dengan marah. “Tapi Roh Keadilan menang. Karena kebohongannya, Chuck sekarang berada di WC pria, berharap dia mati saja. Dia sedang muntah2 dan mengalami diare begitu parah sehingga dia tidak bisa bicara!”

Sejam kemudian, Chuck Beikman dengan wajah pucat dan gemetar ke luar dari WC pria dan maju ke depan sambil dituntun oleh salah seorang penjaga. Jim bertanya padanya, “Ada yang ingin kau sampaikan?”

Chuck memandangnya dengan lemah dan menjawab, “Jim, aku minta maaf akan apa yang kukatakan. Mohon maafkan aku.”

Ketika kami melihat keadaan Chuck, kami bersumpah dalam hati untuk tidak akan pernah mempertanyakan “muzizat” yang dilakukan Jim, setidaknya jangan terang2an. Beberapa tahun kemudian, kami mengetahui bahwa Jim ternyata menaruh racun ringan di sebuah kue dan memberikannya kepada Chuck.” [269]

[269] Mills, J. Six years with God. New York: A & W Publishers, 1979

Nah, untuk menciptakan “muzizat”-nya, Jones harus bekerja sama dengan Eva. Pertanyaannya sekarang adalah mengapa wanita ini mau saja diajak menipu? Terdapat hadis2 tentang muzizat Muhammad yang serupa.

Di sebuah hadis, seseorang mengaku melihat Muhammad meletakkan tangannya ke dalam sebuah pot dan air lalu memancar darinya, sehingga seluruh tentara melakukan wudhu dari pot itu.

Aku melihat Rasul Allâh ketika sembahyang ‘Asr tiba dan orang2 mencari air untuk wudhu tapi mereka tidak menemukannya. Tak lama kemudian sebuah pot penuh air untuk wudhu dibawa kepada Rasul Allâh. Dia meletakkan tangannya ke dalam pot dan memerintahkan orang2 untuk wudhu dari pot itu. Aku melihat air memancar dari bawah jari2nya sampai semuanya melakukan wudhu (ini adalah salah satu muzizat sang Nabi). [270]

[270] Sahih Bukhari Volume 1, Book 4, Number 170

Di hadis yang lain kita baca bahwa Muhammad melipatgandakan roti; [271] atau dia memecah batu besar dengan sekopnya dan batu itu jadi pasir. [272] Atau, dia memberkati makanan yang tidak cukup untuk empat atau lima orang sehingga makanan itu cukup untuk memberi makan seluruh tentara. [273]

[271] Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 428

[272] Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 427

[273] Sahih Bukhari, Volume 7, Book 65, Number 293

Terdapat puluhan “muzizat” yang dikisahkan oleh para Muslim dilakukan oleh Muhammad. Beberapa dari (katanya) muzizat2 ini diakui sendiri oleh Muhammad. Ini adalah muzizat2 yang diakuinya sendiri, tapi Muslim tidak meragukan hal ini sama sekali. Salah satu muzizat adalah pengakuannya mengunjungi kota jin. Di hadis lain dia berkata bahwa sekelompok jin di Medina telah memeluk Islam.[274] Di satu dongengnya, dia mengaku bergulat dengan setan besar dan berhasil mengalahkannya.

[274] Sahih Muslim Book 026, Number 5559

“Tadi malam seekor setan besar dari para jin datang padaku dan ingin mengganggu sembahyangku tapi Allâh memampukan diriku untuk menaklukkannya. Aku ingin mengikatnya pada salah satu pilar2 mesjid agar kalian semua bisa melihatnya di pagi hari…” [275]

[275] Sahih Bukhari Volume 1, Book 8, Number 450

Dongeng2 seperti ini merupakan makanan bagi pengikutnya yang mudah ditipu. Ibn Sa’d mengutip kisah yang disampaikan oleh Abu Rafi, salah seorang Muslim, yang berkata suatu hari Muhammad mengunjunginya dan dia memotong kambing untuk makan malam. Muhammad suka bahu kambing dan Rafi menyajikannya. Lalu Muhammad minta satu lagi dan dia pun menyajikannya pula dan setelah habis, dia meminta lagi (Ingat bahwa Muhammad punya nafsu makan besar tak terpuaskan). Abu Rafi berkata, “Aku berikan kau kedua belah bahu. Berapa bahu yang dimiliki seekor kambing?” Muhammad menjawab, “Jika kau tidak mengatakan hal ini, kau sebenarnya bisa menyajikan berapapun bahu kambing yang kuminta.” [276]

[276] Tabaqat, Volume 1, halaman 375

Meskipun pengakuannya luar biasa, tapi kalau ditantang orang2 yang tidak mudah percaya, ternyata Muhammad berulangkali menyangkal bisa melakukan muzizat. Dia mengaku bahwa meskipun semua nabi lain diberi kemampuan untuk melakukan muzizat, satu2nya muzizat yang dimilikinya hanyalah Qur’an.

Sang Nabi berkata, “Tiada nabi diantara para nabi yang diberi muzizat yang mengakibatkan orang2 jadi yakin dan percaya, tapi aku diberikan Wahyu Illahi yang Allâh nyatakan padaku. [277]

[277] Sahih Bukhari Volume 9, Book 92, Number 379

Pertanyaannya adalah mengapa para Muslim dengan sesukanya mengarang dongeng muzizat2 yang dilakukan nabi mereka? Ini pertanyaan yang harus dijawab. Dugaanku adalah begitu Muslim yakin kebenaran Islam, mereka menghalalkan segala cara termasuk berbohong. Orang2 yang beriman teguh yang biasanya berakhlak luhur dan bermoral, ternyata dengan sukarela berbohong, ikut bagian dalam melakukan penipun, menindas orang2 lain, dan kalau perlu bahkan membunuh untuk mendukung agama mereka. “Alasan Utama” jadi begitu penting bagi mereka sehingga pertimbangan lainnya dikesampingkan. Tatkala orang jadi begitu percaya akan kebenaran suatu alasan sehingga mereka bersedia mati untuk itu, maka berbohong ataupun membunuh demi kepentingan alasan itu merupakan hal yang benar baginya. Hasil akhir menentukan tujuan sebenarnya. Filsafat dan ahli matematika Perancis bernama Pascal menulis:

“Orang tidak pernah melakukan kejahatan sedemikian menyeluruh dan suka hati, seperti ketika mereka melakukannya demi keyakinan agama.” Sejarah menyaksikan kebenaran kata2 Pascal. Telah banyak kejahatan dilakukan atas nama agama. Iman membutakan jemaat dan iman buta membutakan semuanya. Otoritas Imam Ghazali.

[278] dalam Islam tidak dipertanyakan. Dia berkata: “Jikalau mungkin mencapai sebuah tujuan dengan berbohong dan tidak mengatakan kebenaran, maka diperbolehkan berbohong tujuannya adalah benar.” [279]

[279] Abu Hamid Muhammad al-Ghazzâlî (1058-1111) dikenal sebagai Algazel adalah salah seorang ilmuwan Islam yang paling dihormati dalam sejarah pemikiran Islam. Dia lahir di Iran, lalu jadi ahli agama Islam, ahli filsafat, dan mistik. Dia banyak menyumbang bagi perkembangan Sufisme sebagai bagian dari Islam.

Osherow mengutip Kasindrof, “Jim Jones dengan cerdiknya mengatur kesan gerejanya akan menarik jemaat baru. Dia menyusun dengan seksama kesan umum gerejanya. Dia menggunakan surat dan pengaruh politik ratusan anggotanya untuk memuji dan mengesankan para politikus dan wartawan untuk mendukung Kenisah Rakyat, dan juga untuk mengritik dan mengancam penentang2 aliran itu.” [280]

[280] Kasindorf, J. Jim Jones: The seduction of San Francisco. New West, December 18, 1978

Jika sebuah surat kabar menulis sesuatu yang dianggap Muslim menghina Islam, maka para Muslim akan membanjiri kantor2 editor surat kabar itu untuk mengutarakan keluhan mereka. Mereka terus-menerus mengganggu sampai dikeluarkan pernyataan maaf secara resmi dan edisi surat kabar itu ditarik. Bagaimana mungkin kita bisa lupa kerusuhan massa dan pembunuhan orang2 tak bersalah ketika surat kabar Denmark, Jyllands-Posten, menerbitkan beberapa kartun Muhammad. Atau juga ketika Paus Benedict XVI mengutip perkataan kaisar Byzantium yang menanyakan, “Tunjukkan padaku apa hal baru yang dibawa Muhammad?”

Di tanggal 10 November, 2003, Muslim Public Affair Committee atau MPAC di Inggris, yang adalah badan Islam yang serupa dengan CAIR di A.S., mengeluarkan surat amarah pada penerbit Amber Books dengan tuduhan penghujatan. Tuduhan itu ditujukan kepada isi buku yang berjudul The History of Punishment (Sejarah Hukuman) yang diterbitkan oleh Amber Books.

Buku ini bukan buku tentang Islam. Buku ini menyatakan pandangan tentang hukuman2 di berbagai budaya dan masyarakat. Dalam buku ini terdapat satu bab tentang cara2 kuno dalam menghukum, seperti hukuman dalam Alkitab, hukuman Romawi dan Sharia. Terdapat gambar2 di dalamnya, dan salah satunya adalah gambar Muhammad. Muslim segera marah dengan cepatnya. Pihak penerbit menerima ribuan surat amarah dan ancaman sampai mereka ketakutan dan menarik kembali buku itu dari peredaran dan menyatakan ucapan minta maaf resmi kepada pihak Muslim.

Di kasus lain, CAIR berhasil menekan perusahaan film Paramount Pictures untuk mengubah novel Tom Clancy yang berjudul The Sum of All Fears (Inti Sari Segala Ketakutan) untuk mengganti terori Muslim di naskah yang asli dengan neo-Nazi. Sutradara film yakni Phil Alden Robinson dipaksa menulis permintaan maaf kepada CAIR, dan menyatakan bahwa dia tidak berniat untuk menunjukkan citra negatif Muslim dan menambahkan: “Aku harap kau berhasil dalam usahamu menentang segala diskriminasi.”

Ketika di tahun 2002, evangelis Pat Robertson dan Jerry Falwell mengutarakan pendapat mereka tentang Islam, para Muslim di seluruh dunia murka dan membuat onar. Mullah2 Iran mengancam membalas dan beberapa orang Kristen dibunuh, termasuk beberapa sekolah anak2 di Pakistan. Bonnie Penner Witherall, yang adalah suster Kristen berusia, ditembak mati di Sidon, Lebanon.

Pembenaran Diri Sendiri

Tolstoy berkata, “Baik untung maupun buntung tergantung pada bagaimana seseorang melihat kenyataan terhadap cara hidupnya salah tapi mampu mengelabui diri sendiri agar tidak menganggap nasibnya merana.” [281]

[281] The Kreutzer Sonata

Jim Jones menciptakan suasana dominasi dan pengontrolan total. Osherow menulis: “Dengan mengamati ketaatan dan pengaturan suasana di Jonestown, maka akan diketahui mengapa orang2 bertindak sesuatu. Begitu anggota2 sudah masuk ke dalam Kenisah Rakyat di Jonestown, tidak banyak yang dapat mereka lakukan selain mengikuti apa yang diperintahkan Jim Jones. Mereka di bawah pengaruh kekuasaan mutlak. Mereka tidak punya banyak pilihan, dikelilingi penjaga bersenjata api dan berada di tengah2 hutan, mereka telah menyerahkan passport dan surat2 penting mereka, telah bersumpah kepada Jones, dan percaya keadaan di luar bahkan lebih mengancam. Anggota2 diberi makan yang sangat tidak bergizi, disuruh bekerja keras, kurang tidur, dan terus-menerus dikecam keras oleh Jones atas kesalahan2 mereka. Semua ini menekan mereka untuk tunduk terus pada Jones.”

Kita tahu bahwa Muhammad bersikap kejam terhadap mereka yang meninggalkannya. Jadi bisa dilihat bahwa tidak banyak perbedaan antara jalan pikir Muhammad dan Jones. Akan tetapi, tidak benar kalau dianggap bahwa anggota2 aliran sesat tetap tinggal karena mereka dipaksa tunduk secara fisik saja. Pemaksaan sikap tunduk secara moral jauh lebih berpengaruh dan berlangsung lama. Korbannya jadi penurut, bahkan turut berpartisipasi terhadap penindasan dan perbudakan atas diri mereka sendiri.

Osherow menulis: “Di saat upacara bunuh diri akhir, kebanyakan anggota tidak mungkin lagi untuk bisa melawan atau melarikan diri. Tapi sebenarnya, tidak dapat disangkal bahwa tidak banyak yang ingin melawan dan pergi. Kebanyakan anggota percaya pada Jones. Di sebuah tubuh wanita ditemukan pesan yang tertulis di tangannya di saat2 terakhir yang tertulis: ‘Jim Joneslah satu2nya yang benar.’ [282] Mereka tampaknya telah menerima pentingnya dan bahkan “indahnya” kematian. Sebelum upacara bunuh diri berlangsung, seorang penjaga mendekati Charles Garry, yang adalah salah satu pengacara yang disewa Kenisah Rakyat. Penjaga itu berkata, “Saat yang indah… kita semua akan mati.” [282]

[282] Cahill T. In the valley of the shadow of death. Rolling Stone. January 25, 1979.

[283] Lifton, R. J. Appeal of the death trip. New York Times Magazine, January 7, 1979.

Anggota yang berhasil selamat di Jonestown adalah seorang dokter gigi dan dia diwawancarai tentang terjadinya kematian2 itu. Katanya, “Jika aku berada di sana, aku pasti jadi salah seorang dari mereka yang berbaris untuk minum racun dan merasa bangga melakukannya. Yang kusedihkan adalah: aku tidak ikut mengalami saat akhir itu.” [284]

[284] Gallagher, N. Jonestown: The survivors’ story. New York Times Magazine, November 18, 1979.

Sukar untuk menerangkan dan mengerti peristiwa ini. Kenyataannya adalah begitu seorang percaya bahwa pemimpin alirannya adalah utusan illahi, maka mereka dengan suka hati mau jadi partisipan dan pelaku dari pikiran2 pemimpinnya yang tidak waras. Apa yang mendorong orang normal untuk berlaku ekstrim seperti ini? Apakah ini dapat menerangkan sikap fanatik dan pengabdian mutlak dari Muslim2 awal terhadap Muhammad? Apakah para Muslim awal itu melihat Muhammad sama seperti pengikut Kenisah Rakyat melihat Jim Jones? Hadis berikut ini menerangkan fanatisme buta para Muslim awal.

Rasul Allâh datang mengunjungi kami di siang hari dan air wudhu dibawa baginya. Setelah dia melakukan wudhu, air sisa wudhu dibawa oleh orang2 dan mereka mulai membilasi tubuh2 mereka dengan air itu (sebagai berkat). [285]

[285] Bukhari Volume 1, Book 4, Number 187

Di hadis lain kita baca:

Ali punya masalah di matanya, sehingga sang Nabi mengulaskan air ludahnya ke matanya dan memohon Allâh untuk menyembuhkan matanya. Ali seketika sembuh bagaikan tidak pernah sakit sebelumnya. [286]

[286] Bukhari Volume 4, Book 52, Number 253

Semua kebohongan ini dikarang oleh para pengikut Muhammad. Muhammad tidak mampu menyembuhkan dirinya sendiri dan selalu menderita sakit tubuh, jadi bagaimana mungkin dia sanggup mengobati orang lain dengan ludahnya?

Isolasionisme (Pengasingan Diri)

Osherow menyebut isolasionisme (pengasingan diri) sebagai “aspek di Jonestown yang paling merusak.” Katanya, “Sampai saat akhir, kebanyakan anggota Kenisah Rakyat percaya pada Jim Jones. Pengaruh2 luar dalam bentuk kekuasaan atau bujukan, dapat mengakibatkan orang jadi tunduk. Tapi yang harus diperhatikan adalah bagaimana anggota memproses kepercayaan itu dalam pikiran mereka. Meskipun perkataan2 Jones selalu tidak konsisten dan metodanya kejam, kebanyakan anggotanya tetap tunduk di bawah perintahnya.”

Qur’an juga mengangdung banyak hal yang tidak konsisten, penuh kontradiksi dan salah keterangan. Qur’an adalah buku yang membingungkan, tulisannya kacau balau, penuh khayalan dan pernyataan2 yang tidak masuk akal. Buku ini benar2 mimpi buruk bagi seorang editor. Tapi meskipun begitu, para Muslim menganggapnya sebagai buku muzizat, hanya karena Muhammad mengatakannya begitu.

Keterangan tepat mengapa orang terus saja percaya hal yang tak masuk akal ditulis oleh Osherow tentang pengamatannya pada Kenisah Rakyat. Dia menulis: “Begitu diri mereka terasing di Jonestown, hanya sedikit ada kesempatan dan motivasi untuk menentang; mereka tidak bisa melawan atau melarikan diri lagi. Dalam keadaan seperti itu, setiap orang berusaha menerima nasib buruk dirinya sebagai hal yang tidak buruk. Orang yang mengalami nasib buruk cenderung menilai nasibnya lebih positif dari orang lain. Contohnya, riset psikologi sosial menunjukkan bahwa jika anak2 tahu bahwa mereka akan disuruh makan sayuran yang mereka tidak sukai, maka mereka cenderung meyakinkan diri bahwa sayuran itu tidak terlalu memuakkan untuk dimakan. [287] Jika seseorang tahu dia harus berhubungan dengan orang lain, dia cenderung menjabarkan diri orang tersebut dengan lebih ramah.”[288]

[287] Brehm, J. Disonansi kognitif yang meningkat yang dilakukan penganut kepercayaan. Journal of Abnormal and Social Psychology, 1959, 58, 379-382.

[288] Darley, J. and Bersceild, E. Increased liking as a result of the anticipation of personal contact. Human Relations, 1967, 20, 29-40.

Pemimpin aliran sesta seringkali mengurung anggota2nya agar tidak bisa berhubungan dengan dunia luar. Jim Jones membangun kotanya sendiri di tengah2 hutan Guyana dan menamakannya sesuai namanya sendiri: “Jonestown” (kota Jones). Muhammad perti ke Yahtrib, kota yang aslinya dibangun oleh Muhammad dan setelah meyakinkan penduduknya orang Arab untuk mengikuti dirinya, maka dia pun mengubah nama kota itu sesuai dengan julukan yang diberikan Muhammad pada dirinya sendiri: Medinat ul-Nabi (Kota Sang Nabi).

Di Medina, Muhammad mulai membunuhi dan menghina terang2an setiap orang yang mempertanyakan otoritasnya. Medinat ul Nabi jadi persis sama dengan Jonestown. Muhammad menjadi penguasa mutlak dan yang melawan dihukum kejam. Jika ada pendatang masuk Medina dan jadi Muslim, maka dia tidak bisa ke luar dengan mudah.

Salah seorang yang berhasil meninggalkan Muhammad adalah Abdullah ibn Sa’d Abi Sarh. Ketika Muhammad menaklukkan Mekah, dia memberi pengampunan kepada semua penduduk Mekah kecuali kepada 10 orang. Orang2 ini adalah mereka yang mengritik dan mengejek dirinya. Salah satu dari mereka adalah Abi Sarh.

Abi Sarh dulu adalah juru tulis Muhammad dan dia menulis ayat2 Qur’an yang diimlakan Muhammad di Medina. Dia lebih berpendidikan daripada Muhammad dan seringkali memperbaiki komposisi ayat2 Muhammad dan menyarankan penulisan yang lebih baik dan Muhammad pun setuju. Hal ini membuat Abi Sarh sadar bahwa Qur’an tidak diwahyukan dan Muhammad hanya mengarangnya saja. Dia lalu melarikan diri dan kembali ke Mekah. Di sana dia menyebarkan hal itu. Ketika Muhammad menaklukkan Mekah, meskipun sudah menjanjikan pengampunan bagi seluruh orang Mekah jika mereka menyerah dan masuk Islam, dia tetap memerintahkan pemancungan atas Abi Sarh. Nyawa Abi Sarh selamat karena Othman menengahi. Hal lain adalah karena Muhammad tidak bisa memberi isyarat yang jelas pada pengikutnya. Ketika Othman memohon Muhammad untuk tidak membunuh Abi Sarh, yang adalah saudara angkatnya pula, Muhammad diam saja. Pengikut2 Muhammad mengira sikap diamnya adalah karena dia mengabulkan permintaan Othman. Setelah Othman dan Abi Sarh pergi, Muhammad mengomel dan berkata dia tidak mau menolak permintaan sahabatnya Othman, tapi dia berharap pengikutnya dapat melihat raut muka Muhammad yang tidak suka dan lalu membunuh Abi Sarh. Kisah ini juga menunjukkan kemunafikan sang Nabi Allâh yang ingin menyenangkan Othman tapi sekaligus ingin membunuh Abi Sarh. Dia tidak mau langsung mengeluarkan perintah bunuh kepada pengikutnya karena takut Othman menyalahkannya.

Ibn Ishaq menjelaskan: “Alasan dia memerintahkan Abi Sarh dibunuh adalah karena dulu Abi Sarh itu Muslim dan biasa menulis ayat2 bagi Muhammad; tapi lalu dia murtad dan kembali ke Quraish (Mekah)…” Dia seharusnya dibunuh karena murtad, tapi selamat karena Othman menengahi. [289]

[289] Sirat, p. 550

Suasana di Medinah sangat menegangkan. Islam dan Jihad jadi pusat kehidupan masyarakatnya. Muhammad memerintahkan mereka pergi ke mesjid, sembahyang lima kali sehari, dan para prianya ke luar kota untuk menjarah, merampok, menyerang kafilah2, menghancurkan desa2, membunuh para pria dan memperkosa wanita2.

Hadis yang dilaporkan baik Imam Bukhari maupun Imam Muslim menunjukkan sebanyak apa ancaman yang dilakukan Muhammad untuk membuat orang2 tunduk pada perintahnya. Dia dilaporkan berkata:

Aku berpikir untuk mengumumkan saat sholat dan menyuruh seseorang memimpin jemaat sholat, dan aku akan pergi bersama orang2 sambil membawa obor kepada orang yang tidak ikut sholat dan lalu membakar rumah2 mereka dengan api. [290]

[290] Muslim Book 004, Number 1370; and Bukhari Volume 1, Book 11, Number 626

Di hadis ini Muhammad mengancam bakar bagi mereka yang tidak mau sholat bersama di mesjid.

Hidup di Medina jadi sangat berubah. Dulu sebelum Muhammad datang, masyarakat Yathrib adalah petani, pembuat karya seni, dan pedagang. Pusat perdagangan digerakkan oleh orang2 Yahudi, yang adalah pekerja keras, tahu baca tulis, dan makmur. Orang2 Arab kebanyakan buta huruf, malas, dan santai. Mereka tidak punya banyak kemahiran dan bekerja bagi kaum Yahudi. Ketika Muhammad mengusir dan membunuhi orang2 Yahudi, kota itu berubah drastis. Tidak ada bisnis apapun yang dapat dikerjakan orang2 Arab untuk menafkahi dirinya. Ekonomi kota runtuh semua. Orang2 hidup bergantung sepenuhnya pada barang jarahan dan rampokan yang disediakan Muhammad bagi kelangsungan hidup mereka. Bagi mereka, tidak ada jalan ke luar untuk kembali. Mereka bergantung sepenuhnya pada Muhammad dan barang2 jarahan darinya. Bahkan orang2 yang tidak percaya padanya seperti Abdullah ibn Ubbay dan pengikutnya juga ikut pula dalam kegiatan penjarahan yang dilakukan Muhammad. Ini bukan berarti mereka mau mendukung Islam tapi karena barang jarahan merupakan satu2nya mata pencaharian bagi penduduk Medina. Jika mereka tidak mau ikut dalam penjarahan yang dilakukan Muhammad maka mereka akan kelaparan. Sama seperti anggota2 Kenisah Rakyat, para Muslim dihadapkan pada keadaan yang tidak memungkinkan lagi, yang akhirnya membuat mereka menerima keadaan mereka sendiri. Beberapa yang berani bicara melawan pemimpinnya akan dibunuh atau dikecam.

Masyarakat Arab Medina merupakan masyarakat termiskin. Mereka bodoh, miskin, dan percaya takhayul. Bagi mereka, hanya memiliki satu unta dan satu mantel saja sudah membuat mereka merasa kaya. Mereka dulu bekerja sebagai pelayan bagi orang2 Yahudi. Beberapa hadis menyatakan bahwa orang2 Arab ini mendapatkan harta pertama mereka dari “barang jarahan dari Allâh” sesuai dengan yang disebut dalam Qur’an, dan barang jarahan itu didapatkan dari usaha perampokan. Selain itu banyak tersedia pula jarahan berupa budak2 seks wanita. Para wanita yang ditangkapi di usaha2 perampokan menjadi tambahan rangsangan bagi Muslim untuk ik *** text missing.

Ali Sina Bab 005

Bab V

Muhammad dan Aliran Sesatnya

Kita sering tersentak oleh tingkat fanatisme muslim. Jutaan muslim melakukan kerusuhan, membakar gereja2 dan membunuh orang2 tak bersalah hanya karena satu koran menerbitkan kartun Muhammad atau karena Paus mengutip perkataan Kaisar abad pertengahan yang bilang kekerasan tidak cocok dengan sifatnya Tuhan.

Orang2 pada umumnya berat sebelah dan cenderung memihak pada sebuah sistem kepercayaan yang punya banyak pengikut. Mereka percaya bahwa jumlah besar dari islam membuatnya pantas dianggap sebagai sebuah agama. Tapi apakah islam benar2 sebuah agama?

Ada yang bilang bahwa semua agama pada awalnya adalah sebuah cult (aliran kepercayaan) sampai, seiring berlalunya waktu, mereka pelahan mendapat penerimaan dan mendapat status agama. Betapapun, ada karakteristik tertentu yang membedakan cult dari agama. Dr. Janja Lalich dan Dr. Michael D. Langone telah membuat daftar yang menjelaskan cult dengan cukup adil.[227] Semakin banyak sebuah kelompok atau sebuah doktrin punya karakteristik ini, semakin dekat dan menjadi keharusan utk didefinisikan dan diberi label sebagai sebuah cult, bukannya agama. Berikut ini adalah daftar tsb, yang aku bandingkan dengan Islam, poin demi poin.

[227] http://www.csj.org/infoserv_cult101/checklis.htm

1. Kelompok ini menunjukkan kefanatikan yang berlebihan dan komitmen tanpa keraguan/pertanyaan2 terhadap : pemimpinnya (baik sudah mati ataupun masih hidup), sistem kepercayaannya, ideologinya dan praktek2nya, dan menganggap itu semua sebagai hal yang Benar, sebagai Hukum.

Para muslim sangat sangat fanatik akan kepercayaan mereka dan punya komitmen luar biasa, tanpa/tidak boleh banyak tanya tentang nabi mereka, kitabnya, Quran, bagi mereka adalah Kebenaran dan Hukum.

2. Tidak boleh mempertanyakan, meragukan dan tidak setuju/menolak, yang melanggar akan dihukum.

Para muslim dilarang bertanya dan meragukan prinsip2 dasar kepercayaan mereka, sementara penolakan dihukum mati.

3. Praktek2 mengalihkan pemikiran/akal (seperti meditasi, bacaan dengan dinyanyikan, bahasa lidah, sesi2 pengaduan dan ritual2 rutin yang melelahkan) digunakan secara berlebihan dan agar menekan semua keraguan akan kelompok ini dan dan keraguan akan pemimpinnya.

Lima kali sehari para muslim menghentikan apapun yang mereka kerjakan dan melakukan gerakan2 yang diulang-ulang dalam doa ritual dan melantunkan ayat2 Quran. Lagian, selama sebulan penuh dalam setahun mereka harus puasa (tidak boleh minum atau makan), dari subuh sampai sore hari, sebuah praktek yang bisa sangat melelahkan khususnya dimusim panas.

4. Kepemimpinan yang mendikte, kadang dalam rincian2 detil, bagaimana para anggotanya harus berpikir, bertindak dan merasakan (contoh, anggotanya harus minta ijin utk berkencan, ganti pekerjaan, menikah – atau pemimpinnya mengharuskan jenis pakaian tertentu yang harus digunakan, dimana harus tinggal, boleh tidak punya anak, bagaimana mendisiplinkan anak2, dan seterusnya).

Setiap detil kehidupan seorang muslim telah dituliskan. Dia diberitahu apa yang dilarang (haram) dan apa yang dibolehkan (halal), makanan apa yang boleh dimakan, bagaimana berpakaian, dan ritual apa yang harus diikuti utk berdoa. Seorang muslim tidak dibolehkan berkencan dan pernikahan sudah diatur. Hukuman fisik, termasuk siksaan karena ketidak patuhan pada penguasa, diselenggarakan, baik bagi anak2 maupun bagi orang dewasa.

5. Kelompok ini merasa mereka itu eksklusif, spesial, punya status mulia baik para pemimpin maupun anggotanya (contoh, pemimpinnya dianggap messiah, makhluk khusus, istimewa – atau anggota kelompok itu dan/atau pemimpinnya punya misi khusus utk menyelamatkan umat manusia).

Para muslim mengklaim status khusus bagi nabi mereka, sementara mereka menjelek-jelekan agama2 lainnya. Mereka bisa menjadi sangat kejam jika nabi mereka diremehkan. Mereka anggap diri mereka lebih hebat dari orang lain, dan jika berada disebuah negara non muslim, mereka terus menerus meminta kemudahan dan perlakuan istimewa, sering meminta perkecualian yang sulit bahkan kadang mustahil dipenuhi oleh anggota agama lain, misalnya, mereka meminta satu keistimewaan utk mendapat ruangan khusus dalam sebuah sekolah umum yang dibiayai agama lain agar para pelajar muslim bisa sholat disana. Baru2 ini di Ontario, mereka mencoba mengenalkan dan menerapkan hukum islam (Shariah), agar dengan cara ini mereka bisa lepas dari hukum Kanada. Mereka kalah, karena perlawanan yang tak letih2nya dari para mantan muslim.

6. Kelompok ini telah membentuk mentalitas “kita-lawan-mereka”, yang bisa menyebabkan konflik dengan masyarakat yang lebih luas.

Para muslim punya mentalitas “kita-lawan-mereka” yang sangat kuat. Mereka sebut semua non muslim, apapun agama mereka, kafir, sebuah istilah yang merendahkan, yang artinya penghujat tuhan. Bagi mereka, dunia selamanya terbagi atas Dar al Salam (Rumah Damai/Islam) dan Dar al Harb (Rumah Perang/selain Islam). Negara2 non muslim adalah Rumah Perang. Menjadi kewajiban tiap muslim utk berperang di Rumah Perang, utk bertempur, membunuh dan menundukkan non muslim dan merubah tanah mereka menjadi Rumah Damai. Damai, menurut Islam hanya bisa dicapai dengan menundukkan semua non muslim dan membuat mereka tunduk pada aturan islam. Idenya bukan membuat semua orang jadi masuk islam, tapi membuat islam menjadi dominan. Orang2 non muslim boleh terus mempraktekan agama mereka, tapi hanya sebagai dhimmi, sebuah istilah yang artinya terlindungi dan hanya diterapkan pada orang kristen dan yahudi. Orang kristen dan yahudi (People of the Book) akan dilindungi, asal mereka membayar uang perlindungan, yang dikenal sebagai Jizyah dan mau dipermalukan dan ditaklukkan, seperti yang dinyatakan dalam Quran.[228] Jika mereka gagal membayar Jizyah, mereka bisa diusir atau dibunuh. Ini cara operasi seperti mafia. Jika kau punya sebuah bisnis, kau bisa diganggu atau bahkan dibunuh, kecuali kau bayar mereka uang perlindungan agar dibiarkan berbisnis. Sedang bagi orang yang tidak percaya yang tidak dilindungi, seperti kaum pagan, ateis, animisme, hindu, budha dll, mereka kalau tidak mau masuk islam, ya mati.

[228]Qur’an 9:29 “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.”

7. Sang pemimpin tidak tunduk pada otoritas manapun

Bagi muslim, semua tindakan Muhammad sama dengan hukum. Dia tidak bisa diminta pertanggung jawabannya. Dia berhak menikahi atau berhubungan seks diluar pernikahan dengan wanita sebanyak mungkin dia mau. Dia boleh merampok rakyat sipil, membunuh orang tak bersenjata, menjarah harta mereka dan mengambil wanita dan anak2 sebagai budak dan bahkan memperkosa mereka. Dia boleh membunuh para kritiknya dan menyiksa mereka agar mengatakan persembunyian harta mereka. Dia boleh melakukan seks dengan anak-anak. Dia boleh berbohong dan menipu lawan. Dia boleh membantai tawanan perang dengan dinginnya. Tak satupun hal2 diatas berpengaruh bagi para pengikutnya. Pertamanya mereka menyangkal semua tuduhan2 diatas dengan keras, menuduhmu telah memfitnah dan menjelek2an nabi mereka, tapi ketika bukti2 dikeluarkan, mereka langsung merubah taktik dan mulai membela dia, membenarkan semua tindakan2 jahatnya, kejahatan yang mereka sendiri tidak mau jika terjadi pada diri mereka. Bagi para muslim, tindakan2 Muhammad tidak diukur dari apa yang dikenal oleh manusia sebagai benar dan salah. Tapi muhammadlah yang menjadi standar, ukuran benar dan salah. Hasilnya, jika sebuah kejahatan dilakukan oleh Muhammad, kejahatan itu berubah menjadi tindakan suci dan ditiru oleh para pengikutnya tanpa banyak tanya. Para muslim mampu melakukan tindakan kebrutalan dan kebiadaban paling mengerikan dengan pikiran yang jernih, karena itu sudah jadi sunnah (telah dilakukan juga oleh Muhammad).

8. Kelompok ini mengajarkan atau menyatakan bahwa tujuan yang mulia membenarkan apapun cara yang dipakai. Ini bisa menyebabkan para anggotanya mau bertindak atau melakukan aktivitas yang sebelumnya, ketika belum bergabung dengan kelompok ini, mereka anggap terkutuk atau tidak etis. (contoh, berbohong kepada keluarga atau teman, mengumpulkan uang utk amal bohongan).

Dalam Islam, hasil akhir selalu membenarkan caranya. Contoh, membunuh itu jelek, tapi jika dilakukan utk mempromosikan islam, itu baik. Bunuh diri dilarang, tapi pembom bunuh diri yang menyebabkan kematian non muslim adalah tindakan suci. Mencuri dari sesama muslim dilarang dan tangan sang pencuri akan dipotong, tapi merampok orang non muslim dipraktekkan sendiri oleh Muhammad dan bisa diterima oleh para muslim. Hubungan seks diluar pernikahan dilarang, tapi memperkosa wanita kafir oke oke saja. Tujuan, mendirikan kekuasaan Allah dibumi, dianggap begitu mulia hingga segala hal lain jadi tidak berarti/sekunder. Dalam sejarah islam, kita baca orang membunuh ayahnya atau berperang melawan ayahnya sendiri. Tindakan demikian dipuji sebagai tanda iman dan kepatuhan yang hebat. Berbohong dilarang oleh islam, kecuali ketika dilakukan untuk menipu orang kafir dan memajukan kepentingan2 islam.

9. Kepemimpinan berusaha memunculkan perasaan2 malu dan/atau bersalah pada anggotanya agar bisa lebih mudah mempengaruhi dan/atau mengontrol. Sering ini dilakukan lewat tekanan orang per orang dan dalam bentuk bujukan halus.

Pemikiran para muslim cenderung dipenuhi oleh kesalahan. Jika seorang muslim melakukan sesuatu yang berlawanan dari yang dibolehkan, muslim lain wajib mengingatkannya akan hukum Shariah dan menuntut pertobatan. Dikebanyakan negara2 islam, khususnya di Iran dan Saudi Arabia, negaralah yang memastikan para individu mengikuti hukum religius. Dibulan Maret 2002 polisi religius Saudi menghentikan anak sekolah (perempuan) utk keluar dari bangunan yang terbakar karena tidak memakai pakaian pantas yang sesuai Islam.[229] Hasilnya lima belas wanita anak sekolah itu mati karena terbakar hidup2.

[229] http://news.bbc.co.uk/1/hi/world/middle … 874471.stm

10. Sikap tunduk pada pemimpin atau kelompok mewajibkan anggotanya memutuskan tali kekerabatan atau persahabatan, dan secara radikal mengubah tujuan2 dan aktivitas2 pribadi yang mereka punya sebelum bergabung.

Mualaf (Muslim yang baru saja masuk Islam) didorong utk memutuskan hubungan dengan keluarga dan teman jika mereka bukan muslim. Aku menerima banyak sekali kisah2 menyedihkan dari orang tua non muslim yang anaknya masuk islam, mereka hilang kontak sama sekali. Sekali waktu, mereka menerima telpon atau kunjungan yang kaku, tapi kunjungan2 demikian juga dibatasi, begitu besar rasa kehilangan cinta dari anak2 mereka dan dari pasangan muslim mereka hingga hasilnya makin membuat sedih orang tua yang sudah berduka ini. Tujuan dari kunjungan2 inipun biasanya utk meminta orang tua mereka masuk islam. Mereka pergi begitu saja ketika mendapat penolakan.

11. Kelompok ini disibukan oleh perekrutan anggota baru.

Tujuan utama muslim adalah mempromosikan islam, praktek ini dikenal sebagai dakwah. Ini menjadi kewajiban tiap muslim utk membawa umat baru, dimulai dari keluarga dan teman mereka sendiri. Mengembangkan islam adalah obsesi utama tiap muslim.

12. Kelompok ini disibukan oleh mengumpulkan uang.

Mengumpulkan dana utk jihad adalah sasaran utama dari semua muslim. Sekarang ini dikerjakan melalui apa yang dikenal dalam islam sebagai ‘zakat’. Tapi, dimasa Muhamamd, dan selama perjalanan islam, mengumpulkan uang utk jihad dilakukan prinsipnya dengan perampokan. Tujuan utama islam adalah utk mendirikan islam sebagai kekuatan utama yang dikenal dimuka bumi.

13. Para anggotanya diharapkan mengabdikan waktunya utk kelompok dan aktivitas2 yang berhubungan dengan kelompok.

Kesibukan utama muslim adalah islam. Mereka diwajibkan secara berkala pergi kemesjid, mengikuti sholat wajib lima waktu, mendengarkan khotbah, dll. Begitu sibuk mereka memikirkan bagaimana melakukan kewajiban2 religius mereka, apa yang dipakai, apa yang dimakan, bagaimana melakukan sholat, dll, hingga hanya tersisa sedikit waktu utk memikirkan hal lainnya. Malah mereka diberitahu apa yang boleh dipikirkan dan apa yang tidak boleh.

14. Anggota2nya didorong atau diwajibkan tinggal dan/atau bersosialisasi hanya dengan anggota kelompok saja.

Para muslim diajarkan utk menutup diri terhadap kafir dan didorong hanya utk bersosialisasi dengan sesama muslim. Quran melarang berteman dengan kafir (Q 3.28 ), menyebut mereka najis (kotor, tidak suci) (Q 9.28 ), dan memerintahkan utk keras terhadap mereka (Q 9.123). Menurut Muhammad, orang kafir adalah makhluk paling menjijikan dimata tuhan (Q 8.55).

15. Anggota paling patuh (muslim sejati) merasa tidak boleh ada kehidupan diluar konteks kelompoknya. Mereka percaya tidak ada jalan lain lagi, dan sering takut pembalasan terhadap mereka atau orang lain jika mereka meninggalkan (atau baru berpikir utk meninggalkan) kelompoknya.

Punya pikiran meninggalkan islam tidak diperbolehkan bagi seorang muslim sejati, mereka tidak boleh memupuk pemikiran itu. Meski ada fakta jutaan muslim meninggalkan islam akhir-akhir ini, tetap saja muslim garis keras menolak percaya bahwa benar2 ada yang meninggalkan islam, dan kata mereka pengakuan2 seperti itu hanya karangan atau bagian dari persekongkolan utk menggoncang iman mereka saja. Surat2 yang aku terima dari para muslim menunjukkan tema yang sama. Mereka semua memperingatkan aku akan api neraka nanti. Antara takut neraka dan takut pembalasan, para muslim terjebak dalam jaring teror buatan mereka sendiri.

Islam tidak diciptakan utk mengajar manusia secara spiritual, tidak juga membuat mereka dicerahkan. Pesan spiritual dalam islam hanya sampingan atau hampir2 tidak ada. Kesalehan dalam islam berarti harus meniru Muhammad, seorang manusia yang jauh dari saleh. Ritual2 seperti sholat dan puasa hanya pakaian belaka utk memancing orang2 bodoh agar masuk, hanya utk memberi islam penampilan luar, jadi seakan terlihat keramat dan penuh spiritualitas.

Semakin Sulit Semakin Baik

Para muslim sering bertanya: Jika Muhammad pembohong, kenapa dia menciptakan sebuah agama yang begitu sulitnya, dengan begitu banyak larangan2? Malah, Islam adalah agama yang paling sulit dipraktekkan. Sangat penuh tuntutan. Begitu banyak larangan, banyak ritual dan kewajiban2. Tidakkah kesulitan utk mengikuti ajaran sebuah agama bisa menjadi halangan?

Aksioma dasar dari iman adalah bahwa juga berisi sebuah paradoks, yang bisa dinyatakan sebagai berikut: Semakin sulit sebuah doktrin utk diikuti, semakin menjadi menarik sifatnya. Ini menjadi bagian dari psikis kita bahwa kita menghargai hal2 yang harus dilakukan dengan sekuat tenaga dan usaha kita. Dilain pihak, kita nilai rendah dan kita beri kepentingan rendah pada hal2 yang bisa kita capai dengan mudah atau bebas. Aliran kepercayaan sesat (cult) pada umumnya memuja kesulitan dan meremehkan hidup mudah. Kesulitan2 inilah persisnya yang membuat cult menjadi menarik.

Semua cult bersifat sulit diikuti. Para pengikut Warren Jeffs, cult poligami Mormon, dikenal sebagai Fundamentalist Church of Jesus Christ of Latter Day Saints, FLDS, bekerja gratis baginya atau menyerahkan uang hasil kerja mereka padanya. Dia berpenghasilan hampir 2 juta dolar sebulan, sementara para pengikutnya tergantung pada uang kesejahteraan utk hidup mereka. Jeffs punya kontrol mutlak atas para pengikutnya. Dia larang mereka nonton TV, mendengar radio atau musik apa saja, kecuali lagu dia sendiri. Dia tempatkan mereka pada rumah2 khusus dan menyuruh jangan bergaul dengan orang yang tidak sealiran. Dia pilihkan pasangan bagi mereka dan jika dia tidak suka pada seseorang dia akan memerintahkan istri orang tsb utk meninggalkannya, dan mereka akan patuh. Cult menuntut penyerahan diri total dan dengan itu, pengorbanan yang besar.

Lihat saja cult2 lain, seperti cult dari Jim Jones, Shoko Asahara, the Moonies atau he Heaven’s Gate. Ini semua bukan cult yang mudah prakteknya. Para anggota sering diminta utk menyerahkan harta mereka pada sang pemimpin, meninggalkan pekerjaan, teman dan kerabat mereka utk mengikuti dia. Mereka dipaksa utk hidup dalam kesengsaraan dan kadang dilarang berhubungan seks. Sementara itu sang pemimpin cult punya segala yang dia hasratkan. David Koresh mengatakan pada pengikutnya bahwa wanita itu milik tuhan dan karena dia messiahnya, otomatis jadi miliknya. Dia tiduri istri2 dan anak2 remaja para pengikutnya, tapi memerintahkan hidup selibat/membujang bagi mereka. Shoko Asahara, Jim Jones dan hampir semua pemimpin cult menghukum berat mereka yang tidak patuh padanya. Meski ada praktek2 yang sulit dan penyiksaan, bagi sang pengikut, hukuman yang paling berat adalah ekskomunikasi (dikucilkan). Beberapa pemeluk cult ini bunuh diri setelah dikucilkan.

Pemimpin cult mengasingkan anggota2 yang kelihatannya tidak patuh. Orang cenderung ingin jadi bagian sesuatu. Mereka akan merasa mati jika dikucilkan dan diisolasi. Beginilah caranya para muslim memaksa minoritas non muslim utk masuk agama mereka.

Cult menuntut pengorbanan. Melalui pengorbanan orang percaya membuktikan iman dan kesetiaan mereka. Cultist (pemeluk aliran cult) dituntun utk percaya bahwa orang mendapat kenikmatan illahi atau guru/pemimpinnya dengan mengorbankan segalanya termasuk nyawa orang. Dalam akal mereka semakin banyak kau berkorban semakin besar penghargaannya. Tidak ada pengorbanan yang disebut sebagai berlebihan kalau keselamatanmu yang jadi taruhannya. Muhammad menawarkan hidup kekal disurga, serombongan perawan dan kekuatan seks 80 orang bagi mereka yang percaya dan berkorban baginya. Jika ingin hadiah yang lebih banyak, pengorbanannya juga harus lebih banyak lagi. Utk memberi semangat agar para pengikutnya berkorban lebih banyak, dia berkata:

Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (dirumah) yang tidak mempunyai uzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar. (Q 4.95)

Dengan kata lain, jika kau percaya, kau akan dapat pahala, tapi pahalamu tidak sama dengan pahala yang melakukan jihad, yang mengorbankan nyawa, menjadi martir dijalan Allah.

Semakin berbahaya sebuah cult, semakin sulit persyaratannya. Ada cult yang bahkan tidak akan menerima anda sebagai anggota penuh sampai anda membuktikan kesetiaan dengan pengorbanan yang luar biasa. Muhammad membuat para pengikutnya percaya bahwa pengorbanan2 ini perlu dan bagian dari iman. Berkorban bagi cult atau menyerahkan hartamu pada sang pemimpin, dianggap sebagai tanda2 dari iman dan komitmen.

Pemimpin2 cult adalah orang psikopat narsisis dan ahli manipulasi. Mereka sangat suka melihat orang melakukan tugas2 berat bagi mereka, mereka jadi merasa berkuasa dan menghirup kemaha kuasaan itu seperti orang kehausan. Mereka mendapat suplai narsisistiknya dengan mengamati perbudakan dan pengorbanan para pengikutnya. Para ‘hamba’ bodoh mereka akan melakukan apapun, termasuk perang, membunuh dan menyerahkan nyawa utk mendapat pengakuan mereka. Sikap penghambaan ini mengenyangkan rasa lapar narsisistik sang pemimpin akan dominasi dan kontrol. Mereka menikmati kekuasaan dan para pengikut mereka keliru mengartikan kekerasan pendirian itu sebagai kebenaran utk mereka.

Kenapa mayoritas yang mengaku nabi itu lelaki? Ini karena penyakit narsisisme kebanyakan adalah penyakit lelaki. Meski wanita juga bisa menjadi seorang narsisis, tapi lebih banyak lelaki narsisis daripada wanita narsisis. Hasilnya para ‘nabi’, pemimpin2 cult dan diktator kebanyakan lelaki.

Aliran Cult secara khas menerapkan ritual2 yang sangat rinci dan teliti. Dengan mengikuti ritual2 ini secara seksama, para pengikut dibuat percaya bahwa mereka akan mendapat keselamatan. Mereka terobsesi dengan ritual2 ini dan menganggap jika gagal melakukannya itu dosa. Ritual tak masuk akal ini harus dilakukan, karena katanya ini menyenangkan tuhan atau membuat orang ‘dicerahkan’. Tapi, maksud sebenarnya dari ritual2 ini adalah utk membuat para pengikut tsb tetap terkait, tetap terikat. Semakin pendek ikatan talinya semakin kuat sang pemimpin mengontrol para pengikutnya. Dalam kenyataannya, tak satupun dari ritual2 ini ada hubungannya dengan tuhan. Semua itu hanya utk memberi sang narsisis kekuasaan maksimum atas para pengikutnya.

Ritual islam seperti sholat wajib dan puasa, berlaku sebagai ‘pemati rasa’ pada pikiran2 dan emosi2. Para muslim dilarang makanan tertentu, dilarang mendengar musik tertentu dan dilarang bersosialisasi dengan lawan jenis. Jika mereka wanita mereka harus menutupi dirinya dari kepala sampai ujung kaki, kecuali tangan dan wajah bagian mata, dimusim panas terik juga harus begini. Dan mereka (lelaki dan perempuan) harus memutuskan semua hubungan dengan keluarga dan teman non muslim mereka. Ini semua adalah hal2 sulit dan pengorbanan2 yang mereka percaya akan mendatangkan pahala sebagai balasannya. Muslim menjadi terobsesi dengan ritual dan pengorbanan. Sambil menahan derita, mereka menghitung berkat2nya dan pahala2nya diakhirat nanti, lalu dipenuhi oleh rasa senang (euphoria) dan bahagia. Sebaliknya, banyaknya derita memberi orang2 percaya ini banyak kesenangan dan rasa bahagia. Ini hal biasa bagi mereka, mencambuk diri demi memperoleh kenikmatan tuhan.

Kita manusia cenderung percaya dengan peribahasa “no pain no gain” (tak ada keuntungan tanpa kesakitan/jerih payah). Nenek moyang kita yang primitif terbiasa menawarkan korban utk menyenangkan dewa2 mereka. Utk pahala yang lebih besar, pengorbanannyapun harus besar pula. Kepercayaan ini begitu tertanam dalam kebudayaan orang2, hingga mereka tega mengorbankan manusia, bahkan anak mereka sendiri.

Kesulitan2 dalam mempraktekan ajaran islam (juga aliran2 sesat lain) dan pengorbanan hebat yang harus dilakukan para muslim agar jadi saleh dan setia adalah daya tarik utama dari islam. Semakin sulit sebuah cult utk dijalankan, semakin keliatan seperti ‘benar’. Mereka yang pengorbanannya kurang, dipenuhi rasa bersalah. Rasa bersalah ini sering kali lebih menyakitkan dari pengorbanan itu sendiri.

Orang2 Narsisis terkenal yang Jadi Pemimpin Aliran Kepercayaan Sesat

Kepribadian dari Muhammad menjadi sebuah teka-teki bagi banyak akademisi. Bahkan mereka yang tidak menerima pengakuannyapun mengakui bahwa dia punya kepribadian yang karismatik dan impresif. Dia bisa memikat orang disekitarnya hingga mereka percaya padanya, mau membunuh siapa saja atas suruhannya atau mengorbankan nyawa mereka sendiri dengan cukup hanya jentikan jarinya saja. Bagaimana dia bisa mengumpulkan begitu banyak orang setia, bercita-cita tinggi, diagungkan dan menjadi begitu berkuasa dalam waktu singkat? Apa rahasianya?

Yang mendorong Muhammad mencapai kesuksesan demikian adalah kebutuhannya utk dicintai. Inilah rahasia dibelakang sejarah sang Narsisis besar. Inilah yang mendorong mereka berusaha tanpa lelah dan tanpa henti.

Di dunia kita, banyak orang yang mengaku nabi tuhan atau messiah, kita tidak akan kekurangan orang seperti itu. Juga kita tidak akan kekurangan orang yang mau mengikuti mereka, yang rela membunuh atau mati utk menunjukkan kesetiaan pada mereka.

Penghargaan, kekaguman dan kekuasaan lah yang mendorong sang narsisis. Para narsisis adalah artis tipu-tipu. Mereka punya keinginan besar utk terkenal. Mereka keras kepala, manipulatif dan gigih. Mereka juga pintar, licik dan tak kehabisan akal. Narsisis yang terkenal adalah: Napoleon, Hitler, Stalin, Mussolini, Pol Pot, Mao, Saddam Hussein, Idi Amin, Jim Jones, David Koresh, Shoko Asahara dan Charles Manson.

Orang narsisis sebenarnya adalah orang yang terganggu emosionalnya. Mereka hanya merasakan bahwa mereka berhak utk berkuasa, dan utk mencapai itu, mereka tidak akan mau berhenti. Mereka berbohong dengan sangat meyakinkan. Mereka tampak sangat percaya diri dan mampu membangkitkan kepercayaan diri pada orang. Semua itu, betapapun, hanyalah kedok utk menyembunyikan ketidak tenangan dan ketakutan jiwa mereka. Mari kita amati beberapa narsisis dan bandingkan dengan Muhammad. Pembandingan ini mungkin akan menjelaskan tingkah laku para muslim dan ikatan pengabdian mereka terhadap islam.

Jim Jones meyakinkan orang2 biasa yang normal bahwa dialah Messiah (terutama dalam hal2 sosial). Dia bujuk mereka utk meninggalkan keluarga dan mengikuti dia sampai ke “Medinah”nya ditengah2 hutan belantara. Dia bujuk pemerintah Guyana utk memberikan 300 hektar tanah padanya secara gratis. Dia yakinkan para pengikutnya bahwa mereka harus merelakan dia meniduri istri2 mereka. Dia dorong kaum lelaki pengikutnya utk membawa senjata dan membunuh siapa saja yang sesat. Orang2 ini begitu dibutakan iman padanya hingga mereka menembak dan membunuh seorang senator beserta pengawal2nya. Lalu Jim Jones membujuk para pengikutnya, dg tanpa perlawanan, utk meminum cairan sianida dan melakukan bunuh diri masal. Sembilan ratus sebelas (911) orang mau melakukannya dan mati. Bahkan anak2 mereka dipaksa minum racun itu. Kita bicarakan lagi tentang dia di bab berikutnya.

David Koresh mengumpulkan para pengikutnya disebuah tempat yang dinamai sesuai namanya sendiri diluar Waco, Texas. Dia bilang pada mereka, dia adalah anak Tuhan dan mereka percaya. Pengumuman pertamanya dibuat digereja Seventh Day Adventish di California Selatan, katanya: “aku punya tujuh mata dan tujuh tanduk. Namaku adalah Perkataan Tuhan… Bersiaplah utk bertemu Tuhanmu.”

Marc Breault, mantan anggota cult Koresh menulis bahwa Vernon (nama asli David Koresh) bercerita padanya diawal2 terbentuknya cult ini: “Aku akan mendapatkan para wanita memohon2 padaku utk bercinta dengan mereka. Bayangkan saja; perawan2 tak terhitung banyaknya.” Beberapa tahun kemudian dia mendapatkan sedikitnya dua belas wanita muda, termasuk dua orang yang berumur 14 tahun, dan seorang lagi 12 tahun. Seperti Allah, yang penuh perhatian pada kebutuhan seks nabinya, tuhannya David juga penuh perhatian akan kebutuhan seks David. Dimulai sebagai seorang pengkhotbah, dia segera naik ke posisi anak tuhan dan mulai menuntut seks dari istri2 pengikutnya – para wanita yang dia percaya telah menikahi lelaki lain tanpa ijinnya dan yang sebenarnya milik dia saja. “Kalian para lelaki hanya fu**ers. Itulah kalian,” David bilang pada pengikutnya. “Kalian menikah tanpa ijin tuhan. Yang lebih parah lagi, kalian menikahi istri2ku. Tuhan telah lebih dulu memberikan mereka padaku. Jadi sekarang aku ambil mereka kembali.” Menurut Marc breault, tiap orang terkejut dengan pernyataan ini, tapi mereka tidak bereaksi, sementara Koresh terus berkata-kata seperti: “Jadi Scott; gimana rasanya setelah tahu kau bujangan lagi?” Menurut Breault, di tahun 1989 David “mulai melakukan seks dengan istri2 orang .. dan menyuruh wanita2 itu utk memberitahukan dia kapan mereka mendapat masa subur utk memaksimalkan kemungkinan hamil.” Sedang utk para lelaki, dia beritahu mereka tugas mereka utk “membela ranjang Raja Solomon.” Dia tidak melakukan seks dan menghamili istri2 mereka saja– jadi ayah dari lebih 20 anak – tapi mulai melakukan seks dengan anak2 mereka juga. “Anak2 dipukul pantatnya utk banyak alasan; menangis ketika belajar Bible selama 16 jam, menolak duduk dipangkuan David, atau berani menolak keinginan sang nabi yang lainnya… beberapa wanita pikir hal terbaik utk membuat senang kekasih mereka si Anak Tuhan adalah dengan memberikan hukuman berat ketika menerapkan disiplin. Tapi kadang tidak mudah bagi orang dewasa utk memukul sianak. Mereka tidak bisa menemukan daerah pada pantat sianak yang masih bersih dari memar dan luka.” Para wanitanyapun kadang diperlakukan sama. Seorang wanita 29 tahun yang bilang telah mendengar suara2 malaikat, ditahan diruangan kecil. Dia dipukuli dan berulang2 diperkosa oleh para penjaga.” [230]

[230] Inside the Cult: A Member’s Chilling, Exclusive Account of Madness and Depra4vity in David Koresh’s Compound, Breault & King, 1993

Seperti Muhammad, Koresh juga seorang nabi celaka. Para pengikutnya mempersenjatai diri. Ketika disergap oleh polisi, mereka menembaki dan membunuh empat agen ATF lalu meledakkan tempat itu, menyebabkan kematian mereka dan keluarga mereka sendiri, daripada menyerah mereka memilih mati. Sembilan puluh orang mati.

Kisah ini sulit dipercaya. Gimana bisa orang dibodohi sejauh ini? Albert Einstein tidak becanda ketika berkata, “Ada Dua hal yang tidak ada batasnya: jagat raya dan kebodohan manusia; tentang jagat raya, aku masih belum yakin.”

Sekte Kuil Matahari: Cult kiamat ini mengakibatkan 74 korban dalam tiga ritual aneh bunuh diri masal. Kebanyakan anggota sekte ini sangat berpendidikan dan individu yang berhasil, lebih cerdas dari Abu Bakr, Omar dan Ali, dan sahabat2 Muhammad.

Cult ini mengagungkan matahari. Ritual bunuh diri mereka yang mengerikan maksudnya utk membawa anggota sekte ini kedunia baru di bintang “Sirius”. Sebagai persiapan utk melakukan perjalanan, beberapa korban, termasuk anak2, ditembak kepalanya, dibuat sesak nafas dengan kantong plastik hitam menutupi kepalanya dan/atau diracun.

Dua orang dikenal sebagai pemimpin kelompok ini, Luc Jouret, seorang dokter homeopatik dari Belgia, dan Joseph di Mambro, pebisnis kaya. Mereka adalah Muhammad dan Abu Bakrnya cult ini. Betapapun, mereka percaya pada kegilaan mereka sendiri hingga mereka juga bunuh diri bersama dengan para pengikutnya. Ini adalah sesuatu yang tidak mau dilakukan Muhammad. Muhammad tidak pernah mau membahayakan nyawanya. Dia setiap waktu dikelilingi oleh para pengawal dan tidak pernah berhadapan langsung dengan musuh (bahkan baju besinya berlapis dua hingga menyulitkannya berdiri dan bergerak).

Dalam sebuah surat yang diterima setelah kematian mereka, Jouret dan di Mambro menulis bahwa mereka “meninggalkan bumi utk menemukan kebenaran dan pengampunan pada dimensi baru, jauh dari kemunafikan dunia ini.” Cult ini gila akan kematian. Ini sering kita dengar dikhotbahkan Muhammad, bedanya adalah bahwa Muhammad lebih suka tinggal didunia yang penuh kenikmatan birahi ini dan tidak berniat utk meninggalkannya. Dia memuji-muji martir/syahid, tapi itu jika orang lain yang melakukannya. Dia sendiri tidak menyarankan bunuh diri. Tapi, dia dorong para pengikutnya utk berperang jihad, membunuh dan siap mati. Dia bilang pada mereka utk lebih mencintai kematian daripada kehidupan, utk merampok dan bawa harta jarahannya pada dia, para wanita dan budak2 juga bagi “Allah dan rasulnya”. Dia jauh lebih pragmatis dibanding pemimpin2 cult lainnya dan dg demikian jauh lebih tidak jujur.

Pintu Surga: Pada tgl 26 Maret 1997, 39 orang anggota cult yang dikenal sebagai “Heaven’s Gate” (Pintu Surga) memutuskan untuk “menutup kendaraan mereka” dan naik perahu “yang bersembunyi diekor komet Hale-Bopp”.

Anggota2 Pintu Surga mati dalam tiga giliran selama perioda tiga hari setelah menyantap makanan terakhir mereka dibumi. Ketika satu kelompok menelan racun, campuran phenobarbital dalam kue puding dan/atau saos apel didorong oleh minuman vodka, lalu berbaring sementara anggota kelompok lain memakaikan kantong plastik dikepala mereka utk mempercepat kematian. Lalu anggota yang masih ada akan membersihkan sisa2/bekas2 tiap giliran bunuh diri itu. Sebelum dua orang yang terakhir bunuh diri juga, mereka membuang sampah terlebih dulu. Agar tidak menyusahkan orang, semua tubuh memakai tanda pengenal. Anehnya, mereka juga masing2 membawa uang receh lima dollar dikantong dan koper yang dengan rapih disimpan dibawah ranjang mereka. Seperti juga para pembom bunuh diri muslim yang mencukur seluruh tubuh mereka dan membungkus penis mereka dalam alumunium foil, maksudnya agar tetap utuh dari ledakan bom, persiapan yang diperlukan dalam pertemuan dengan para perawan (baca: pelacur) kekal disurga, anggota Pintu Surga mestinya juga punya pikiran bahwa mereka akan membawa tubuh2 mereka beserta koper tsb dalam perjalanan langitnya.

Charles Manson: Psikopat terkenal dari tahun 60an ini pada satu saat pernah hampir punya pengikut 100 anak muda (lelaki dan wanita), jumlah yang hampir sama dengan pengikut Muhammad ketika masih di Mekah dan dengan kaliber yang juga sama, mereka dikenal sebagai “the Family”. Manson dianggap sebagai Messiah. Dia buat anak2 pemberontak ini percaya bahwa dunia peradaban akan berakhir dalam sebuah peperangan rasial dimana orang kulit hitam berperang melawan orang kulit putih dan menang, tapi karena mereka tidak tahu bagaimana caranya mengurus dunia, mereka datang padanya utk minta tolong dan dia beserta para pengikutnya nanti akan memerintah dunia. Dia begitu yakin akan khayalannya ini hingga para pengikutnya itu tidak mempertanyakan kewarasannya. Mereka lakukan apapun yang dia suruh, termasuk melakukan pelacuran, mencuri dan membunuh. Ini persis seperti apa yang Muhammad suruh kepada para pengikutnya. Dia mendorong mereka untuk merampok, menjarah dan memperkosa, dan mereka lakukan itu.

Ketika perang rasial yang dijanjikan tidak terjadi, ditahun 1969, Manson pikir dia harus memicunya sendiri. Dia suruh para pengikutnya masuk rumah orang kaya secara acak, bunuh dan buat seakan orang kulit hitam yang melakukannya. Anak2 muda ini melakukan persis yang diperintahkan. Mereka sangat bergairah utk membuat dia senang dan malahan saling saingan utk mematuhi perintahnya.

Mereka akhirnya percaya bahwa Manson punya kekuatan dari tuhan yang spesial dan diberkati dengan pengetahuan tersembunyi.

Pengaruh Manson pada pengikutnya sedemikian sehingga ditahun 1975, Lynette Fromme, salah seorang ‘gadis’nya yang dipanggil ‘Squeaky’, berusaha membunuh Presiden Gerald Ford dan dihukum penjara seumur hidup. “Dia sangat cerdas, cemerlang dan wanita yang menyenangkan,” Pengacara Fromme menceritakannya. “Dia tidak gila. Jika kau bicara padanya, semuanya baik2 saja sampai kau singgung Manson.” Ini bisa dibilang berlaku juga bagi semua pengikut aliran Cult. Mereka orang normal, pintar, sampai kau sebut2 sang pemimpin mereka. Para muslim umumnya orang2 baik hati, sopan, ramah sampai nama Muhammad kau singgung. Maka mendadak, darah naik kekepala mereka, kegilaan mengambil alih, ada yang jadi pembunuh dan ada yang jadi biadab. Para pemeluk aliran cult semua sama. Mereka mendapatkan kegilaan dari sang pemimpin yang psikopat narsisis.

Gadis Manson yang lain, Sandra Good, dihukum karena mengirim surat ancaman mati ditahun 1976 dan dipenjara 10 tahun. Waktu dibebaskan, dia pindah kedaerah yang dekat dengan penjara Corcoran, dimana Manson ditahan, dan memelihara situs webnya sampai tahun 2001. Itulah kekuatan cuci otak. Sandra Good diwawancara oleh radio CBC seminggu setelah usaha pembunuhan Fromme. Katanya, “Orang2 seluruh dunia patut dibunuh semua. Ini baru awalnya saja. Ini baru awal dari banyak pembunuhan2 yang akan terjadi.” Ketika ditanya, Gimana dia bisa bicara mengenai pohon2 yang mau dia lindungi jika dia tidak peduli dengan manusia? Good menjawab: “Manusialah yang membunuh kehidupan, yang membunuh anjing2 laut, yang membunuh pohon2, yang meracuni lautan, sungai dan kehidupan dan membunuhi kita semua.” [231]

[231] http://archives.cbc.ca/IDC-1-68-368-208 … ment/frum/

Para cultis membenarkan kelakuan teror mereka. Ini pembelaan yang sama yang diberikan oleh para muslim utk membenarkan terorisme islam. Pertama mereka menciptakan orang2 palsu dari Barat yang katanya membunuhi anak2 muslim, lalu berdasarkan kebohongan itu mereka membenarkan semua kejahatan2 mengerikan mereka terhadap anak2 dan rakyat sipil. Berapa kali kita dengar orang2 muslim yang terkenal dan ‘terhormat’ muncul di TV berkata, “Kami mengutuk terorisme TAPI (ya selalu ada tapinya) ini adalah sebuah reaksi dari apa yang Israel, Amerika, Barat, dll lakukan terhadap para muslim”.

Manson masih menerima banyak surat, lebih banyak dari napi2 lain di penjara2 Amerika, kebanyakan dari anak2 muda yang ingin bergabung dengan ‘keluarga’nya. Bisakah ini menjelaskan juga kenapa cult Islam masih menggila? Orang2 jahat akan selalu cenderung tertarik pada doktrin2 jahat.

Seperti semua cult, cultnya Manson juga punya alasan. Alasannya adalah pemeliharaan udara, pohon2, air dan binatang. Dia buat alasannya kelihatan begitu penting hingga membenarkan pembunuhan. Setelah menghabiskan hampir tiga dekade dipenjara, Fromme masih setia pada Manson: “Manson bilang dia bisa memberiku dunia yang alami”, kata Fromme dalam sebuah wawancara. “Hampir 40 tahun lalu dia bilang bahwa uang yang harus bekerja keras untuk manusia seperti manusia yang bekerja untuk uang. Dia bicara tentang udara dan air, tanah dan kehidupan. Aku tidak tahu bagaimana itu akan terjadi jadi aku cuma menunggu. Aku akan bekerja keras utk itu dan berinvestasi dalam dunia seperti itu karena hal itu akan mendukung, bukan aku saja tapi kelanjutan generasi mendatang.” Wanita malang ini masih jadi seorang yang percaya. Ini kesaksian yang tulus dan penuh perasaan yang bisa menggambarkan kekuatan dari pencucian otak. Itu sebabnya kenapa para muslim sulit sekali meninggalkan islam; meski mereka tahu Muhammad menjalani hidup yang menjijikan dan memalukan. Kepercayaan itu seperti narkotik yang kuat yang menghancurkan kemampuan berpikir orang percaya. Filsuf Amerika Elbert Hubbart bilang, “Jenius mungkin ada batasannya, tapi kebodohan tidak ada batasnya.”

Dalam salah satu perampokan plus pembunuhannya, Manson mengintip lewat jendela rumah korbannya, ia melihat ada foto anak2 didinding. Pertama dia pikir rumah ini akan dilewati, jangan rumah ini, tapi lalu berubah pikiran dan bilang, alasan/sebab nya sebegitu penting hingga anak2 tidak seharusnya menjadi halangan.

Joseph Cohen, seorang yahudi yang masuk islam dan merubah namanya jadi Yusuf Khattab, dalam sebuah wawancara yang bisa anda lihat di Youtube.com bilang hal yang sama mengenai anak2 orang israel. Dia percaya tiap orang israel sah jadi target dan harus dibunuh. Ketika ditanya mengenai anak2, dia bilang membunuh mereka sama dengan menolong mereka karena mereka akan mati sebelum punya kesempatan utk melakukan dosa dan dg demikian mereka akan masuk surga.

Joseph Kony adalah orang gila yang mengaku jadi seorang ‘medium roh’. Dia mendirikan LRA (Lord Resistance Army), sebuah kelompok gerilya yang hingga tahun 2006 terlibat dalam kampanye keji utk mendirikan negara teokratis di Uganda, dia mengaku didasarkan pada 10 Perintah Allah. Sejak tahun 1987 dia telah menculik sekitar 20.000 anak-anak dan mengubah mereka jadi mesin pembunuh. Anak2 malang ini lalu dengan paksa diindoktrinasi, sama seperti anak2 muslim di madrasah. Pemukulan2 sadis dilakukan bagi semua yang melawan.

Seperti Muhammad, Kony juga berpoligami. Dia berdoa pada tuhannya orang kristen dihari minggu, melantunkan doa memakai rosari dan mengutip bible; tapi hari jumat dia lakukan sholat jumat. Dia merayakan natal, tapi juga puasa 30 hari selama bulan ramadan dan melarang makan babi.

Joseph Kony meyakinkan pejuang2 mudanya bahwa dengan iman dan pengajian, roh suci akan melindungi mereka dalam perang. Dia janjikan para pejuangnya dengan kekuatan magis yang akan membuat mereka berjaya dan peluru yang mengarah padanya akan belok menghantam orang yang menembakannya. Muhammad bilang pada pengikutnya bahwa malaikat akan menolong mereka dan 20 orang muslim bisa menghabisi dua ratus orang kafir dan seratus muslim bisa melawan seribu kafir (Q 8:65). Kony memberi mereka sebotol air utk perlindungan terhadap tentara Uganda. Dia bilang jika mereka mengucurkan air dalam botol tsb, sungai akan tercipta dan menenggelamkan pasukan musuh. Muhammad suka melempar pasir kearah musuh dan mengutuki mereka. Baik Kony maupun Muhammad diam dengan aman digaris belakang sambil menyemangati para pengikutnya agar berani dan jangan takut mati. Kesamaan lain dari Kony dan Muhammad adalah kepercayaan mereka akan roh jahat.

Di tahun 2005 ICC (International Criminal Court/Pengadilan Criminal Internasional) menangkap Joseph Kony utk kejahatan melawan kemanusiaan. Tuduhan terhadapnya termasuk pembunuhan, perbudakan, perbudakan seks dan perkosaan, perlakuan kejam pada rakyat sipil, sengaja menyerang rakyat sipil, merampok, mendorong perkosaan, dan memaksa anak2 utk ikut pemberontakannya. Ini tuduhan2 yang persis sama yang seharusnya juga dituduhkan pada Muhammad.

Seperti Muhammad, Kony tidak mentoleransi mereka yang menolaknya. Siapapun yang melawan indoktrinasi LRA, atau berusaha kabur akan dieksekusi – seringnya dipukuli sampai mati oleh anggota baru “Pasukan Roh” nya Kony.

Muhammad bisa sukses karena dia melakukannya disebuah tempat dimana tidak ada pemerintahan yang terpusat utk menghentikannya. Dia merampok, menjarah dan menjajah tanpa perlawanan berarti, dimulai dari seorang perampok jalanan kecil dan terus naik hingga akhirnya menjadi seorang kaisar penguasa. Dia gabungkan bujukan2 sebagai pemimpin cult dengan kesadisan seorang penakluk.

Orang narsisis sering sukses karena mereka punya dorongan dan kegigihan yang luar biasa. Mereka terus mencari-cari kepuasan utk mengenyangkan perasaaan sepi dan kekurangan mereka akan cinta dengan kuasa dan dominasi.

Pengaruh dari Sebuah Kebohongan Besar

Adolf Hitler, dalam Mein Kampf-nya, 1925, menulis: “Massa yang banyak dari sebuah bangsa akan lebih mudah jadi korban dari kebohongan yang besar daripada yang kecil”. Jika ada orang yang tahu mengenai kekuatan dari kebohongan besar, bahwa semakin besar sebuah kebohongan semakin kedengaran masuk akal, maka orang itu adalah Hitler. Pernyataan bagus lain adalah dari George Orwell, penulis Politik dan Bahasa Inggris. Dia menulis: “Bahasa Politik…. Didesain utk membuat kebohongan terdengar jujur dan pembunuhan kedengaran lebih terhormat dan memberi kesan padat pada sesuatu yang sebenarnya hanya angin belaka.” [232]

[232] Politics and the English Language 1946 http://www.resort.com/~prime8/Orwell/patee.html

Kenapa kebohongan besar begitu meyakinkan? Ini karena orang awam umumnya tidak berani berbohong gila-gilaan/besar. Dia takut tidak akan dipercaya dan diejek. Karena tiap orang pernah mendengar atau mengatakan bohong ‘putih’, maka kebanyakan orang akan menyadari kebohongan itu jika mendengarnya. Kebohongan besar begitu gila-gilaan hingga sering mengagetkan pendengarnya. Kebanyakan orang tidak siap memprosesnya dengan benar. Ketika sebuah kebohongan begitu kolosal, orang awam jadi bertanya-tanya kok bisa orang punya keberanian dan kenekatan mengatakan hal demikian. Mereka disisakan dengan dua keputusan sulit yang ektrim, yaitu: orang yang bilang ini pastilah gila, tukang tipu, atau… dia mesti bicara benar. Sekarang, bagaimana jika dalam bidang apapun, anda menghormati orang ini, menghormati karismanya atau berkomitmen padanya, anda tidak akan mampu menolaknya dan tidak akan mampu menerima fakta bahwa mungkin dia benar2 gila, seorang yang sakit jiwa. Lalu anda paksa diri anda utk percaya apapun yang dia katakan meskipun jika hal itu tidak masuk akal.

Kebohongan yang besar membuat kacau pengukuran akal sehat kita. Ini sama saja dengan menimbang barang yang beratnya berton-ton dengan timbangan kiloan. Timbangan itu akan rusak dan berhenti menunjuk ukuran yang benar. Dengan begitu, Hitler benar. Kebohongan besar sering lebih bisa dipercaya daripada kebohongan yang biasa.

Ketika Muhammad menceritakan kisah kenaikan kesurga tujuh, Abu Bakr awalnya terperanjat. Dia tidak tahu musti gimana. Ini sangat gila. Dia cuma punya dua pilihan: mengakui bahwa teman paling dipercayanya, yang sangat dia hormati dan yang telah dia ikuti dengan pengorbanan yang besar, adalah orang gila, atau percaya kisah fantastisnya dan percaya apa saja yang mungkin akan dia katakan. Tidak ada jalan tengah baginya.

Ibn Ishaq berkata ketika Muhammad menceritakan perjalanannya, “banyak muslim meninggalkan kepercayaan islam mereka. Sebagian lagi menemui Abu Bakr dan berkata, “Apa pendapatmu tentang temanmu itu? Dia mengaku telah pergi ke Yerusalem semalam, sholat disana lalu kembali lagi ke Mekah!” Dia tuduh mereka berbohong, Muhammad tidak akan berkata begitu, tapi kata mereka dia sekarang lagi di mesjid, cerita pada orang2. Abu Bakr tertegun dan lalu berkata, “jika dia bilang begitu, maka itu benar. Kenapa heran? Dia pernah bilang berkomunikasi dengan Allah, dari langit kebumi, wahyu datang padanya siang atau malam, dan aku percaya dia. Itu jauh lebih luar biasa dari apa yang kau ceritakan sekarang!” [233]

[233] Sira Ibn Ishaq:P 183

Logikanya sangat sempurna. Pada dasarnya apa yang Abu Bakr katakan adalah bahwa sekali kamu telah melepaskan akal sehatmu dan percaya pada kemustahilan, kamu bisa percaya apa saja. Sekali saja kau biarkan dirimu dibodohi, maka kau harus siap utk dibodohi selamanya karena tidak ada batas bagi kebodohan. Berapa banyak orang yang akan membiarkan kakek umur 54 tahun meniduri anak perempuannya yang berumur 9 tahun? Abu Bakr melakukan itu. Ini membutuhkan kebodohan yang luar biasa. Kebodohan yang hanya mungkin ada dalam sebuah kepercayaan buta.

Kita harus juga ingat bahwa Abu Bakr, telah menghabiskan semua kekayaannya bagi Muhammad dan tujuannya. Orang ini telah bertaruh banyak. Pada tahap ini, dia tidak punya pilihan lain kecuali ikut saja pada apa yang dikatakan Muhammad. Mengaku telah ditipu, terlalu menyakitkan. Gimana menjelaskan ini pada istrinya? Apa yang akan dia katakan pada orang2 tua di Mekah yang pernah menertawainya dan bilang dia bodoh? Pintu utk kembali telah tertutup rapat bagi Abu Bakr. Dia harus melindungi harga dirinya dan itu berarti dia tidak bisa mengaku telah dibodohi. Yang bisa dia lakukan hanyalah menggali lebih dalam dan secara membuta mengikuti Muhammad kemana saja. Dia harus mematikan nuraninya dan percaya apa saja yang sang nabi sukai. Ketika kau taruh seluruh kepercayaanmu pada seseorang dan mengorbankan begitu banyak baginya, kau menyerahkan juga kemerdekaanmu dan menjadi boneka ditangannya. Inilah yang diinginkan pemimpin cult dari pengikutnya. Jenis pengabdian demikianlah yang memenuhi kepuasan rasa lapar sang narsisis.

Abu Bakr kesulitan mempercayai kisah naik surganya Muhammad, tapi pada akhirnya dia tidak punya pilihan kecuali percaya karena menolak berarti mengaku telah dibodohi dan itu pengakuan yang menyakitkan. Menolak orang itu, yang telah kau terima sebagai utusan Tuhan dan percaya padanya, bukanlah usaha yang mudah. Ini jelas sebuah keputusan yang gagah berani, keputusan yang ada jauh diluar jangkauan orang percaya yang berpikiran lemah. Semakin banyak kau menyerahkan kemerdekaanmu, semakin banyak kau berkorban bagi orang ini, semakin sulit utk meninggalkannya.

Hitler, Stalin dan banyak pemimpin lalim lainnya dalam sejarah yang juga gila. Tapi sedikit yang mencurigai kegilaan mereka. Mereka yang curiga tidak bisa mengatakannya pada orang lain. Kebijakan superior dari pemimpin lalim itu menjadi “jubah tak tampak sang kaisar”. Tiap orang mengaku melihat jubah itu dan memuji keindahannya. Mereka yang tidak melihat ‘jubah itu’, menjadi yakin akan keyakinan orang lain, menjadi yakin bahwa dirinyalah yang tidak bisa melihatnya, lalu berpura-pura juga bisa melihatnya. Dg demikian kebohongan besar terwujudkan dan kritik2 tidak akan ditoleransi.

Penggunaan Kekerasan

Selain keyakinannya besar, pembohong psikopat siap memakai kekerasan utk membela kebohongannya. Menggunakan kekerasan utk mendukung sebuah pengakuan adalah sebuah fallacy (buah pikiran yang keliru) logika yang sering sukses ini diterapkan oleh para diktator. Fallacy ini dinamakan Argumentum ad baculum. Ini terjadi ketika seseorang memakai kekerasan atau ancaman kekerasan, utk memaksa orang lain menerima pendapat/kesimpulannya.

Argumentum ad baculum dapat diterangkan sebagai “yang kuat itu yang benar.” Ancaman ini bisa langsung seperti:

  • maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka. (Q. 9:5)
  • ku jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka. (Q. 8:12)

Atau yang tidak langsung seperti:

  • Adapun orang-orang yang kafir dan menolak pertanda2 Kami, mereka itu adalah penghuni neraka (Q.5:10)
  • Ia (kafir) mendapat kehinaan di dunia dan di hari kiamat Kami merasakan kepadanya azab neraka yang membakar. (Q. 22:9)
  • Sesungguhnya orang-orang yang kafir kepada tanda-tanda Kami, kelak akan Kami masukkan mereka ke dalam neraka. Setiap kali kulit mereka hangus, Kami ganti kulit mereka dengan kulit yang lain, supaya mereka merasakan azab. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Q. 4:56)

Ancaman2 membuat sebuah Bohong Besar rasa pengertian urgensi yang dramatis. Pengaruhnya begitu kuat hingga orang2 tidak bisa utk tidak mengacuhkannya. “Bagaimana bisa orang begitu yakin bahwa Tuhan akan menghukum mereka yang tidak percaya padanya?” atau “Bagaimana bisa orang membunuh begitu banyak hanya karena mereka tidak percaya padanya?” Kau bertanya2 dan menjadi cenderung utk percaya dibanding jika ancaman demikian tidak ada. Argumentum ad baculum berhasil. Kekerasan yang ekstrim bisa membuat orang yakin secara ekstrim pula. Orang2 Korea Utara benar-benar memuja pemimpin gila mereka, Kim Jung Il. Keyakinan ini sampai pada mereka lewat kekerasan ekstrim yang digunakan sang diktator dan tidak adanya toleransi bagi orang yang menentang. Ketika nyawamu bergantung pada percaya atau tidak, kau akan mau percaya pada apapun yang disodorkan.

Ketika pengikut Shoko Asahara diperintahkan untuk melepas gas sarin distasiun bawah tanah Tokyo dan membunuh banyak orang tak bersalah, mereka tidak mempertanyakan perintah mengerikan ini. Mereka menutup hati nurani mereka dan menerimanya sebagai pertanda kebijakan yang lebih besar dari guru mereka. Mereka dihadapkan dengan dua pilihan. Terima bahwa dia memang gila, berarti anda telah dibodohi dan mengakui semua pengorbanan anda selama ini sia-sia belaka, atau, yakinkan diri anda sendiri bahwa orang ini mengetahui hal2 yang besar yang tidak bisa anda mengerti kedalamannya dan dg demikian tidak sepatutnya mempertanyakan hal ini. Orang2 ini telah menyerahkan segalanya utk bisa bersama dengan Asahara. Mereka telah memutuskan semua jembatan2 yang menghubungkan mereka dengan kehidupan sebelumnya. Mereka tidak punya apa2 lagi utk mundur dan tidak tahu harus kemana jika memutuskan pergi meninggalkannya. Karena mempertanyakan Asahara atau melawannya tidak akan dibiarkan, mereka tidak punya pilihan lain kecuali percaya apapun yang dia katakan. Mereka mengabaikan semua keraguan dan memaksa mereka utk beriman padanya.

Dr. Ikuo Hayashi adalah dokter terkenal yang menjadi pengikut fanatik Asahara. Dia satu dari lima orang yang diperintahkan utk menanam gas sarin beracun distasiun bawah tanah Tokyo. Hayashi adalah dokter terlatih dan telah bersumpah utk menolong jiwa orang. Pada satu saat, sebelum dia melubangi kotak yang berisi cairan maut itu, dia melirik wanita yang duduk didepannya dan sejenak ragu. Dia sadar, apa yang akan dia lakukan akan membunuh wanita itu. Tapi segera dia tutup hati nuraninya dan meyakinkan diri bahwa Asahara lebih tahu, dan tidak benar mempertanyakan kebijaksanaan sang Master.

Omeir adalah seorang anak lelaki umur 16 tahun yang menemani Muhammad dalam salah satu pertempurannya. Muhammad bicara tentang mati syahid dengan penuh pujian yang hebat2 hingga anak ini terpengaruh. Dia buang kurma2 yang sedang dia makan, dan berkata “Apa ini yang menahanku utk masuk surga? Sesungguhnya, aku tidak akan mencicipi lagi makanan ini, sampai aku bertemu Allahku!” setelah berkata demikian, dia tarik pedangnya dan berlari kegaris depan, kearah pasukan musuh, segera dia mendapatkan kematian yang sangat dia dambakan itu.

Sekali saja anda menjadi seorang yang percaya, anda akan mengabaikan pikiran bahwa nabi tercinta anda mungkin bohong. Psikopat tidak punya hati nurani. Mereka bisa bohong dan mampu membunuh jutaan orang tanpa sedikitpun penyesalan. Mereka merasa berhak utk melakukan itu. Hitler yakin dia melakukan pekerjaan Tuhan. Salah satu pernyataannya menjelaskan ini. Dia tulis:

Sejak saat ini aku percaya bahwa aku bertindak sesuai dengan kehendak Pencipta Maha kuasa: dengan membela diri terhadap orang yahudi, aku berjuang utk pekerjaan tuhan. [234]

[234] Adolf Hitler, Mein Kampf, Ralph Mannheim, ed., New York: Mariner Books, 1999, hal. 65.

Ayatollah Montazeri, orang yang harusnya menggantikan Khomeini, sampai dia dipermalukan karena berselisih dengan khomeini, dalam memoirnya menulis ketika Khomeini memerintahkan pembantaian lebih dari 3.000 orang yang melawannya, dia menolak. Khomeini bilang dia yang bertanggung jawab pada tuhan utk itu dan sebaiknya Montazeri jangan ikut campur. Psikopat Narsisis sangat sangat yakin akan tindakan2 jahat mereka dan merekalah yang pertama percaya kebohongan mereka sendiri.

Hitler menarik dukungan banyak orang jerman hanya dengan membuat mereka merasa nyaman dengan bohong besarnya. Dia adalah pembicara yang memukau. Ketika dia bicara, intonasinya makin kencang dan kencang, saat dia muntahkan kemarahan pada musuh2 jerman, dia bangkitkan rasa patriotisme jerman. Kepercayaannya, bahwa semakin besar kebohongan semakin mudah utk dipercaya, terbukti benar. Jutaan orang jerman percaya kebohongannya. Mereka mencintainya dan terharu hingga menangis oleh pidato2nya.

Ibn Sa’d melaporkan sebuah hadits yang mengungkapkan kesamaan2 yang banyak antara Muhammad dan Hitler. Dia tulis, “Dalam khotbahnya, mata nabi berubah jadi merah seraya menaikkan volume suaranya dan berbicara dengan marah seakan dia saat itu panglima perang yang sedang memperingatkan pasukannya ‘Hari kebangkitan dan aku adalah seperti dua jari ini (ibu jari dan jari telunjuk). Dia akan berkata ‘Petunjuk terbaik adalah petunjuk Muhammad dan hal paling buruk adalah inovasi dan inovasi apapun akan menghasilkan kehancuran.” [235]

[235] Ibn Sa’d Tabaqat, hal. 362

Di tempat sama Ibn Sa’d berkata: “dalam khotbahnya, nabi suka memegang tongkat.” (mungkin utk melambangkan dominasinya!).

Seni memanipulasi orang lain dengan begitu sewenang-wenang bukanlah sebuah kemampuan yang bisa dipelajari dan bukan keahlian yang mudah dikuasai. “Cacat” terbesar kita adalah adanya hati nurani kita. Kemampuan demikian datang secara alami kepada psikopat narsisis yang tidak punya nurani. Narsisis seperti Hitler, Mao, Pol Pot, Stalin dan Muhammad tidak punya hati nurani.

Kenapa tiap orang memuji Muhammad?

Pertanyaan yang mengganggu para muslim adalah kenapa, jika Muhammad begitu jahat, para sahabatnya begitu memuji dia? Kenapa tak seorangpun yang menghina dia, bahkan setelah dia meninggal?

Jawabannya adalah bahwa dalam sebuah masyarakat yang didasari oleh sebuah cult pribadi, mengucapkan apa yang ada dalam pikiran2mu tidak selalu aman. Berkata benar akan menyebabkan kamu dikucilkan atau yang lebih buruk lagi, kehilangan nyawa. Kebanyakan orang punya mentalitas utk ikut2an dan ikut arus begitu saja. Mereka yang berpikiran beda cukup sadar utk tutup mulut dan membuat kepala mereka aman2 saja dipundaknya.

Abdullah Ibn Abi Sarh, yang menjadi salah seorang sekretaris Muhammad (yang menulis Qur’an sementara didiktekan Muhammad), harus kabur dari Medina dan hanya dikota Mekah saja (yang ketika itu masih aman) dia berani berkata bahwa tidak ada wahyu2 itu, Muhammad mengarang-ngarang Qur’an saja. Tapi, ketika Muhammad menaklukkan Mekah, langsung dia cari Abi Sarh dan memerintahkan untuk mengeksekusinya, meski sebelumnya dia berjanji utk tidak membunuh seorangpun jika kota itu mau menyerah tanpa perlawanan. Nyawa Abi Sarh diselamatkan, karena pertolongan dari Usman yang kebetulan menjadi saudara angkatnya.

Ketika kritik2 dibungkam, para penjilat mencoba mengangkat harkat mereka dengan memuliakan sang pemimpin lewat puji2an berlebihan dan kelewatan. Saddam dibenci oleh kebanyakan rakyat Irak, tapi yang anda dengar tentang dia di Irak, ketika dia masih berkuasa, hanyalah puji2an baginya. Orang2 Narsisis begitu terputus dari kenyataan hingga mereka percaya pujian2 itu, dengan kata lain menjadi korban dari tipuannya sendiri. Karena Muhammad dipercaya sebagai nabi, pemerintahan terornya tidak berakhir dengan kematiannya. Mereka yang sungguh2 percaya (jatuh) pada kebohongannya melanjutkan terror itu dan membungkam suara2 lawan seperti yang terjadi juga saat ini. Setelah mereka yang pernah kenal dekat dengan Muhammad meninggal, generasi berikutnya tidak punya jalan lagi, tidak bisa tahu lagi mana yang benar dan percaya saja akan apa yang semua orang percayai dan kebohongan itu diturunkan dari generasi ke generasi. Setelah kematian Muhammad, para penjilat terus menerus memuji2 dia, memuliakan dia, bahkan menceritakan mukjijat2 yang katanya dilakukan oleh dia, mereka pikir ini akan meningkatkan martabat mereka dan membuat mereka sekaligus Muhammad kelihatan saleh. Banyak sekali mukjijat2 yang katanya dilakukan Muhammad meski dia sendiri mengakui dalam Qur’an bahwa dia tidak bisa melakukan mukjijat apapun. [236]

[236] Para kafir berulangkali meminta Muhammad membuat muzizat agar mereka bisa percaya (Quran 17: 90) dan Muhammad terus-menerus mengatakan pada mereka “Terpujilah Allah! Aku hanyalah seorang manusia, seorang rasul” (Qur’an 17: 93)

Seribu Empat Ratus Tahun kemudian, jutaan muslim bertingkah laku serupa dengan yang dilakukan ketika jamannya Muhammad di Medina. Mereka yang melawan takut untuk bicara, dan jika mereka beranipun, dibungkam dengan cepat, sementara para penjilat dihormati karena mau memuliakan sang nabi dan menceritakan ‘kebaikan2’nya. Bagaimana kebenaran bisa menang dalam atmosfir yang demikian represif, yang begitu penuh dengan kemunafikan dan penjilatan?

Ada kisah2 tentang Muhammad yang memerintahkan pembunuhan para pengkritiknya dan cerita tentang Omar, tangan kanan Muhammad, yang selalu siap menarik pedang mengancam utk menggorok siapa saja yang berani mempertanyakan otoritas tuannya. Muhammad mendorong sifat penjilat dan menghukum kebebasan berpikir dan kritik2.

Orang2 terjebak dalam atmosfir yang menyesakkan dada, dan pada akhirnya kepercayaan akan kualitas super dari pemimpin dan kepercayaan tsb menjadi asli dan nyata didalam diri dan pikiran mereka.

Baru-baru ini, sebuah team ahli bedah mata pergi ke Korea Utara utk menolong orang2 yang sakit katarak. Ribuan orang muda dan tua berbaris dan setelah mendapat pengobatan yang membantu penglihatan mereka, para dokter itu tertegun melihat bahwa hal pertama yang pingin mereka lihat adalah potret besar dari diktator Kim Jung Il, yang digantung didinding, mereka bersujud dan berterima kasih pada foto itu – bukan pada dokter yang menolong mereka, tapi pada sang tiran yang membuat mereka tetap buta selama bertahun2 ini.

Misi muhammad bisa berjalan baik dan sukses sebagian besar karena dia muncul disaat dan tempat yang tepat, dimana dia berada diantara masyarakat yang tidak tahu (ignorant), percaya takhyul, dan kebanyakan chauvinist (sikap bangga terhadap bangsanya secara berlebih-lebihan). Ini semua adalah kualitas2 yang dia perlukan utk mendukung agama rampoknya, kualitas2 itu semua sudah ada disana, diantara orang2 yang kemudian menjadi pengikut2 awalnya. Chauvinisme, kefanatikan, kesombongan, arogansi, megalomania, kebodohan, sikap bangga berlebihan, kerakusan, birahi, meremehkan hidup dan karakter2 tercela lainnya yang menjadi tanda resmi dari Islam sudah ada terlebih dahulu sebagai materia prima (materi utama) di Arab, dimana dia meluncurkan kegiatan kenabiannya. Atribut2 dan kualitas2 ini belakangan dipaksakan pada bangsa2 lain yang menjadi korban islam. Mereka yang sebelumnya sudah punya dasar atribut2 ini, merasa menemukan landasannya dalam islam utk melesat lepas landas dan menjadikannya pengabsahan “ilahi” bagi kegemaran kriminal dan menyimpang.

Ali Sina Bab 004

Bab IV

Penyakit pada Tubuh Muhammad

Secara fisik, Muhammad adalah orang yang sakit. Ketika masih muda, tentunya penampilan Muhammad menarik hati Khadijah. Akan tetapi di tahun2 terakhir hidupnya dia memiliki keanehan fisik yang mengherankan pengikut2nya. Anad berkata, “Sang Nabi punya tangan2 dan kaki2 yang besar, dan aku tidak pernah melihat orang lain seperti dia, sebelumnya atau sesudahnya, dan telapak tangannya lembut.” [218]

[218] Bukhari Volume 7, Book 72, Number 793

_____________________

Selain tangan2 dan kaki2nya, bagian2 wajahnya juga membesar di luar proporsi normal. Imam at-Tirmidhi [219], di bukunya yang berjudul Book of Merits (manaqib), teleh mengumpulkan beberapa ahadis yang menjabarkan penampilan fisik Muhammad. Pengamatan terhadap ahadis ini akan memberi keterangan bagaimana keadaan kesehatan dan penyakitnya. Aku mengutip penjabaran lengkap dari pengikutnya tentang dirinya – mereka memuji kebinarannya, mengatakan ketampanannya melebihi bulan, atau setiap orang berdiri kagum atas ketampanannya yang bagaikan bulan dan penampilannya yang mempesona, dll.

[219] Abū ˤĪsā Muħammad ibn ˤĪsā ibn Mūsā ibn ad-Dahhāk as-Sulamī at-Tirmidhī (824-892) adalah pengumpul ahadis. Koleksinya yang dikenal dengan nama Sunan al-Tirmidhi adalah satu dari enam kumpulan hadis yang digunakan Islam Suni.

_____________________

Ini semua adalah penilaian subyektif dan tidak punya nilai ilmiah. Di tulisan kaki kukutip beberapa penjabaran obyektif pengikutnya tentang dirinya. [220]

Di bawah ini adalah daftar keadaan tubuh Muhammad dari hadis:

  • Tangan dan kaki yang berat dan besar
  • Telapak tangan yang besar dan lembek
  • Kepala besar
  • Tulang2 dan sendi2 yang besar
  • dada lebar, punggung atas dan bahu besar
  • Lengan bawah panjang
  • Jari2 tangan dan kaki yang tebal dan panjang
  • Hidung yang panjang dan melengkung
  • Mulut lebar dan bibir yang tebal
  • Mata2 yang besar
  • Gigi-gigi depan yang bercelah
  • Leher yang mengkilat keperakan
  • Kulit yang berbinar (tampaknya berminyak)
  • Rambut, jenggot, dan alis yang tebal
  • Bagian dada atas, lengan, bahu berbulu lebat
  • Berjalan membungkuk seperti mendaki
  • Berjalan cepat
  • Sukar menggerakkan leher dan cenderung memutar seluruh tubuh (gejala persendian kaku)
  • Kulit putih dan berbercak kemerahan
  • Berkeringat
  • Bau tertentu yang ditutupi dengan parfum yang berlebihan
  • Mengorok seperti unta
  • Sakit kepala (mengucurkan darah sendiri untuk mengatasinya)
  • Di tahun2 akhir dia impoten
  • Bibirnya bergerak-gerak tanpa kontrol
  • Pemalu dan angkuh

[220] Ali mengatakan: “Sang Nabi tidak terlalu tinggi atau pendek. Dia memiliki jari2 tangan dan kaki yang tebal. Dia punya rambut yang panjang tipis dari dada ke bawah perut. Ketika dia berjalan, dia membungkuk bagaikan jalan di tempat yang lebih tinggi ke tempat lebih rendah. Dia memiliki kepada dan jenggot besar.”

_____________________

Di hadis lain penyampai kisah yang sama berkata: “Dia berukuran sedang. Rambutnya sedikit berombak. Raut wajahnya bulat. Kulitnya kemerahan. Matanya sangat hitam dan alis matanya sangat panjang. Punggungnya dan bahunya lebar. Jari2 tangan dan jari2 kakinya tebal. Kalau dia berjalan, dia akan mengangkat kakinya dengan penuh tenaga, seakan sedang berjalan di tanjakan. Jika dia menengok seseorang, maka dia akan memutar seluruh tubuhnya. Lehernya tampak seperti (halus dan bersinar) patung yang bersalut perak. Tubuhnya kekar dan berotot, demikian juga perut dan dadanya. Dia berbahu lebar, bersendi besar. Ketika dia menyingkapkan jubahnya tampak anggota badannya sedikit bersinar (agak berminyak). Lengan2, pundak dan torsonya berbulu. Lengan bawahnya panjang, telapak tangannya lebar, jari2 tangan dan kaki tebal dan memanjang. Kakinya (dari pergelangan kaki ke bawah) sangat lembut sehingga air bergulir di atasnya.”

Hind ibn Abi Hala, juga melaporkan: “Sang Nabi … punya kepala yang besar. Rambutnya berombak. Dia berkulit kemerahan, berdahi lebar, alis2 mata lebat melengkung dan tidak bersatu di tengah. Diantara alis2 tersebut pembuluh darah yang menebal jika dia marah. Dia memiliki hidung menlengkung yang mengkilat sehingga tampaknya hidungnya lebih tinggi dari sebenarnya. Dia berjenggot lebat, tebal, pipi2 yang datar, mulut yang kuat dengan celah diantara gigi2 depannya. Lehernya tampak halus dan bersinar seperti patung bersalut perak. Tubuhnya berproporsi baik, kekar dan berotot, demikian perut dan dadanya. Dia berbahu lebar dan bersendi besar. Lengan bawahnya panjang, tapak tangannya lebar, jari2 tangan dan kakinya tebal dan panjang. Bagian tapak kakinya naik ke atas. Kaki (bagian pergelangan kaki ke bawah) begitu halus sehingga air bergulir di atasnya. Ketika berjalan, dia mengangkat kaki dengan mengeluarkan banyak tenaga, agak membungkuk ke depan, dan lalu meletakkan kakinya perlahan ke tanah. Ketika dia menengok, dia memutar seluruh badannya. Tatapan matanya merendah dan dia lebih banyak melihat ke tanah daripada ke angkasa. Dia lebih suka menyapu pandangan daripada menatap tajam.”

Sebuah hadis dari seorang sahabat Muhammad, Jabir ibn Samura melaporkan: Sang Nabi memiliki mulut dan mata yang besar.

Ibn Abbas, sepupu Muhammad juga berkata: “Kedua gigi depan sang Nabi bercelah.”

Sekali lagi Ali berkata: “Tangan2 dan kakinya berat dan tebal. Dia punya kepala dan tulang2 yang besar. Jika dia berjalan, dia membungkuk seakan sedang mendaki jalan terjal. Kulitnya putih kemerahan. Sendi2nya besar begitu pula punggung atasnya” (diambil dari Tabaqat V. Juga dicantumkan di livingislam.org)

Bukhari juga mencatat bahwa tangan2 dan kaki2 Muhammad membengkak (Bukhari Volume 2, Book 21, Number 230)

Ini adalah gejala akromegali (penyakit kronis orang dewasa yang ditandai dengan membesarnya tulang2 tangan dan kaki, wajah, dan rahang yang disebabkan oleh kerja kelenjar pituitari (terletak di bagian bawah tengkorak diantara jaringan mata) yang berlebihan). Akromegali adalah penyakit langka yang ditandai dengan terjadinya mesenchymal hyperplasia (sel2 bertambah berlipat ganda dan dapat berkembang menjadi jaringan2 yang saling berhubungan) yang disebabkan oleh kerja kelenjar pituitari yang berlebihan. Penyakit ini berkembang perlahan, dan awalnya tampak perubahan yang membuat kulit jadi lembek bagaikan adonan kue dan mengkilat. Kelenjar pituitari yang terlalu aktif pada anak2 akan mengakibatkan gigantisme (anak2 berbadan raksasa). Usia umum orang2 penderita akromegali adalah sekitar 40-45 tahun. Jika tidak dirawat, penyakit ini akan mengakibatkan sakit yang parah dan kematian yang mungkin terjadi di usia 60 tahunan.

Hal yang paling tampak jelas dari penyakit ini adalah pemanjangan jaringan kartilaginus dan tulang akral (‘akro’ berarti sangat, sedangkan ‘megali’ berarti raksasa atau sangat besar). Jari2 tangan dan kaki menunjukkan ukuran yang membesar, karena jaringan2 lembut mulai membengkak. Kasus yang paling jelas adalah terjadinya muka akromegaloid, yang tampak pada dahi yang lebar, rahang yang membesar, hidung yang membesar, telinga yang lebar, lidah yang membesar, dan bibir yang berukuran besar di luar batas normal. Tulang2 dan persedian yang terlalu membesar biasanya mengakibatkan arthritis. Ketika jaringan2 menebal, ini mengakibatkan syaraf2 terperangkap, sehingga terjadi carpal tunnel (sendi2 kaku dan susah digerakkan) dengan ciri2 tangan terasa mati rasa dan lemah. Pembesaran rahang, gigi2 yang semakin bercelah. [221]

[221] http://www.scielo.br/scielo.php?pid=S0365-0596 … xt&tlng=en

_____________________

Gejala2 lain adalah suara yang semakin membesar karena sinus dan pita suara membesar; mengorok karena saluran udara tersumbat, berkeringat berlebihan dan bau tubuh, lelah dan lemah, sakit kepala, mata kabur, dan impotensi pada pria. Ada kemungkina pembesaran bagian2 tubuh seperti hati, ginjal dan jantung. [222]

[222] http://endocrine.niddk.nih.gov/pubs/acro/acro.htm

_____________________

Di penjabaran penampilan fisik Muhammad juga ditulis bahwa kulitnya kemerahan. Akan tetapi beberapa ahadis menyatakan bahwa jika dia mengangkat tangannya dan ketiaknya tampak, atau sedang naik kuda dan pahanya tampak, sahabat2nya melihat keputihan kulitnya. Hiperpigmentasi terjadi pada kira2 40% kasus akromegali dan terutama di bagian2 yang terkena sinar matahari. Hal ini mungkin terjadi karena meningkatnya hormon melanotrofik. Inilah sebabnya mengapa wajahnya merah sedangkan bagian2 tubuhnya yang sering ditutupi tampak putih.

Gejala lain akromegali adalah tapak kaki yang naik ke atas. Ini pun dilaporkan di hadis catatan kaki. [223]

[223] http://www.scielo.br/scielo.php?pid=S0365-0596 … xt&tlng=en

_____________________

Ahadis menyatakan bahwa Muhammad berkeringat banyak sekali dan menggunakan parfum untuk menutupi bau tubuhnya.

Haykal mengutip hadis dari Sahih Muslim yang mengatakan bahwa Muhammad memakai begitu banyak parfum sehingga bau parfumnya yang masih tercium di udara membuat orang2 tahu dia tadi berada di situ.

Jabir berkata: “Siapapun yang berjalan di jalan yang telah dilewati Rasul Allâh, pasti akan mencium baunya dan yakin Rasul Allâh baru saja melewati jalan itu.” [224]

[224] Muhammad Husayn Haykal (1888, 1956): The Life of Muhammad, http://www.witness-pioneer.org/vil/Book … h7s12.html

_____________________

Muhammad juga tidak lupa menggunakan parfumnya jika mengunjungi istri2nya. Di beberapa ahadis Aisha berkata: “Aku menabur parfum kepada Rasul Allâh dan dia lalu menggiliri istri2nya.” [225] Muhammad sangat berlebihan dalam menggunakan parfumnya sehingga Aisha berkata, “Aku menaburi Rasul Allâh dengan parfum terbaik yang ada sampai aku melihat kepala dan jenggotnya mengkilat karena parfum.” [226]

[225] Sahih Muslim Book 007, Number 2700

[226] Volume 7, Book 72, Number 806

_____________________

Muhammad dilaporkan telah mengaku, “Yang kusukai dari duniamu adalah wanita2 dan parfum.” [227] Salah satu sahabatnya, Al-Hasan al-Basri, juga menyatakan: “Rasul Allâh berkata, “Ada dua hal yang kunikmati dalam hidup di dunia ini, yakni wanita2 dan parfum” [228] (Jujur berat!)

[227] Ahmad and Nasaa`I

[228] Tabaqat, Volume 1, Page 380

_____________________

Versi lain hadis ini dikisahkan oleh Aisha: “Rasul Allâh menyukai tiga hal di dunia ini: parfum, wanita2 dan makanan; dia mendapatkan dua hal yang pertama (parfum dan wanita), tapi tidak mendapatkan makanan.” [229] Hal ini bukan karena Muhammad tidak mampu membeli makanan. Dia kaya raya dari hasil merampoki ribuan orang yang diserangnya. Sebenarnya nafsu makan yang berlebihan adalah gejala lain dari akromegali. [230]

[229] Ibid.

[230] Beberapa ahadis mengatakan Muhammad seringkali tidur dengan rasa lapar karena dia tidak mendapatkan cukup makanan. Ini adalah penggambaran yang berlebihan tentang Muhammad sebagai orang yang menderita. Bagaimana dia bisa lapar sedangkan dia telah merampasi kekayaan ribuan orang Yahudi Arabia dan punya beberapa ratus budak? Ini adalah pertanyaan yang hanya bisa dijawab Muslim yang mengarang hadis itu. Ketika Muhammad baru saja hijrah ke Medina, memang dia miskin. Akan tetapi, dia dengan cepat mengumpulkan banyak harta dari usaha perampokan.

_____________________

Penggunaan parfum yang berlebihan menandakan kenyataan bau badan Muhammad memuakkan dan dia berusaha sebaik mungkin untuk menutupinya.

Gejala lain akromegali adalah sakit kepala. Muhammad mengalami hal ini dan dia berusaha menyembuhkannya dengan cara mengucurkan darah.

Sang Nabi mengucurkan darah dari kepalanya karena sakit yang dideritanya ketika sedang Ihram (mengenakan kain untuk naik haji) di tempat pengambilan air bernama Lahl Jamal. Ibn ‘Abbas lalu berkata: Rasul Allâh mengucurkan darah dari kepalanya untuk menyembuhkan sakit kepala yang dideritanya saat Ihram. [231]

[231] Bukhari Volume 7, Book 71, Number 602

_____________________

Akromegali juga mengakibatkan tekanan darah tinggi dan gangguan aliran darah. Hasilnya adalah tangan2 dan kaki2 terasa dingin.

Abu Juhaifa berkata: “Aku mengambil tangannya dan meletakannya di atas kepalaku dan terasa tangannya lebih dingin dari es dan berbau lebih harum dari parfum musk.” [232]

[232] Bukhari Volume 4, Book 56, Number 753

_____________________

Haykal juga mengutip hadis berikut:

Jabir bin Samurah – yang saat itu masih kecil – berkata: “Ketika dia mengusap pipiku, aku merasakan dingin dan bau seperti baru saja keluar dari toko parfum.” [Sahih Muslim 2/256]

Bagi beberapa penderita akromegali, tulang punggung dapat melengkung tidak normal dari satu sisi ke sisi lainnya dan dari depan ke belakang (kifoskoliosis). Ini tentunya dialami Muhammad sehingga dia membungkuk ketika berjalan.

Sebagai tambahan, kelenjar pituitari yang membengkak, yang terletak di bagian dalam otak, dapat mengakibatkan sakit kepala, lelah, mata kabur, dan/atau ketidakseimbangan hormon.

Tubuh Muhammad kekar dan berotot, dengan dada dan perut yang sama rata. Pasien penderita akromegali memiliki dada kekar karena perubahan di tulang punggung dan iga. Tubuh jadi memanjang dan membesar, sedangkan tulang2 belakang menebal dan bagian bawah tulang belakang menipis. Hal ini mengakibatkan tulang belakang melengkung secara tidak normal dan tumbuhnya benjolan di tulang belakang bagian atas. Inilah sebabnya mengapa dia tampak punya punggung dan bahu yang besar.

Sekat iganya juga membesar dan jadi menyerupai rosario. Perubahan anatomi ini mengganggu kelenturan mekanisme dada dan menganggu otot pernapasan, dan pada akhirnya ini pun mengakibatkan kelemahan tubuh yang merupakan gejala akromegali. Kesulitan bernapas mengakibatkan kurangnya oksigen dalam darah atau hipoxemia. Karena itulah sang pasien sering menarik napas panjang.

Ibn Sa’d mengutip hadis dari Anas yang mengatakan: “Rasul Allâh sering bernapas tiga kali ketika hendak minum sesuatu dan dia akan berkata, ini lebih baik, lebih mudah, dan lebih nikmat. Anas lalu berkata setelah dia melihat hal ini, aku pun bernapas tiga kali saat minum.” Anas mengira menarik napas panjang sebelum minum adalah Sunnah dan dia mencoba meniru kelakukan nabinya, padahal pada kenyataannya ini semua merupakan tanda2 Muhammad sulit bernafas dan berpenyakit. Hal ini merupakan bukti sampai sejauh mana Muslim meniru kelakukan Muhammad tanpa berpikir sama sekali.

Ahadis lain juga menunjukkan Muhammad menderita sesak nafas (bengek) dan sebagai hasilnya, dia berbicara perlahan agar bisa menarik nafas sambil mengucapkan kata2nya. Ibn Sa’d mengutip Aisha yang berkata:

Sang Rasul Allâh tidak bicara terus-menerus dan secepat kamu bicara. Perkataannya terhenti dan lamban agar semua orang bisa mendengarnya.[233]

[233] Tabaqat Volume 1 page 361

_____________________

Khotbah Muhammad tidak seperti bernyanyi, tapi dia memperpanjang kata2 dan mengucapkannya kuat2. [234]

[234] Ibid. hal. 362.

_____________________

Akromegali dapat mengakibatkan meningkatnya metabolisme, sehingga mengeluarkan keringat berlebihan (hiperhidrosis), tidak tahan panas dan/atau meningkatnya produksi minyak tubuh (sebum) karena kelenjar sebakeous di kulit, dan kulit jadi sangat berminyak. Menurut hadis, Muhammad seringkali mencuci tubuh, mungkin untuk menghilangkan minyak tubuh yang berlebihan dan bau badannya yang mengganggu. Lima hari sebelum dia meninggal, suhu badannya naik sedemikian tinggi sampai dia pingsan dan menderita kesakitan. “Siramkan padaku tujuh Qirab (air dari kantung kulit) dari berbagai sumur air sehingga aku bisa ke luar untuk bertemu orang2ku dan bicara dengan mereka.” Dia memerintahkan satu dari istri2nya.

Ali Sina Bab 003

BAB III

Pengalaman Bawah Sadar Muhamad

Muhammad’s Ecstatic Experiences

Teknologi baru dlm mempelajari cara kerja otak manusia semakin mempermudah pengertian akan pengalaman mistik Muhamad yang diakuinya sendiri secara gamblang. Utk menghindari orang menuduhnya membual, ia menunjuk Allah utk menggambarkan apa yang dilihatnya.

  • Dari ia berada diufuk yang tertinggi.
  • Dia datang mendekat dengan bergerak turun kebawah.
  • Lalu Dia menurunkan kepada hambaNya apa yang patut diturunkan.
  • Hati tidak mengada-ada ttg apa yang telah dilihatnya.
  • Adakah kamu meragukan apa yang dia telah lihat ?
  • Dia telah melihat disuatu turunan yang lain.
  • Dipenghujungan kesudahan.
  • Dimana lokasi Syurga yang abadi ditempatkan.
  • Mata mata tidak berpaling, dan tidak juga menjadi buta.

(Q.53:6-1 http://www.submission.org/indonesia/quran/sura-53.html )

Dlm ayat lain ia secara tegas menyatakan ttg pengalaman visualnya:

Dia melihatnya diufuk yang tinggi. (Q.81:23)

Sebuah hadis melaporkan sang nabi bercerita ttg pengalamannya:

Saat aku sedang berjalan aku mendengar suara dari langit. Aku melihat ke atas dan lihatlah ! Aku melihat malaikat yang sama yang mendatangi aku di Goa Hira’, duduk disebuah kursi antara langit dan bumi. Aku begitu takut olehnya sampai aku jatuh ketanah. Dan aku pergi ke isteri aku dan mengatakan, ‘Selimuti aku dgn jubah! Selimuti aku dgn jubah!’ Mereka menyelimuti aku dan lalu Allâh mewahyukan:

Saat seseorang bertanya, “Bgm wahyu ilahi datang kepadamu ?”

Muhamad menjawab,

“Kadang seperti bunyi lonceng, bentuk wahyu ini yang paling sulit dari semuanya dan lalu keadaan ini lewat sampai aku mengerti apa yang diwahyukan. Kadang malaikat datang dlm bentuk lelaki dan berbicara kepada aku dan aku mengerti apapun yang dikatakannya.” ‘Aisha menambahkan: Sesungguhnya aku melihat Nabi sedang mendapatkan wahyu pada sebuah hari yang sangat dingin dan melihat keringat deras dari keningnya (saat wahyu selesai).

Ibn Sa’d mengatakan, “Pada saat turunnya inspirasi, kecemasan melanda Nabi, dan raut wajahnya nampak gundah gelisah.”

Ia melanjutkan, “Ketika wahyu diturunkan pada Nabi, selama beberapa jam ia biasanya menjadi mengantuk spt orang tertidur.

Bukhari mengatakan: “Wahyu ilahi kpd Rasulallah dimulai dalam bentuk mimpi2 dlm bentuk sinar terang.”

Sebuah hadis yang dicatat Muslim menulis: “A’isha, istri Rasulullah melaporkan: (Bentuk) pertama yang memulai wahyu kpd Rasulullah adalah gambaran dlm mimpi. Dan ia tidak melihat gambaran apapun kecuali wahyu yang datang spt sinar cerah fajar.”

Tabari melaporkan: “Nabi mengatakan, ‘Aku berdiri, namun jatuh pada lutut aku; dan merangkak pergi, bahu aku gemetaran.”

Bukhari juga mencatat sebuah hadis panjang yang menggambarkan seluruh episode ttg bgm Muhamad menerima wahyu2nya.

Diriwayahkan oleh ‘Aisha:

Permulaan Wahyu Ilahi kpd Rasulullah adalah dlm bentuk mimpi dlm tidurnya. Ia tidak pernah bermimpi tetapi (wahyu) itu datang spt terang sinar pagi hari. Ia biasanya menyingkirkan diri ke (goa) Hira’ dimana ia memuja (Allâh saja) berulang2 selama berhari2 dan bermalam2. Dlm perjalanannya, ia biasanya membawa makanan dan lalu kembali kpd (isterinya) Khadijah utk menjemput makanan utk melanjutkan periode berikut (di goa Hira), sampai Kebenaran tiba2 turun padanya saat ia berada dlm goa Hira. Malaikat datang padanya didalam wahyu tsb dan memintanya (Muhamad yang buta huruf) utk membaca. Nabi menjawab, “Aku tidak dapat membaca. Malaikat memegang aku (dgn keras) dan menekan aku begitu keras sampai aku tidak tahan lagi. Ia kemudian melepaskan aku dan sekali lagi meminta aku agar membaca dan aku menjawab, “Aku tidak bisa membaca,” dan dgn itu ia kembali memegang aku dan menekan aku utk kedua kalinya sampai aku tidak tahan lagi. Ia kemudian membebaskan aku dan kembali meminta agar aku membaca, “Aku tidak tahu bgm membaca (atau, apa yang harus aku baca ?).” Saat itu ia memegang aku utk ketiga kalinya dan menekan aku dan membebaskan aku dan mengatakan, “Bacalah: Dlm Nama Allah yang Menciptakan (semua yang ada). Ia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmu yang Maha Mulia … ” (Q.96:1-5)

Lalu Rasulullah kembali dgn wahyu itu, otot2 lehernya bergetar2 dgn keras sampai ia menemui Khadijah dan mengatakan, “Selimuti aku ! Selimuti aku !” Mereka menyelimutinya sampai seluruh ketakutannya padam dan lalu ia mengatakan, “O Khadijah, ada apa dgn aku ?” Lalu ia menceritakan semua yang terjadi dan mengatakan, ‘Aku khawatir bahwa sesuatu akan terjadi pada aku .’ Khadijah mengatakan, ‘Tidak mungkin ! Namun berbahagialah, karena Allâh tidak akan pernah mempermalukanmu karena kau membina hubungan baik dgn sanak saudaramu, berbicara kebenaran, membantu fakir miskin dan melarat, melayani tamu2mu dgn murah hati dan membantu mereka yang memerlukan, yang dilanda bencana.”

Khadijah lalu membawanya kpd (saudara sepupunya) Waraqa bin Naufal bin Asad bin ‘Abdul ‘Uzza bin Qusai. Waraqa adalah putera paman dari garis ayah, yi, kakak ayahnya, yang selama masa Pra-Islam menjadi seorang Kristen, ahli menulis abjad Arab dan menulis Injil dlm bahasa Arab sesuai dgn kehendak Allah. Ia adalah orang tua dan kehilangan daya penglihatannya. Khadijah mengatakan kpdnya, “Ya saudaraku ! Dengarkanlah cerita keponakanmu.” Waraqa mengatakan, “Ya keponakan ! Apa yang kau lihat ?” Nabi menggambarkan apa yang ia lihat.

Waraqa mengatakan, “Ini adalah Namus yang sama (yi., Jibril, malaikat yang menyimpan rahasia2) yang dikirim Allâh kpd Musa. Seandainya aku masih muda dan bisa hidup pada jaman ketika rakyatmu …. Waraqa menjawab ya dan mengatakan: “Belum pernah seseorang datang dgn sesuatu yang mirip dgn apa yang kau bawa namun disambut dgn permusuhan. Kalau aku masih hidup pada hari kau ….. maka aku akan mendukungmu sepenuhnya.”

Namun beberapa hari kemudian Waraqa wafat dan Wahyu Illahi juga berhenti selama beberapa waktu dan nabi menjadi begitu sedih dan spt kami dengar ia berkali2 ingin melemparkan dirinya dari puncak gunung dan setiap kali ia pergi ke puncak sebuah gunung utk melemparkan dirinya kebawah, Jibril nampak didepannya dan mengatakan, “Ya Muhamad! Kau memang rasulullah yang sebenarnya” dan hatinya kemudian terhening dan ia tenang kembali dan kembali pulang. Dan setiap kali periode datangnya wahyu menjadi panjang, ia akan melakukan yang sama, tetapi saat ia mencapai puncak sebuah gunung, Jibril nampak padanya dan mengatakan apa yang dikatakan sebelumnya.

(Ibn ‘Abbas ttg arti: ‘Ialah yang memisahkan sinar matahari (dari kegelapan)’ (6.96) bahwa Al-Asbah berarti sinar matahari selama siang hari dan sinar bulan pada saat malam hari).

Cerita Waraqa, saudara sepupu Khadijah, mengakui Muhamad sbg rasulullah, yang didasarkan pada studinya atas kitab2 suci yang sudah ada, tentu omong kosong. Inilah bentuk cerita2 Muhamad yang dikarang Muhamad utk menguatkan claimnya. Tidak ada apapun dlm kitab2 suci Yahudi atau Kristen yang menunjuk pada Muhamad. Waraqa mati dan Muhamad merasa bebas utk menyusun kebohongan, seolah2 cerita2 itu datang dari Waraqa, spt juga claim bohongnya bahwa kakeknya mengatakan bahwa ia masa depannya gemilang. Tidak heran kalau Khadijah, sbg co-dependent Muhamad, menegaskan kebohongan2 itu. Seorang co-dependent sering meng-koroborasi kebohongan2 pasangannya yang narcissist (narsisis).

Ada claim yang serupa yang dibuat Muhamad ttg saat ia pergi ke Busra utk urusan dagang Khadijah. Ia mengatakan bahwa pada saat karavan2 masuk dari pinggir Busra, ia duduk berteduh dibawah sebuah pohon dan kemudian seorang biarawan Nestorian melihatnya.

“Siapa lelaki dibawah pohon itu ?” tanya biarawan kpd Maysarah, lelaki remaja, pembantu Khadijah yang menemani Muhamad dlm ekspedisi dagangnya ini. “Lelaki Quraish,” jawab Maysarah.” “Tiada lain daripada seorang nabi yang duduk dibawah pohon itu,” kata sang biarawan. Menurut cerita yang disusun Muhamad ini, sang biarawan mengetahui status Muhamad dari dua awan kecil yang memberinya keteduhan dari panas matahari. “Apakah ada … warna kemerah2an disekitar matanya yang tidak pernah hilang ?” tanya sang biarawan. Ketika remaja itu menjawab ya, ia mengatakan, “Ia pastilah nabi terakhir; selamat kpd siapapun yang percaya padanya.”

Di tempat lain ia mengaku bahwa tahi lalat diantara kedua bahunya adalah tanda kenabiannya. Aku belum pernah menemui kitab suci yang menegaskan bahwa tahu lalat diantara kedua bahu dan kemerahan disekitar mata adalah tanda2 seorang nabi. Kemerahan kronis disekitar mata adalah sebuah kondisi medis yang dinamakan blepharitis yang diakibatkan oleh radang/kebengkakan pada pelupuk mata. Satu jenis blepharitis, spt meibomian gland dysfunction (MGD) bisa mengakibatkan kelainan kulit pada pasien yang dikenal sbg rosacea dan seborrheic dermatitis. Rosacea juga ditandai dgn wajah yang kemerah2an. Ali, putera Abu Talib, menggambarkan wajah Muhamad sbg putih-kemerah2an.

Muhamad menemukan penonton yang mudah percaya apa saja dan ia merasa bebas utk mengatakan apapun pada mereka, karena ia tahu bahwa mereka akan percya, bahkan gejala2 berbagai penyakitnya dinyatakan sbg tanda2 kenabian. Tidak ada sebutan apapun ttg Maysarah diantara para pengikut paling dini. Kalau memang cerita ini benar, maka seharusnya Maysarah adalah orang yang pertama yang menjadi pengikut Muhamad.

Dlm hadis diatas kami melihat peran penting Khadijah dlm Islam. Saat Muhamad mengalami halusinasi anehnya ini, ia menyangka bahwa ia kesurupan. Khadijah-lah yang meyakinkannya bahwa ia dipilih utk menjadi nabi Tuhan dan mendukungnya utk terus menggali ketidakwarasannya itu.

Ada halusinasi Muhamad yang visual, ada yang didapat dari mimpi dan ada juga yang didapatkan lewat pendengaran.

Ibn Ishaq menulis: “bahwa nabi, pada saat Allâh menurunkan rahmatnya kdpnya sbg nabi, akan pergi membawa pengalamannya ini dlm perjalanan jauhnya, sampai ia tiba di Mekah dan bukit2 tanpa satu rumahpun atau batu ataupun pohon yang dilewatinya, namun ia mendengar ‘Damai besertamu, ya Rasulullâh.’ Dan nabi menengok kekanan dan kekiri dan melihat kebelakang, dan ia tidak melihat apapun kecuali pohon2 dan batu2.”

Muhamad juga memiliki sejumlah halusinasi lain.

Diriwayahkan Abu Huraira: “Nabi menawarkan solat dan mengatakan, “Setan datang didepan aku dan mencoba menggangu solat tetapi Allâh memberi aku kekuatan dan aku mencekiknya. Aku berpikir utk mengikatnya pada salah satu pilar mesjid sampai kau bangun dipagi hari dan melihatnya. Lalu aku mendengar pernyataan Nabi Solomon, ‘Ya Tuhan ! Berikan aku kerajaan yang tidak akan dimiliki oleh siapapaun setelah aku.’ Lalu Allâh mengusirnya (Setan) dgn kepala tunduk (dihina).”

Diriwayahkan Aisha:

Penyihiran terjadi pada Rasululah shg ia menyangka bahwa ia telah senggama dgn istri2nya padahal tidak (Sufyan mengatakan: Itu penyihiran paling sulit mengingat dampaknya). Lalu satu hari ia mengatakan, “Ya ‘Aisha tahukah kau bahwa Allâh memerintahkan aku ttg hal yang aku tanyakan padanya ? Dua lelaki datang kpd aku dan salah seorang duduk dekat kepala aku dan satunya lagi duduk dekat kaki aku. Yang didekat kepala aku bertanya kpd rekannya. Apa yang terjadi pada orang ini ? Yang belakangan menjawab bahwa ia berada dlm pengaruh sihir. Yang pertama bertanya, Siapa yang menyihirnya ?’ Yang lainnya menjawab, Labid bin Al-A’sam, lelaki dari Bani Zuraiq, sekutu Yahudi dan seorang munafik.’ Ditanya kemudian, ‘Apa bahan2 yang digunakannya ?’ Dijawabnya, ‘Sebuah sisir dan rambutnya yang menyangkut padanya.’ Yang pertama kemudian bertanya, ‘Dimanakah (benda itu)?’ Yang lainnya menjawab. ‘Dlm kulit sari pohon kurma jantan yang disimpan dibawah sebuah batu dlm sumur Dharwan.’ Jadi, nabi pergi ke sumur itu dan mengeluarkan barang2 itu dan mengatakan ‘Inilah sumur yang ditunjukkan pada aku (dlm mimpi). Airnya mirip sari daun2 Henna dan pohon2 kurmanya nampak spt kepala2 setan.’ Nabi menambahkan, ‘Kemudian benda itu dicabut’. Aku mengatakan (kpd nabi) ‘Mengapa anda tidak merawat diri anda dgn Nashra?’ Katanya, ‘Allâh sudah menyembuhkan aku; aku tidak suka membiarkan setan tersebar diantara orang2 aku.’

Dlm hadis lain ditulis : “Wahyu datang kpd rasulullah dan ia diselimuti dgn selembar kain dan Ya’la mengatakan: Bisakah aku melihat datangnya wahyu kpd rasulullah. Ia (Omar) mengatakan: Apakah kau akan senang melihat Rasulullah menerima wahyu. ‘Omar mengangkat sudut jubah nabi dan aku melihat padanya dan ia (nabi) terdengar sedang mengorok. Ia (narator) mengatakan: Aku menyangka itu suara onta.”

Lagi2 hadis : “Ketika Jibril menurunkan Wahyu Ilahi kpd Rasulullah, ia menggerak2kan lidah dan bibirnya, keadaan itu sangat menyiksanya dan gerakan itu menunjukkan bahwa wahyu sedang diturunkan..”

Jadil inilah daftar dampak fisik dan psikologis turunnya wahyu terhdp jiwa dan raga Muhamad berdasarkan pada hadis.

  1. halusinasi melihat malaikat, sinar terang atau mendengar suara2
  2. kejang2 tubuh dan sakit perut yang sangat menyiksa
  3. tiba2 dirasuki perasaan gelisah & ketakutan
  4. gerakan dlm otot2 leher
  5. gerakan bibir dan lidah yang tidak dapat dikontrol
  6. berkeringat pada hari2 yang sangat dingin
  7. wajah kemerah2an
  8. raut wajah yang gundah gelisah
  9. gerakan jantung yang sangat cepat
  10. mengorok spt onta
  11. mengantuk.
  12. keinginan utk bunuh diri

Semua ini adalah gejala2 penyakit temporal lobe epilepsy [TLE].

Satu lagi karakteristik TLE adalah bahwa TLE terjadi tiba2 tanpa peringatan terlebih dahulu kpd pasien. Ini sesuai dgn pengalaman mistik Muhamad.

Bukhari melaporkan: “Rasulullah bercerita ttg periode tidak datangnya wahyu … ‘Suatu hari saat aku berjalan, tiba2 aku mendengar suara dari langit. Aku melihat keatas dan aku heran melihat malaikat yang sama yang mengunjungi aku di goa Hira’…”

http://www.healthline.com/images/adam/big/19244.jpg

Sekedar ilustrasi ttg letak Temporal Lobe dlm otak manusia

Angan2 utk Bunuh Diri

Para narator mengatakan bahwa Muhamad sering mencoba bunuh diri, namun selalu dihentikan oleh Jibril. Ia tadinya menyangka bahwa ia telah menjadi seorang penyair atau seorang juru nujum:

“Aku tidak pernah membenci seseorang spt aku membenci seorang penyair atau seorang kahin. Aku tidak sudi memandang keduanya. Aku tidak akan pernah bercerita kpd suku Quraish manapun ttg wahyu2 aku. Aku akan menaiki sebuah gunung dan melemparkan diri aku dan mati. Itu akan melegakan aku. Aku pergi utk melakukannya namun ditengah jalan aku mendengar suara dari langit yang mengatakan ‘Ya Muhamad! Kau adalah rasulullah dan aku Jibril.’ Aku berhenti dan melihatnya. Ia mengalihkan perhatian aku dari apa yang ingin aku lakukan. Aku berdiri di tempat dgn tertegun. Aku mencoba memalingkan mata aku darinya, tetapi ke bagian langit manapun mata aku mengarah, aku melihatnya spt sebelumnya.”

Apa yang dilihat Muhamad berada dlm kepalanya sendiri, mengikuti kemanapun matanya bergerak. Gambar pada sampul buku aku ini menunjukkan Jibril menampakkan diri di berbagai tempat pada saat yang sama. Namun, ini bukan cara Muhamad menjelaskan apa yang dilihatnya. Apa yang dilihatnya bisa digambarkan sbg halusinasi visual. Ini terjadi pada berbagai kondisi non-psychiatric termasuk cerebral lesions, sensory deprivation, the administration of psychedelics & migraine.

Ada halusinasi yang bersifat sederhana, yi pasien melihat sinar, warna atau bentuk2 geometris. Macam halusinasi ini sering timbul dlm occipital lobe epilepsy. Delusi dan halusinasi yang complex, spt yang dialami Muhamad terjadi pada serangan temporal lobe & kelainan neurologist lain spt Parkinson’s disease & Creutzfeldt–Jakob disease. Halusinasi2 ini biasanya gambaran sangat jelas dari binatang, manusia atau sosok2 mitologis spt malaikat, jin dan mahluk luar angkasa (extraterrestrials). Mereka bisa datang lewat pendengaran, perasaan dimulut dan bahkan dlm mimpi (auditory, gustatory, olfactory and even somatosensory hallucinations).

Halusinasi2 somatosensory dan kinesthetic biasanya diasosiasikan dgn kejang2 temporal lobe. Ini menjelaskan pengalaman Muhamad di goa Hira’ saat ia merasakan bahwa Jibril menggenggamnya dgn sebegitu kuat sampai ia kesakitan dlm perut bagian bawah (abdomen) sampai ia menyangka ia akan mati.

Periset sains, Scott Atran, menjelaskan, “Sudden alterations of activity in the hippocampus and amyangdala can affect auditory, vestibular, gustatory, tactile, olfactory perceptions and lead to hallucinations involving voices or music, feelings of sway or physical suspension, the tastes of elixirs, burning or caressing, the fragrance of Heaven or the stench of Hell. For example, because the middle part of the amyangdala receives fibers from the olfactory tract, direct stimulation of that part of the amyangdala will flood co-occurring events with strong smells. In religious rituals, incense and fragrances stimulate the amyangdala so that scent can be used to focus attention and interpretation on the surrounding events. In temporal-lobe epilepsy, the sudden electrical spiking of the area infuses other aspects of the epileptic experience with an odorous aura.”

Muhamad menggambarkan Jibril sbg memiliki 600 akup. Inipun sulit dibayangkan. Buraq, kuda yang ditumpanginya pada malam ia terbang ke Yerusalem dan kesurga, memiliki kepala manusia dan akup burung rajawali. Kecuali orang bersedia percaya dlm absurditas ini, jelaslah bahwa Muhamad sedang halusinasi.

Kami menyebutnya : HALUSINASI !

Sejarawan dan akademisi Muslim dari Mesir, Haykal, menggambarkan surga2 yang didatanginya. Surga pertama terbuat dari perak murni dan bintang2 bergelantungan dari atapnya dgn rantai emas.” [Ini menunjukkan bahwa Muhamad tidak memiliki pengertian apapun ttg sifat bintang. Ia menyangka bintang2 sbg mirip lampu2 pohon natal yang bergelantungan dari atap langit. Ini memang konsisten dgn teori kosmologi Ptolemy yang dipercaya luas pada jaman itu.].

Pada setiap bintang ada malaikat yang berjaga2 utk menghindari gendruwo naik kedlm tempat2 suci dan menghindari hantu2 dari diam2 mendengarkan rahasia2 surgawi. [Absurditas in juga dinyatakan dlm Qur’an, bahwa jin berdiri diatas sesama bahu mereka utk mendengarkan diskusi “Majelis Mulia, sampai mereka ditembak jatuh oleh bintang2 yang ditembakkan pada mereka spt peluru misil. Dijaman dulu orang menyangka bahwa meteorit adalah bintang2 yang berjatuhan (shooting stars)

Disana, Muhamad menyalami Adam. Dan dalam keenam surga lainnua. ia berjumpa dgn Noah, Aaron, Moses, Abraham, David, Solomon, Idris (Enoch), Yahya (Yohanes Pembaptis) dan Yesus. Ia melihat malaikat kematian, Azrail, yang tubuhnya begitu besar sampai mata2nya berjarak 70.000 hari perjalanan berbaris. [Sekitar 10 kali lebih besar dari jarak antara Bulan dan Bumi] Ia memiliki 100.000 batalyon dan melewatkan waktunya dgn menulis dlm sebuah buku raksasa nama2 mereka yang mati atau dilahirkan. Ia melihat malaikat air mata yang menangis bagi dosa2 dunia; Malaikat Pembalas dgn wajah yang besar yang tertutup oleh bisul2 yang menguasai api dan duduk dlm singgasana berapi; dan satu lagi malaikat raksasa yang tubuhnya terdiri dari setengah salju dan setengah api yang dikelilingi oleh kor surga yang terus menerus menangis: `Ya Tuhan, Kau menyatukan api dan salju, menyatukan semua abdi2mu utk tunduk pada hukum2Mu. Dlm surga ketujuh dimana jiwa2 orang2 baik tinggal ada malaikat yang lebih besar dariseluruh dunia dgn 70.000 kepala; setiap kepala memiliki 70.000 mulut dan setiap muilut memiliki 70.000 lidah dan setiap lidah berbicara dlm 70.000 bahasa dan tidak habis2nya menyanyikan pujian kpd Sang Maha Kuasa.’

Muhamad memang memilki daya khayal yang luar biasa. Namun pemikirannya jelas rancu. Mahluk2 diatas itu bahkan sulit dibayangkan, apalagi eksis.

• Muhamad melihat malaikat yang ukurannya lebih besar dari bumi ini, yang sebenarnya sebuah oxymoron.

• Malaikat ini memiliki 70.000 kepala; setiap kepala memiliki 70.000 wajah. (Total wajah yang dimilikinya adalah : 4.900.000.000)

• Setiap wajah memiliki 70.000 mulut

(Total mulut : 343.000.000.000.000)

• Setiap mulut memiliki 70.000 lidah

(Total lidah : 24.010.000.000.000.000.000)

• Setiap lidah mampu bercakap dlm 70.000 bahasa (Total bahasa yang mampu digunakannya : 1,680,700,000,000,000,000,000,000)

Mengapa Allâh merasa perlu menciptakan mahluk monster spt itu hanya agar mahluk itu bisa memuja2nya tanpa akhir dlm berbagai bahasa pula? Mahluk macam itu hanya bisa dibayangkan oleh orang yang sedang menderita halusinasi akut. Bayangkan seseorang mengisi rumahnya dgn ratusan computer dan alat perekam dan memprogram mereka agar alat2 itu memuja sang pemilik, setiap waktu dalam segala macam bahasa. Bukankah itu gila ? Allâh adalah perwujudan ego Muhamad dan segalanya yang ia inginkan. Psikologi Allâh merefleksikan psikologi Muhamad. Sbg seorang narsisis, ia memiliki kehausan besar agar dipuja, begitu pula tuhannya yang tidak lain hanyalah perwujudan dirinya.

Muhamad adalah orang yang suka menyendiri. Ia menikahi seorang wanita penting, tapi ia sendiri bukan orang penting dan bahkan diejek oleh sukunya sendiri. Halusinasinya, yang ditafsirkan oleh isterinya sbg tanda kenabian, adalah suplai narsistiknya yang paling besar. Saat halusinasinya berhenti, ia menjadi depresif.

Vaknin mengatakan: “Depresi adalah komponen besar dlm sifat emosional sang narsisis. Namun ini sebagian besar adalah karena absensinya suplai narsisistik tsb. Ini sebagian besar ada hubungannya dgn nostalgia kpd saat lebih bahagia, penuh pemujaan dan perhatian dan tepukan tangan … Depresi adalah sebuah bentuk agresi. Dlm bentuk lain, agresi ini ditujukan kpd sang penderita depresi ketimbang kpd lingkungannya. Agresi yang di-represi dan di-mutasi ini adalah karakter baik narsisisme maupun depresi. …

Namun, sang narsisis, walaupun depresi, tidak pernah melupakan narsisisme-nya: grandiositasnya, perasaan bahwa segala2nya merupakan hak miliknya, kesombongannya dan kekurangan rasa empati.”

Ini tidak hanya menjelaskan sebab-musabab depresi Muhamad dan pemikirannya utk bunuh diri namun juga mengapa ia tidak pernah menuntaskan bunuh diri tsb. Narsisis jarang bunuh diri. Betapa anehnya bahwa dlm setiap kali Muhamad mencoba utk bunuh diri, Jibril datang menyelamatkannya, dan proses itu diulanginya kembali. Narsisis biasanya tidak pernah menuntaskan bunuh diri mereka, Mereka hanya mengungkapkannya guna mencari simpati.

“Bgm mungkin seorang narsisis yang menganggap diri sbg seorang Colossus, sbg orang yang teramat penting, sbg pusat alam semesta, lalu bunuh diri ? Agatha Christie menulis dlm Dead Man’s Mirror: “Ia jauh lebih mungkin akan menghancurkan orang lain – seseorang yang berani mengusiknya…. Tindakan macam itu bisa dianggap penting – malah suci ! Namun menghancurkan diri sendiri ? Penghancuran seorang Diri macam itu” ?”

Berbeda dgn pasien bipolar yang memerlukan perawatan medis utk mengobati depresi mereka, seorang narsisis hanyalah memerlukan “satu dose suplai narsistik utk mengangkat perasaannya dari depresi menjadi manic euphoria yang sangat tinggi”, kata Vaknin.

Temporal Lobe Epilepsy

Temporal lobe epilepsy (TLE) didefinisikan thn 1985 oleh the International League Against Epilepsy (ILAE) (Liga Internasional Melawan Epilepsi) sbg sebuah kondisi yang ditandai oleh kejang2 tubuh yang tidak diprovokasi dan berulang2 yang berasal dari the medial or lateral temporal lobe.

Kejang2 tubuh yang di-asosiasikan dgn TLE terdiri dari simple partial seizures atau kejang2 sebagian tubuh tanpa kehilangan kesadaran (dgn atau tanpa aura/peringatan) dan complex partial seizures (yi. dgn kehilangan kesadaran). Sang penderita kehilangan kesadaran selama sebuah complex partial seizure karena kejang2nya melibatkan kedua temporal lobes, yang mengakibatkan gangguan ingatan. Kejang2 Muhamad mencakup kedua macam tipe diatas. Kadang ia jatuh dan kehilangan kesadaran, dan kadang tidak.

Menurut sebuah hadis, selama konstruksi Ka’bah, sebelum ia menerima pemberitahuan akan diangkat sbg nabi, Muhamad jatuh ke tanah tanpa sadar dgn kedua matanya mengarah pada langit. Pada saat itu ia kehilangan kesadaran. Ini jelas tanda kejang2 epilepsi.

Menurut situs emedicine.com, “90% pasien dgn abnormalitas temporal interictal epileptiform pada EEG mereka pernah mengalami kejang2.”

btw, keterangan ttg EEG : http://www.emedicine.com/neuro/topic108.htm

EEG showing epilepsy 7-283

http://www.fotosearch.com/comp/IDX/IDX032/312302.jpg

Kami tahu bahwa sejak masa kecilnya, Muhamad mengalami kejang2. Ia melihat dua lelaki dlm jubah putih membuka dadanya dan mencuci jantungnya dgn salju putih. Neurosurgeon AS dan pionir ahli bedah otak, Harvey Cushing, melaporkan ttg seorang anak lelaki dgn sebuah cystic glioma dlm temporal lobe bagian kanan mengalami halusinasi kuat ttg seseorang dlm tiga dimensi dlm jubah putih.

Neurologis Irlandia-AS, Robert Foster Kennedy (1884-1952) adalah salah seorang yang pertama yang mengidentifikasikan halusinasi kuat yang bersifat audio-visual (bisa didengar dan dilihat) yang terjadi diluar tubuh penderita, sbg berasal dari temporal lobe.

Ttg masa mudanya, Muhamad mengatakan:

Aku berada diantara anak2 lelaki Quraish, mengangkat batu2 spt yang digunakan anak2 utk bermain. Kami semua membuka baju kami, masing2 membuka lapisan atas (selembar kain) dan dililitkan disekeliling leher sambil mengangkat batu2 ini. Aku berbolak-balik bersama mereka ketika sebuah sosok yang tidak nampak menampar aku sampai sakit sambil mengatakan, ‘Kenakan bajumu’. Jadi aku mengenakannya dan memulai mengangkat batu2 itu dileher aku, berbeda dari teman2 aku.”

Nampaknya sosok2 dlm halusinasi Muhamad se-kasar dan se-agresif Muhamad.

Gejala-gejala Kejang-kejang Temporal Lobe

Kejang-kejang yang diakibatkan dari dalam temporal lobe bisa didahului oleh sebuah aura (peringatan), dalam bentuk sensasi abnormal, epigastric sensations (perasaan aneh dalam perut), halusinasi atau ilusi (entah lewat indera mata, hidung atau rasa di mulut ), sensasi déjà vu (perasaan sangat bahagia dan puas), membayangkan peristiwa atau perasaan di masa lalu atau emosi tiba2 dan intens yang tidak ada hubungannya dengan keadaan saat itu. Semua gejala2 ini hadir saat Muhamad mengalami kejang-kejang.

Pengalaman epilepsi ini bisa partial/sebagian, dimana sang penderita tidak kehilangan kesadaran, atau partial complex, yang mengakibatkan kehilangan atau kekurangan kesadaran.

Gejala2 lain termasuk gerakan kepala yang abnormal dan bola mata yang terangkat keatas (putih semua, bagian hitamnya tidak kelihatan). Kejang-kejang tipe inilah yang terjadi pada Muhamad saat dibangunnya Ka’bah.

Gerakan kontraksi otot yang repetitif dan ritmik yang mempengaruhi satu bagian tubuh, satu lengan, bagian dari wajah atau bagian terisolasi lainnya juga merupakan gejala-gejala TLE. Gejala-gejala lain termasuk sakit perut bagian bawah (abdominal pain), perasaan muak (nausea), keringat deras, wajah kemerah2an, detak jantung yang cepat dan perubahan dalam visi, ucapan, pemikiran, kesadaran dan kepribadian. Jelas, halusinasi lewat panca-indera (visual, audio, sentuhan badan dsb.) adalah gejala2 utama.

Epilepsy.dk mendefinisikan, “Simple partial seizures dengan gejala-gejala mental, yaitu si penderita bisa mengingat apa yang dialaminya tadi, dari jaman dulu dikenal sebagai ‘aura’. Kejang-kejang itu sering disusul dengan gerakan tubuh yang tehentak-hentak (convulsion). Mereka sering bagaikan mimpi … Ia berpikir ia sudah gila.”

Muhamad memang merasa bahwa ia sudah gila. Khadijah-lah yang meyakinkannya bahwa ia tidak gila.

Situs itu juga menulis: “Sejak lama diperdebatkan apakah penderita epilepsy memiliki kepribadian khas yang berbeda dari orang lain. Disimpulkan bahwa penderita dengan temporal lobe epilepsy lebih tidak stabil secara emosional, dengan kecendrungan untuk agresif. Ada yang menjadi egois (self-centered), mereka begitu sensitif sampai mendekati paranoia, dan setiap pernyataan bisa membuatnya tersinggung. Mereka terlalu menganalisa hal2 secara mendalam (mengarah kepada perasaan dendam), dan sangat tertarik khususnya pada hal2 seperti agama, hal2 mistik, filosofis dan isu2 moralitas.”

Dijelaskan pula bahwa penderita TLE cenderung untuk depresi, berpikir untuk bunuh diri dan halusinasi. Penderita merasa bahwa ia sedang ditindas. Namun demikian, hubungan emosionalnya dengan orang2 lain lebih baik dengan penderita schizophrenia. Berbeda dengan schizophrenia, TLE sering sembuh dengan sendirinya. Ini kemungkinan terjadi pada Muhamad, karena semakin beranjak dalam umur kejang-kejangnya semakin jarang terjadi. Namun demikian, ini tidak menghentikannya untuk terus “menerima wahyu” untuk melengkapi Qur’annya sesuai dengan keperluan keadaan.

Di antara ayat-ayat Mekah yang dini dan ayat-ayat Medinah yang belakangan, ada perbedaan dalam nada, ahasa dan struktur bahasa. Surat-surat yang ditulis selama karir Muhamad yang dini bersifat poetis. Mereka berbunyi seperti sajak, pendek dan menarik perhatian. Mereka penuh dengan permohonan agar pengikut soleh, rajin berzakat, menafkahi anak yatim, membebaskan budak, sabar, berbaik hati dan penuh kasih dan cukup banyak perngatan dan janji-janji neraka bagi mereka yang tidak mengindahkan peringatannya.

Surat 91, “Al Shams/Matahari”, adalah surat khas yang menggambarkan periode ini. Surat itu membicarakan sebuah mitos yang sudah dikenal luas oleh bangsa Arab, bahwa Allâh telah mengirimkan onta betina untuk memperingatkan rakyat Tsamud, yang karena kecerobohan mereka memotong sebuah binatang yang sebenarnya seorang nabi betina.

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari dan bulan apabila mengiringinya, dan siang apabila menampakkannya, dan malam apabila menutupinya, dan langit serta pembinaannya, dan bumi serta penghamparannya, dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (Kaum) Tsamud telah mendustakan (rasulnya) karena mereka melampaui batas, ketika bangkit orang yang paling celaka di antara mereka, lalu Rasul Allah (Saleh) berkata kepada mereka: (“Biarkanlah) unta betina Allah dan minumannya”. Lalu mereka mendustakannya dan menyembelih unta itu, maka Tuhan mereka membinasakan mereka disebabkan dosa mereka, lalu Allah menyama-ratakan mereka (dengan tanah), dan Allah tidak takut terhadap akibat tindakan-Nya itu.

Surat 113, “AL Falaq/Subuh”, adalah contoh lain tentang surat yang ditulis dalam periode Mekah ini.

Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul. Biasanya tukang-tukan sihir dalam melakukan sihirnya membikin buhul-buhul dari tali lalu membacakan jampi-jampi dengan menghembus-hembuskan nafasnya ke buhul tersebut. Dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki”.

Saat masih di Mekah, ambisi Muhamad hanya terbatas pada kota itu dan sekitarnya. Ia menulis: Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Qur’an dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura (penduduk Mekah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya.

Ibu segala Kota, Ummul Qura, adalah Mekah. Dalam ayat-ayat lain, ia mengatakan bahwa ia datang khusus bagi mereka yang belum menerima wahyu dari Tuhan. Menurut ayat-ayat ini, pesannya tidak ditujukan bagi Yahudi dan Kristen. Namun dengan lajunya waktu dan ambisinya, akhirnya ia menuntut agar kesemuanya tunduk padanya atau mati.

Bahasa dalam surat-surat belakangan bersifat legalistik. Sama dengan bahasa seorang tiran yang menetapkan hukum dan peraturan bagi pengiktunya dan mendorong mereka untuk merebut wilayah baru.

Seperti dikatakan A. S. Tritton, “Kalimat-kalimatnya panjang dan sulit dicerna sehingga sang pendengar harus mengendar secara hati-hati atau ia akan kehilangan iramanya; bahasanya bersifat prosa dengan kata-kata yang berirama dalam intervalnya. Topiknya adalah peraturan, komentar atas kejadian, pernyataan kebijakan, peringatan kepada mereka yang tidak se-iya sekata dengan sang nabi, khususnya Yahudi, dan rujukan kepada cekcok rumah tangga. Daya khayalnya disini mulai melemah dan anak-anak kalimat menunjukkan kemiskinan ide-ide dengan disana sini berisi letupan entusiasme dari ayat-ayat Mekah.”

Juga penting dicatat bahwa halusinasi Muhamad tidak terbatas pada malaikat Jibril. Ia juga mengaku melihat Jin dan bahkan Setan. Saat sedang solat dalam mesjid, ia mulai menggerak-gerikkan lengannya seakan bergelut dengan seseorang yang tidak kelihatan. Ia kemudian mengatakan, “Setan datang didepan aku dan mencoba mengganggu doa aku, namun Allâh memberi aku kekuatan dan aku mencekiknya. Aku berpikir untuk mengikatnya kepada tiang mesjid shg kau bisa melihatnya saat kau bangun di pagi hari. Lalu aku ingat pernyataan Nabi Solomon, ‘Tuhanku ! Berikan kepada aku sebuah kerajaan yang tidak dimiliki siapapun setelah aku.’ Lalu Allâh membuatnya (Setan) kembali dengan kepala tunduk (terhina).”

Dalam berbagai ahadis, Muhamad meriwayahkan pertemuan2nya dengan Jin. Ada cerita yang mengatakan ia bermalam di kota mereka dan membuat mereka masuk Islam. Ada paling sedikit 30 rujukan kepada Jin dalam Qur’an.

Gejala Lain TLE

Penderita TLE memiliki lima tendensi ini (diantara dan bukan selama kejang-kejang):

1. Hypergraphia: sebuah fenomena obsesi yang diwujudkan dalam menulis atau mencatat dalam buku harian secara ekstensif. Walau mengaku buta huruf, Muhamad menyusun Qur’an, meminta orang lain untuk menulis untuknya.

2. Hyperreligiositas: kepercayaan religius yang tidak hanya intens/mendalam, namun juga bisa diasosiasikan dengan teori-teori teologis atau kosmologis yang tidak lazim. Penderita menganggap diri mendapatkan wahyu ilahi. Muhamad jelas menyibukkan diri dengan filosofi dan hal-hal mistik, yang membawanya menciptakan sebuah agama baru.

3. Sifat Menempel: Dari cerita-cerita tentang kedekatan Muhamad pada pamannya, ketika ia masih kecil, bisa disimpulkan bahwa Muhamad secara emosional sangat memerlukan orang dekat dan sangat marah saat ditolak atau dicampakkan.

4. Niat seksual yang berubah-ubah: Obsesi Muhamad kepada wanita menunjukkan bahwa interesnya kepada sex meningkat walau, seperti yang akan kita saksikan nanti, kemampuannya itu kemungkinan berkurang atau hilang sepenuhnya.

5. Agresif: emosi intens ini sering labil, sehingga suatu saat penderita bisa menunjukkan kehangatan, dan pada saat lain, kemarahan dan iritasi berujung pada amukan dan kelakuan agresif. Muhamad kadang bersifat ramah, khususnya kepada sahabat-sahabatnya, namun sangat tidak sabar dan sering jengkel dgn mereka yang ia anggap menolak tuntutan-tuntutannya. Bukhari mengatakan: “Jika Nabi tidak suka sesuatu, tanda ketidaksukaan itu akan nampak pada wajahnya.”

Perjalanan Malam ke Surga

Ada berbagai versi ttg cerita Mi’raj Muhamad, pelancongan malam harinya ke surga. Ibn Ishaq menyusun tradisi-tradisi yang berasal dari sahabat-sahabatnya, khususnya istrinya, ‘Aisha. Menurut riwayat, Muhamad melaporkan : (terjemahan bebas !)

“Ketika aku tidur dalam hijr, Jibril datang dan membangunkan aku dengan kakinya. Aku bangun namun tidak melihat apa-apa dan merebah kembali. Untuk kedua kalinya ia datang dan membangunkan aku dengan kakinya. Aku tidak melihat apa2 dan merebah kembali. Ia datang kepada aku untuk ketiga kalinya dan membangunkan aku dgn kakinya. Aku bangun dan ia memegang tangan aku dan aku berdiri disebelahnya. Ia membawa aku keluar pintu mesjid, dan disitulah ada seekor hewan putih, setengah keledai … (half mule, half donkey), dengan akup2 disisinya yang mempercepat gerakan kakinya …. Ia menaikkan aku padanya. Lalu ia pergi keluar dengan aku, dan terus dekat dengan aku.

Ketika aku mencoba menaikinya, ia [hewan itu] malu-malu. Jibril meletakkan tangannya pada bulu tengkuknya dan mengatakan, Apakah kau tidak malu, wahai Buraq, untuk bertingkah seperti ini ? Demi Allâh, tidak ada yang lebih terhormat bagi Allâh daripada Muhamad menaikimu. Hewan itu begitu malu sampai ia berkeringat dan berdiri sehingga aku bisa menaikinya.”

Sang periwayah kemudian mengatakan: “Nabi dan Jibril berangkat sampai mereka tiba di kuil Yerusalem. Disana ia berjumpa dengan nabi-nabi seperti Ibraham, Musa dan Yesus. Sang nabi berlaku sebagai imam utama mereka dalam memimpin doa. Lalu ia dibawakan dua ember, yang satu berisi anggur dan yang lainnya berisi susu. Sang nabi mengambil susu itu dan meminumnya, menolak anggur tersebut. Jibril mengatakan, ‘Kau telah diantarn dengan benar kepada hukum alami, agama asli yang benar dan begitu pula pengikutmu, Muhamad. Anggur diharamkan bagimu.’ Lalu sang nabi kembali ke Mekah dan dipagi hari ia mengatakan kepada Quraish apa yang terjadi. Kebanyakan dari mereka mengatakan, ‘Demi Allâh, ini jelas sebuah absurditas ! Sebuah karavan saja memerlukan waktu satu bulan untuk mencapai Syria dan satu bulan untuk kembali. Bagaimana Muhamad bisa melakukan perjalanan pulang-pergi dalam satu malam ?’”

Ibn Sa’d mengatakan; “Setelah mendengar cerita ini banyak orang yang berdoa dan bergabung dengan Islam menjadi pembelot dan meninggalkan Islam.” Dan kemudian ayat Qur’an berikutlah kabarnya diturunkan sebagai tanggapan: “Kami membuat visi yang Kami tunjukkan hanya untuk menguji manusia.”

Para periwayat Muslim sampai jungkir balik membumbui cerita ini agar nampak kredibel. Mereka menambahkan bahwa setelah orang menuntut bukti darinya, Muhamad menjawab bahwa ia dan kuda buraqnya telah melewati karavan si ini dan si itu di sebuah lembah dan bahwa sang buraq mengagetkan mereka sampai salah satu onta mereka meloncat kaget dan melarikan diri. Lalu Muhamad dikutip sebagai mengatakan;

“Dan aku menunjuk kepada mereka dimana (karavan) itu berada, saat aku dalam perjalanan ke Syria. Aku meneruskan perjalanan sampai di Dajanan, sebuah gunung didekat Tihama, sekitar 25 mil dari Mekah. Aku melewati karavan Banu ini dan itu. Aku menemukan mereka tertidur. Mereka memiliki ember air yang ditutupi dengan alas penutup. Aku melepaskan penutup itu dan meminum airnya, dan meletakkan kembali alas penutup tersebut.

Yang ingin dibuktikannya adalah bahwa karavan mereka itu pada saat ini sedang turun dari al-Baida’ di Celah al-Tan’im, yang dipimpin oleh onta berwarna ke-abu2an yang dibebani dengan dua kantong, salah satunya berwarna hitam dan satunya lagi berwarna warni.’ Baida adalah sebuah lembah didekat Mekah, disisi Medinah. Tan’im berada di tanah tinggi didekat Mekah. Orang-orang itu bergegas mencapai Celah itu dan onta pertama yang mereka temukan adalah sesuai dengan yang digambarkan (nabi). Mereka menanyakan lelaki-lelaki itu tentang ember air itu dan mereka mengatakan bahwa ember itu tadinya penuh air, dan mereka menutupinya dengan sebuah alas namun ketika mereka bangun, ember itu, walau tertutup ternyata kosong isinya. Mereka bertanya orang lain yang juga berada di Mekah dan mereka mengatakan bahwa memang benar mereka dikagetkan dan seekor onta berlari kaget. Mereka mendengar seseorang memanggil mereka, yang menunjuk pada arah larinya sang onta sehingga mereka bisa menangkapnya kembali.”

Tradisi-tradisi ini ditulis lebih dari seratus tahun setelah kematian Muhamad. Tidak ada cara membuktikan otentisitas klaim-klaim tersebut setelah lewatnya jangka waktu yang cukup panjang. Namun apa yang umumnya dilewatkan Muslim adalah bahwa pada saat Muhamad mengaku telah mengunjungi sebuah kuil di Yerusalem, kuil itu sebenarnya belum dibangun.

Enam abad sebelum penerbangan misterius al-Buraq itu, rakyat Romawi telah menghancurkannya. Pada tahun 70M tidak satupun batu yang berdiri. Menurut Injil, Kuil Solomon dibangun sekitar abad 10 SM. The Dome of the Rock dibangun diatas fondasi Kuil Yupiter Romawi pada tahun 691M. Mesjid Al-Aqsa dibangun diatas sebuah basilica Romawi di sebelah selatan the Temple Mount oleh bangsa Umayyad di tahun 710M. Ironis bahwa Muhamad bisa menggambarkan karavan suku ini dan itu dengan begitu mendetil, namun lupa bahwa kuil tempat ia solat itu, sebenarnya belum eksis.

Sebuah hadis lain mengatakan bahwa untuk menguji kebenaran pernyataan Muhamad, Abu Bakar memintanya agar Muhamad menggambarkan Yerusalem dan ketika ia melakukannya, Abu Bakar mengatakan ‘Itu benar. Aku bersaksi bahwa kau adalah rasul Allâh’. Tidak jelas apakah Abu Bakar memang pernah mengunjungi Yerusalem. Ini bukan kota penting bagi bangsa Arab untuk dikunjungi. Namun demikian, sangat mengherankan bahwa Abu Bakar-pun tidak sedikitpun menggambarkan kuil itu. Ini tidak lain hanyalah cerita-cerita yang disusun Muslim untuk memberikan kredibiltas kepada cerita yang paling aneh yang pernah dinarasikan nabi mereka.

Ada versi lain mengenai cerita ini yang kemungkinan lebih bisa dipercaya karena ini juga diratifikasi dalam Qur’an. Dalam versi ini Muhamad mengatakan:

“Setelah menuntaskan urusan aku di Yerusalem, sebuah anak tangga yang paling indah yang pernah aku lihat dibawa kepada aku. Itu tangga yang dipandangi orang menjelang dijemput maut. Rekan aku menaikinya, sampai kami tiba di salah satu gerbang surga yang disebut dgn Gerbang Para Penjaga. Malaikat bernama Isma’il bertanggung jawab atasnya dan ia membawahi 12.000 malaikat, yang masing2 membhawai 12.000 malaikat.’

Ketika Jibril membawa aku masuk, Isma’il bertanya siapa aku dan ketika ia mengatakan bahwa aku Muhamad, ia bertanya apakah aku diberikan sebuah misi, atau dipanggil, dan setelah diyakinkan, ia mengucapkan selamat jalan.

Semua malaikat yang menemui aku ketika aku memasuki suga paling bawah tersenyum dan mengucapkan selamat jalan, kecuali salah satu dari mereka yang tidak senyum atau menunjukkan ekspresi gembira spt yang lainnya.

Dan ketika aku tanya alasannya kpd Jibril, ia mengatakan bahwa kalau ia memang pernah tersenyum kpd orang lain sebelumnya atau tetrseunyim kpd seseorang sesudahnya, ia akan tersenyum pada aku. Ia tidak tersenyum karena ia Malik, Penjaga Pintu Neraka.

Surah 81:21 ‘Apakah kau tidak akan perintahkan dia utk menunjuk Neraka pada aku ?’ Dan ia mengatakan, ‘Tentu ! Hai Malik, tunjukkan Neraka pada Muhamad.’ Thereupon he removed its covering, and the flames blazed high into the air, until I thought that they would consume everything. So I asked Gabriel to order him to send them back to their place, which he did.

Aku hanya bisa menbandingkan dampak penarikan diri mereka spt jatuhnya bayang2 sampai, ketika api mundur ketempat asal mereka, Malik menutupi mereka.

Ketika aku memasuki surga paling bawah, aku melihat seseorang duduk disana, dgn jiwa2 orang yang melewatinya. Kpd seseorang ia berbicara dgn baik dan … mengatakan ‘Jiwa bagus dari raga yang bagus.’ Tentang orang lain ia akan mengatakan ‘Wah’ dan cemberut, mengatakan: ‘Jiwa setan dari raga setan.’

Dlm menjawab pertanyaan aku, Jibril mengatakan bahwa ini ayah kami, Adam, sedang memeriksa jiwa2 keturunannya. Jiwa orang beriman meningkatkan kegembiraannya, sementara jiwa seorang kafir meningkatkan kejijikannya. ‘Lalu aku melihat orang2 dgn bibir spt onta. Dlm tangan2 mereka terdapat kepingan2 api, spt batu, yang mereka gunakan utk dimasukkan dalam mulut mereka dan kemudian keluar dari bokong mereka. Aku diberitabu bahwa ini mereka yang berdosa karena memakan harta anak yatim piatu. Lalu aku melihat orang2 seperti keluarga Firaun, dgn perut2 yang belum pernah aku lihat, dan melewati mereka adalah onta2 yang gila karena kehausan ketika mereka dibuang ke neraka, menginjak mereka karena mereka tidak dapat mengelak. Mereka adalah para lintah darat.

Lalu aku melihat wanita2 digantung dari buah dada mereka. Mereka melahirkan anak2 haram jadah bukan dari suami2 mereka.

Lalu aku dibawa ke surga kedua, dan disitu ada dua saudara sepupu dari garis ibu, Isa, putera Mariam dan Yohanes, putera Zakariah. Lalu aku ke surga ketiga dan disitu ada seseoarng yang wajahnya spt bulan purnama. Itu saudara aku, Yusuf, putera Yakub. Lalu ke surga keempat, disana ada seorang bernama Idris. ‘Dan kami …. And we have exalted him to a lofty place.’ Surah 19:58 ????? Lalu ke surga kelima dan disana ada lelaki dgn rambut putih dan jenggot panjang, belum pernah aku melihat lelaki yang lebih rupawan darinya.

Ia adalah yang paling dikasihi rakyatnya, Aaron, putera ‘Imran. Lalu ke surga keenam, dan disana ada lelaki berwarna kulit gelap dgn hidung berbentuk kait (‘a hooked nose’), spt kaum Shanu’a. Ini saudara aku,

Musa, putera ‘Imran. Lalu ke surga ketujuh, dan disana ada seseorang duduk di singgasana pada gerbang rumah mewah immortal, Surga. Setiap hari, 70.000 malaikat masuk dan tidak kembali sebelum hari kiamat. Belum pernah aku melihat orang lebih mirip dgn aku. Ini ayah aku, Ibraham. Lalu ia membawa aku ke surga, dan disitu aku melihat gadis dgn bibir merah gelap dan bertanya siapa memilikinya, karena ia sangat membuat aku suka padanya, dan ia mengatakan ‘Zayd b. Haritha.’ Rasul memberitahu Zayd berita baik ini tentangnya (gadis itu).”

Satu tradisi mengatakan, Ketika Jibril mengantar Muhamad ke setiap tingkatan surga dan meminta ijin masuk, ia harus memberitahu para penjaga siapa yang ia bawa dan apakah tamunya itu menerima sebuah misi atau telah dipanggil, dan para penjaga gerbang akan menjawab ‘Allâh memberikannya kehidupan, kakak dan sahabat !’ dan membiarkan mereka lewat sampai mereka mencapai langit ketujuh dan disana Muhamad bertemu dengan Allâh. Disana ditetapkan kewajiban lima puluh kali solat per hari bagi pengikutnya. Saat ia kembali, ia bertemu Musa dan inilah yang terjadi:

“Pada saat aku kembali, aku berjumpa dengan Musa dan sungguh ia temanmu yang paling baik ! Ia bertanya berapa solat yang diwajibkan pada aku dan ketika aku mengatakan lima puluh, ia mengatakan, ‘Doa adalah sesuatu yang memberatkan dan pengikutmu adalah orang-orang lemah, jadi kembalilah kepada Tuhanmu dan minta padaNya untuk mengurangi jumlah solatnya bagi dirimu dan komunitasmu.’ Aku melakukannya dan Ia mewajibkan sepuluh solat. Sekali lagi aku berpapasan dengan Musa dan ia sekali lagi mengatakan hal yang sama, dan begitulah seterusnya sampai hanya ditetapkan lima solat bagi seluruh hari dan malam. Musa kembali memberikan aku nasehat yang sama. Aku menjawab bahwa aku sudah kembali kepada Tuhan aku dan bertanya padaNya untuk mengurangi jumlahnya sampai aku malu dan aku tidak akan melakukannya lagi. Barang siapa yang melakukan doa dalam iman, imannya akan dihadiahi dengan limapuluh solat.”

Ada Muslim yang mengatakan bahwa peristiwa ini tidak terjadi dalam dunia fisik melainkan sebuah pengalaman spiritual. Namun, itupun tidak benar mengingat pernyataan Muhamad yang mendetil tentang karavan Banu ini-itu yang ditemuinya dalam perjalanannya dan semua detil tentang seekor onta yang meloncat kaget atau meminum air dari sebuah ember milik karavan itu.

Bukti paling besar bahwa pengalaman ini sebenarnya sebuah pengalaman fisik adalah karena ini tercatat dalam Qur’an sendiri, yang mengatakan bahwa asensi ini dimaksudkan untuk menguji iman pengikut. Muslim memang mempercayai absurditas mana saja selama absurditas itu diberi cap “spiritual”, tetapi kalau sesuatu dikatakan terjadi dalam dunia nyata, Muslim bertendensi utk lebih skeptis

Muhamad Menyatakan Kebenaran

http://www.fyodordostoevsky.com/pictures.php

Penulis Rusia, Feodor Dostoevsky, bahkan percaya bahwa Muhamad menyatskan kebenaran. Ia percaya bahwa pengalaman Muhamad ini benar, paling tidak menurut dirinya sendiri. Dostoevsky sendiri menderita temporal lobe epilepsy. Ia mengatakan, lewat salah satu tokoh dalam bukunya, ketika ia mengalami kejang2, pintu2 Surga akan terbuka dan ia bisa melihat barisan malaikat meniupkan trompet emas. Lalu kedua gerbang emas akan terbuka dan ia bisa melihat tangga emas yang mengantar langsung kepada singgasana Tuhan.

Newsweek, tgl 7 Mei, 2001, dalam sebuah artikel berjudul Religion and the Brain (Religi dan Otak), menjelaskan fenomena ini:

Saat gambaran sebuah salib atau sebuah Taurat berlapis emas, memecut kekaguman religius, ini disebabkan karena bagian otak yang mengatur penglihatan–yang menafsirkan apa yang dilihat mata dan menghubungkan gambaran itu dgn emosi dan memori–telah belajar utk menghubungkan gambaran tsb dgn perasaan tsb. Visi2 yang timbul selama doa atau ritual agama juga dihasilkan dari dalam area tsb: stimulasi elektris dari temporal lobe (yang tersimpan dipinggir kepala dan menyimpan sirkuit2 yang bertanggung jawab atas bahasa, pemikiran konseptual dan asosiasi) menghasilkan visi.

Epilepsi Temporal-Lobe —letupan abnormal aktivitas elektrik di kawasan2 ini— membawanya ke hal yang lebih ekstrim. Walau studi meragukan koneksi antara epilepsy dgn religiositas, ada yang merasa bahwa kondisi ini mencetuskan visi dan suara2 jelas semacam tipe yang dialami Joan of Arc.

Walau epilepsy temporal-lobe jarang terjadi, periset menganggap bahwa letupan2 aktivitas elektrik yang terpusat yang disebut dgn “temporal-lobe transients” bisa menghasilkan pengalaman mistik. Utk menguji teori ini, Michael Persinger dari Laurentian University di Canada menempatkan sebuah helm yang dipadati dgn elektromagnet dan dipasang pada kepala sukarelawan. Helm itu menciptakan aliran magnetik yang lemah, tidak lebih dari yang dihasilkan layar computer.

Memonitor Epilepsi

Menurut Persinger, letupan2 aktivitas elektrik dalam temporal lobe, menghasilkan sensasi yang oleh sukarelawan digambarkan sbg supernatural atau spiritual: sebuah pengalaman luar badan, perasaan kehadiran ilahi. Ia percaya bahwa pengalaman religius diakibatkan oleh badai elektrik dlm temporal lobes, dan bahwa badai2 itu bisa dicetuskan karena keresahan, krisis pribadi, kekurangan oxyangen, kadar gula rendah dan badan letih—saat2 dimana orang biasanya menemukan “Tuhan.”

Asal Usul Pengalaman Mistik Muhamad

Mungkinkah perangsangan temporal lobe membangunkan pengalaman misitk spt merasakan kehadiran “mahluk halus”, mendengar suara, melihat cahaya atau bahkan hantu ?

Michael Persinger setuju. Ia mampu mendemonstrasikan bahwa sensasi yang digambarkan sbg “pengalaman religius” tidak lain adalah dampak sampingan dari kegiatan otak kita yang sangat aktif itu. Dlm kata2 sederhana:

Kalau bagian otak sebelah kanan-bagian yang mengatur emosi kita- … dan lalu bagian kiri-bagian bahasa- diperintahkan utk mempertanyakan fenomena tidak eksis ini, otak kita menghasilkan perasaan adanya “mahluk halus.”

Ken Hollings menulis :

“Persinger… berpendapat bahwa pengalaman religius diciptakan dalam otak. Studi akhir2 ini menunjukkan bahwa kesadaran mengenai diri kita sendiri (our sense of self) dihasilkan oleh temporal lobe kiri, yang berlokasi dlm bagian otak yang mengatur logika dan ketepatan, yang mencoba mempertahankan batasan antara kesadaran individual dan dunia luar. Tutup lobe itu dan kau akan merasakan bahwa kau telah menyatu dgn Alam Semesta – bentuk utama pengalaman religius.

Rangsang temporal lobe bagian kanan, bagian otak kita yang lebih kreatif dan emosional, maka timbullah perasaan kesadaran diri, yang biasanya dirasakan sbg fenomena ‘terpisah’.”

Persinger menempatkan helm sepeda motor dgn sumbu2 (solenoid) yang menyalurkan aliran elektromagnetik lunak disekitar kepala bagian otak seorang sukarelawan. Mereka duduk dgn mata tertutup kain dlm sebuah kamar kosong yang mendapat julukan “ruang surga dan neraka.” Dgn memindah2kan aliran listrik itu, 80% dari sukarelawan yang mengambil bagian dlm eksperimen ini merasakan “kehadiran” mahluk halus dlm kamar tsb, kadang menyentuh atau bahkan meraih mereka. Ada yang mengatakan bahwa mereka mencium wangi surga atau bau neraka. Mereka mendengar suara, melihat lorong2 gelap, cahaya dan pengalaman religius mendalam.

Ed Conroy, melaporkan eksperimen Michael Persinger ini & menulis : “Kepribadian orang2 normal yang menunjukkan meningkatnya aktivitas temporal lobe … menunjukkan meningkatnya kreatifitas, suggestibility, kapasitas ingatan dan proses intuisi. Sebagian besar mengalami fantasi hebat atau subyektif yang memupuk adaptabilitas mereka. Banyak dari mereka cenderung pada aktivitas fisik dan mental yang disusul dgn depresi ringan. Orang2 ini lebih sering memiliki mengalami perasaan ‘ada hantu dan bahkan melihatnya’; kepercayaan2 eksotik lebih dirasakan ketimbang konsep2 religi tradisional.”

Persinger menemukan bahwa masing2 sukarelawan memberikan nama yang tidak asing kpd ‘hantu’ mereka. Orang2 beragama merasakan kehadiran tokoh2 suci agama mereka spt Elijah, Yesus, Bunda Maria, Mohamad, dsb. Mereka yang cenderung memiliki interpretasi ala Freud – menamakan fenomena yang hadir sbg kakeknya misalnya, sementara sukarelawan yang agnostik, yang terkagum2 ttg cerita2 piring terbang dari angkasa luar (UFO), menceritakan sesuatu yang lebih mirip cerita penculikan oleh mahluk dari planet lain.

Metoda ini juga digunakan utk merangsang pengalaman hampir mati (near-death experience) atau NDE. Hollings menulis :

“Thn 1933 di Montreal, ahli bedah syaraf, Wilder Penfield menemukan bahwa saat ia menstimulasi sel2 saraf tertentu dlm temporal lobe dgn aliran listrik, pasien akan merasakan kembali ‘pengalaman2 sebelumnya’ secara mendetil dan meyakinkan.

Dlm bukunya yang kontroversial thn 1976, The Origin of Consciousness in the Breakdown of the Bicameral Mind, psikologis Princeton, Julian Jaynes mengatakan bahwa perasaan yang biasanya digambarkan sbg ‘pengalaman religius’ hanyalah efek sampingan dari interaktivitas giat antara bagian kiri dan kanan otak kami. Nenek moyang kami, katanya, tidak … dapat menjelaskan perasaan tsb kecuali menyebutnya sbg suara2 dan visi dari dewa2 di atas.”

Apa yang sebenarnya terjadi dlm saat kesadaran spiritual yang intens ?

Hollings mengatakan, “Aktivitas dlm bagian amyangdale otak, yang memantau lingkungan utk menghindari ancaman dan mengukur ketakutan, ditekan (dampened). Sirkuit2 Parietal lobe yang memberikan kita orientasi, hilang secara pelan2, sementara sirkuit2 dlm frontal dan temporal lobe, yang menandai waktu dan mengakibatkan kesadaran diri, menjadi terputus.

Menggunakan brain-imaging data dari Budhis2 Tibet selama meditasi atau biarawati Fransiskan saat berdoa, Dr. Andrew Newberg dari University of Pennsylvania mengamati bahwa segenggam syaraf/neuron dlm superior parietal lobe, dihampir atas dan belakang otak kami, telah berhenti (shut down). Kawasan ini membantu memproses informasi ttg orientasi dan waktu.”

Persinger menunjukkan bahwa pengalaman “spiritual” dan “supernatural” adalah hasil dari kurangnya komunikasi dan koordinasi antara temporal lobe kiri dan kanan. Pengalaman adanya hantu dlm kamar, perasaan bahwa sukma kita terpisah dari badan, melihat bagian2 tubuh kita terpotong2 secara aneh dan bahkan perasaan religius semuanya diciptakan dlm otak. Persinger menyebut pengalaman2 ini sbg ‘temporal lobe transients’, atau peningkatan dan ketidakstabilan dlm pola2 penembakan neuron dlm temporal lobe.

Bagaimana Pengalaman ini Menghasilkan Perasaan Religius?

“Kesadaran diri kita” (our sense of self), kata Persinger “pada fungsi otak normal, dipertahankan oleh cortex temporal sebelah kiri dan kanan. Begitu kedua cortex ini tidak terkoordinasi, spt saat kejang2 atau pengalaman ‘mistik,’ maka otak sebelah kiri menafsirkan aktivitas tidka terkoordinasi itu sbg ‘pribadi lain’, atau ‘kehadiran mahluk lain’, seakan ada mahluk halus (yang bisa ditafsirkan sbg malaikat, jin, hantu atau mahluk angkasa luar), atau meninggalkan tubuh mereka (spt dalam pengalaman near-death experiences), atau bahkan ‘Tuhan’.

Saat amyangdala (bagian kanan otak berhubungan dgn emosi) terlibat dlm pengalaman mistik ini, faktor2 emosional sangat meningkatkan pengalaman itu, yang kalau dihubungkan dgn tema2 spiritual, bisa menjadi sebuah kekuatan yang sangat intens bagi perasaan religius.”

Stimulasi Otak menciptakan Orang yang Tak Nampak

Pakar sains Swiss menemukan bahwa stimulasi elekytonik/listrik otak bisa menciptakan perasaan kehadiran seseorang yang tidak nampak (a “shadow person”) yang mencontoh gerak-gerik tubuh kita.

physorg.com melaporkan :

Olaf Blanke dan rekan2 di the Federal Polytechnic School of Lausanne mengatakan, penemuan mereka bisa menjelaskan proses2

otak yang menyumbang bagi gejala2 schizophrenia, dimana seorang penderita merasa kelakuannya di-beo oleh orang lain.

Dokter yang mengevaluasi seorang wanita normal tanpa latar belakang problema psikiatris menemukan bahwa stimulasi bagian otaknya yang disebut the left temporoparietal junction membuatnya percaya bahwa ada seseorang yang berdiri dibelakangnya.

Sang pasien melaporkan bahwa “orang itu” melakukan gerak gerik persis sama dgn dirinya, walau itu hanya ilusi. Pada saat penyidikan, pasien diminta utk membungkuk kedepan dan memegang lututnya: ini mengakibatkan perasaan bahwa ‘orang bayangannya itu’ sedang memeluknya, yang dirasakannya sbg ‘tidak nyaman.’

Penemuan ini bisa membuat kami semakin mengerti dampak2 psikiatris spt paranoia, perasaan dikontrol dan ditindas oleh mahluk ruang angkasa, demikian para neuroscientist (pakar ilmu saraf).

Penemuan ini dilaporkan dlm sebuah dlm isu jurnal Nature minggu ini.

Mungkinkah penemuan ini menjelaskan apa yang didengarkan dan dirasakan Muhamad saat terbang ke surga ? Muhamad datang dari budaya yang percaya jin, malaikat, gendruwo, setan dan mahluk2 itu jugalah yang dilihatkan dlm halusinasinya. Dijaman itu berlangsung perdebatan ttg mereka yang percaya akan satu Tuhan, spt Yahudi, Kristen dan Hanifisme (sekte monotheis pra Islam yang merupakan kepercayaan Khadijah yang disebarkan di Arabia), versus mereka yang polytheis, spt yang dipercaya clannya Muhamad. Muhamad berpihak pada monotheisme yang lebih “eksotik”, ketimbang konsep tradisional religius yang dipercaya sukunya. Juga perlu diingat pengaruh Khadijah dlm menafsirkan halusinasi Muhamad.

Apa yang dialami Muhamad dirasakan benar2 terjadi, tapi ini hanya pengalaman mental. Ketika ia menceritakannya kpd Khadijah, apa yang dipikirkannya adalah bahwa suami tercintanya entah kesurupan atau disentuh malaikat. Jadi ketika Muhamad mengatakan kepadanya “Aku khawatir sesuatu akan terjadi pada aku”, ia menjawab, “Tidak mungkin ! Allâh tidak akan mempermalukanmu”. Karena ia tidak mampu menerima bahwa Muhamad menjadi gila, ia hanya memiliki satu2nya alternatif dan menyimpulkan bahwa ia pastilah dipilih menjadi nabi. Kalau bukan karena dukungan dan dorongan Khadijah itu, Muhamad akan merasa bahwa ia memang kemasukan setan dan ia akan menyadari kondisinya spt layaknya penderita epilepsi.

Onta Berlutut Karena Beratnya Wahyu

Muslim sering melebih2kan dan menyusun mukjizat2 yang kata mereka dilakukan Muhamad. Ini memang normal bagi pengikut aliran yang senang meng-atribusi mukjizat pada pemimpin mereka. Sebuah hadis mengatakan bahwa satu saat Muhamad menumpangi ontanya, datanglah sebuah wahyu, dan wahyu itu sedemikian beratnya sampai sang onta tidak tahan dan harus berlutut di tanah.

Berlututnya hewan itu merupakan indikasi berikutnya bahwa sang penumpang memang menderita epilepsi. Bonnie Beaver, pakar kelakuan hewan di the College of Veterinary Medicine at Texas A&M University, mengatakan “Anjing dan kucing dikenal telah memperingatkan orang saat kejang2 mereka akan dimulai. Sangat lazim bagi hewan utk meramalkan datangnya kejang2 pada pemilik mereka. Bahkan anjing tertentu bisa dilatih utk memperingatkan seorang penderita epileopsi akan datangnya sebuah serangan.”

kemampuan meramalkan datangnya kejang2 ini tidak hanya terbatas pada anjing dan kucing. Hewan nampaknya memiliki indera yang tidak dimiliki manusia. Hewan bisa meramalkan datangnya gempa bumi, berjam2 sebelum gempa bumi itu tiba. Kuda dan ternak – khususnya – bisa merasakan datangnya badai.

Tgl 4 Januari 4, 2005 The National Geographic menulis:

“10 hari sebelum gelombang raksasa menghantam garis2 pantai Sri Lanka & India, hewan liar dan piaraan nampaknya tahu apa yang akan terjadi dan melarikan diri mencari tempat aman. Menurut saksi mata, gajah berseru2 dan berlarian ke tempat2 yang lebih tinggi, anjing menolak utk keluar rumah, flamingo meninggalkan dataran rendah, hewan2 di kebun binatang bergegas masuk kandang mereka dan tidak bisa dirayu agar keluar. Kepercayaan bahwa hewan piaraan maupun liar memiliki panca indera ke ename—dan mengetahui kapan bumi akan bergetar—sudah ada selama berabad2.

Pointnya adalah bahwa hewan bisa merasakan sesuatu, khususnya sebelum datangnya serangan epilepsy pada pemilik mereka, sesuatu yang tidak dapat dilakukan manusia. Tidak heran kalau seekor hewan menjadi stress atau berlaku kurang wajar menjelang detik2 pemiliknya akan kena serangan. Kami tahu bahwa istri2 ataupun sahabat2 Muhamad tidak merasakan apa2 saat ia “menerima wahyu”. Selama salah satu halusinasi-nya, Muhamad mengatakan kpd Aisha, “Ini Jibril. Ia mengirimkan salam dan salut kepadamu. Aisha menjawab, ‘Salut dan salam kepadanya juga.’ Lalu ia mengatakan kpd nabi, ‘Kau melihat apa yang aku tidak lihat.’”

Jadi, dgn adanya seekor onta yang bisa merasakan apa yang terjadi pada Muhamad, ini lagi2 indikasi bahwa ia kena serangan epilepsi.

http://www.healthline.com/images/gale/b … mg0138.jpg

Seorang penderita epilepsi, yang dihubungkan dgn peralatan pemantauan aktivitas otak, sedang duduk dgn anjingnya yang bisa meramalkan saat datangnya kejang2.

Kasus Phil K. Kindred

Kasus2 penderita epilepsy lainnya bisa membuat kita lebih mengerti ttg apa yang kemunkginan terjadi pada Muhamad. Kemiripannya sering menakjubkan.

http://en.wikipedia.org/wiki/Philip_K._Dick

Penulis science fiction AS, Philip Kindred (1928-1982), berbicara ttg visi2nya yang aneh, mengatakan kpd Charles Platt, “Aku merasakan otak aku diinvasi oleh sebuah otak rasional yang transendental, seakan2 aku gila selama seluruh hidup aku dan tiba2 menjadi waras.”

Semua karya Philip diumulai dgn asumsi dasar bahwa tidak mungkin ada satu realitas tunggal yang obyektif. Charles Platt menggambarkan novel2 Philip. “Semuanya adalah persepsi. Tanah bisa bergerak dari bawah kakimu. Sang protagonis menemukan dirinya hidup dlm mimpi orang lain, atau ia masuk keadaan yang dirangsang oleh narkoba shg ia bisa lebih mengerti dunia nyata, atau ia kemungkinan menyeberang kesebuah alam semesta yang berbeda total.”

Spt Muhamad, Philip juga paranoid, dan memiliki emosi kekanak2an, narsisis, berangan2 utk bunuh diri dan benci orang tuanya. Ia membayangkan KGB dan CIA terus merencanakan plot2 melawan dirinya dan malah mencoba menyergapnya. Paranoia ini mirip dgn pernyataan2 Muhamad yang terus menerus berbicara ttg bgm kafir merancang plot2 melawan dirinya, menentang agamanya dan menindas dirinya dan pengikutnya.

VALIS, novel otobiografis pertama dari tiga novel Philip, adalah perjalanan orang tolol mencari Tuhan yang ternyata merupakan sebuah virus, sebuah lelucon, dan sebuah hologram mental yang ditransmisikan oleh satelit yang mengorbit. Tokoh utama dlm novel ini terlempar dlm sebuah perjalanan teologis saat ia menerima komuni dlm ledakan cahaya laser merah jambu yang ternyata merupakan sebuah hubungan komunikasi langsung dng Tuhan. Dlm karyanya ini, Philip mempelajari ‘pertemuan2nya’ dgn sebuah kehadiran ilahi.

VALIS adalah kependekan dari Vast Active Living Intelligence System. Ia berteori bahwa VALIS adalah baik sebuah “generator realitas”, maupun sebuah cara utk mengadakan komunikasi extraterestrial.

Lawrence Sutin, dlm Divine Invasions: A Life of Philip Kindred menulis ttg salah sebuah pengalaman mistik Phil yang sangat mirip pengalaman Muhamad. “Hari Senin ia menelpon aku dan mengatakan, malam sebelumnya ia merokok marijuana yang ditinggalkan seorang tamunya dan merasakan dirinya melihat sebuah visi yang sekarang sangat dikenalinya (saat ia tidak berhubungan dgn narkoba), dan ia mengatakan, ‘Aku ingin melihat Tuhan. Biarkan aku melihatMu.’ Dan lalu tiba2, katanya, ia dirasuki rasa di-teror yang sangat ekstrim yang pernah dirasakannya, dan melihat the Ark of the Covenant (tempat penyimpan 10 Perintah Yahwe kpd Musa), dan sebuah suara mengatakan, ‘Kau tidak akan datang kepada Aku lewat bukti logis atau kepercayaan, jadi Aku harus meyakinkanmu dgn cara ini.’

Gorden the Ark ditariknya dan ia melihat, sebuah segi tiga dgn sebuah mata didalamnya, yang menatapinya langsung.

Phil mengatakan, ia berlutut saking ketakutan sambil mengalami Visi Ilahi ini dari pk 9 pagi sampai pk 5 sore. Hari Senin ia yakin ia akan mati dan kalau ia bisa meraih telpon ia akan memanggil ambulans. Suara itu mengatakan kepadanya, ‘Kau berhasil membujuk dirimu agar tidak percaya segala hal. Aku membiarkan kau melihat, tetapi ini tidak akan pernah bisa kau lupakan atau sesuaikan atau kau anggap salah.’”

Phil, yang mati muda pada usia 54, meninggalkan jutaan kata2. Biografernya, Sutin, mengutip salah satu tulisannya yang menjelaskan pengalaman mistiknya:

Tuhan menunjukkan dirinya kpd aku dlm bentuk kekosongan yang tidak terbatas; tapi b ** text missing.